Bupati Kudus Sebut Srikandi Merdeka Cup 2026 Dorong Ekonomi Daerah

Smallest Font
Largest Font

Penyelenggaraan turnamen sepak bola putri internasional Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dinilai sukses memperkuat sektor pariwisata olahraga sekaligus mempromosikan potensi wisata daerah kepada warga asing pada Senin (17/8/2026).

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyampaikan penilaian tersebut usai meresmikan pameran usaha mikro, kecil, dan menengah bertajuk Srikandi Fair di Lapangan Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus. Acara diawali dengan kegiatan jalan kaki bersama rombongan dari Alun-Alun Kudus menuju lokasi pameran.

Sam'ani hadir mendampingi Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri, Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, serta Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah juga turut berpartisipasi dalam rombongan Deville tersebut.

Dampak positif dari perhelatan internasional ini dirasakan langsung oleh berbagai penggiat ekonomi lokal. Okupansi hotel meningkat pesat, bisnis persewaan kendaraan melonjak, hingga sektor kuliner dan UMKM terakomodasi secara menyeluruh.

"Kehadiran peserta dari sejumlah negara menjadi peluang bagi Kabupaten Kudus untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, sekaligus mendorong aktivitas perekonomian masyarakat," ujar dia.

Pemerintah daerah mengapresiasi tinggi sinergi antara pihak penyelenggara dan dukungan penuh masyarakat lokal. Pemerintah berharap kejuaraan antarnegara ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan di wilayah Kudus.

"Ini menjadi suatu keberkahan dan rahmat untuk Kabupaten Kudus. Di mana nanti Kabupaten Kudus sebagai sport tourism (pariwisata olahraga), mengangkat ekonomi, mengangkat prestasi, juga merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar dia.

Dukungan penuh dari seluruh lapisan warga membuat iklim penyelenggaraan berjalan kondusif. Pemkab Kudus optimis kegiatan serupa akan membawa dampak ekonomi yang lebih luas pada masa mendatang.

"Termasuk hotel juga penuh, rental juga penuh, makanan-makanan juga penuh. UMKM kita juga dirangkul semuanya dalam rangka memberikan kesempatan untuk mereka melakukan aktivitas ekonomi," katanya.

Pihak penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kudus atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir pekan.

Ajang kompetisi ini dirancang untuk memperkuat fondasi dan pembinaan sepak bola putri secara nasional. Pengasah bakat secara berjenjang telah membuktikan kontribusi nyata bagi pembentukan kedalaman tim nasional.

Data organisasi mencatat sekitar 99 persen pemain yang memperkuat tim nasional putri Indonesia merupakan lulusan langsung dari sistem pembinaan kompetisi ini.

"Jadi ini sangat membanggakan dan akan menjadi contoh yang sangat baik bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia," ujar dia.

Format pelaksanaan kejuaraan ke depan sedang dikaji secara mendalam bersama otoritas sepak bola terkait, seperti PSSI dan AFF, guna menentukan siklus penyelenggaraan yang ideal.

"Event ini akan menjadi agenda setahun atau dua tahun kah, nanti akan digodok dan direncanakan lagi dengan PSSI dan AFF," ujar dia.

Tingginya minat penonton terlihat dari arena pertandingan Supersoccer Arena yang hanya mampu memuat 1.100 hingga 1.200 pasang mata. Panitia menyediakan fasilitas layar lebar di luar arena untuk mengantisipasi lonjakan suporter.

Kejuaraan Srikandi Merdeka Cup 2026 yang berlangsung pada 14–23 Agustus 2026 ini diikuti oleh tujuh negara, yakni Indonesia, Arab Saudi, Jordania, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed