BoomBoys Eliminasi Iron Wing dari The International 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim esports BoomBoys mengeliminasi Iron Wing dengan skor 2-1 pada putaran pertama lower bracket babak playoff The International 2026 di Shanghai, China, Jumat (21/8/2026). Hasil ini memastikan langkah BoomBoys berlanjut dalam perebutan gelar juara Aegis of Champions.

Kekalahan tersebut memaksa Iron Wing, yang sebelumnya bernama 1win, menyelesaikannya kompetisi di posisi 7-8 dengan membawa pulang hadiah senilai 129.230 dolar AS. Sementara itu, BoomBoys mengamankan posisi enam besar dan mengantongi hadiah setidaknya 161.571 dolar AS.

Hasil ini sekaligus menghentikan langkah pemain asal Indonesia, Whitemon, dalam meraih gelar perdananya. Ini merupakan kegagalan keempat Whitemon di ajang The International setelah tampil pada edisi 2021, 2023, 2024, dan 2026, dengan pencapaian tertinggi finis di peringkat ketiga pada 2024.

Sebelumnya, Iron Wing sempat memimpin dengan memenangkan game pertama. Namun, BoomBoys berhasil membalikkan keadaan dengan memenangkan dua game berikutnya, memperpanjang dominasi mereka atas Iron Wing setelah sempat menang pada fase grup.

Pada pertandingan lain, juara bertahan The International 2025, Team Falcons, juga dipastikan tersingkir di lower bracket setelah menelan kekalahan dari Team Liquid. Kegagalan ini mengakhiri upaya sang juara bertahan untuk mempertahankan trofi mereka.

Pemain veteran Team Falcons asal Denmark, Andreas Frank "Cr1t-" Nielsen, memberikan sinyal bahwa turnamen tahun ini menjadi panggung terakhirnya di ajang The International.

"Jelas, delapan tim yang lolos ke Playoffs bisa mengalahkan satu sama lain. Kami menjalani dua seri yang ketat, tetapi kami tidak bisa menunjukkan permainan terbaik sehingga akhirnya tersingkir," ujar Andreas Frank "Cr1t-" Nielsen, pemain Team Falcons.

Cr1t- telah memperkuat Team Falcons selama tiga tahun dan mencatatkan pencapaian tertinggi saat memenangkan Aegis of Champions pada edisi 2025.

"Tiga tahun adalah waktu yang panjang. Banyak kenangan. Kami mendapatkan hasil yang berbeda-beda, tetapi kami berhasil menang tahun lalu.

Kami berharap bisa mempertahankan gelar, tetapi tahun ini sulit bagi kami. Semua orang sudah memberikan yang terbaik," kata Andreas Frank "Cr1t-" Nielsen, pemain Team Falcons.

Perjalanan karier profesional Cr1t- telah berlangsung selama 14 tahun sejak debutnya pada 2012 dengan total hadiah turnamen melebihi 3,8 juta dolar AS.

"Terakhir kali saya berada di China adalah pada 2019. Ini spesial. Bagi saya, mungkin ini The International terakhir saya.

Saya senang turnamen ini digelar di sini. Saya akan merindukannya. Saya sudah bermain di banyak TI.

Ini sebuah kehormatan bagi saya," tutur Andreas Frank "Cr1t-" Nielsen, pemain Team Falcons.

Turnamen edisi ke-15 ini dijadwalkan mencapai babak Grand Final pada Minggu, 23 Agustus 2026, menggunakan format best of five untuk menentukan pemenang Aegis of Champions.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed