BEI Pastikan Independensi Bursa Terjaga Selama Proses Demutualisasi

Smallest Font
Largest Font

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan independensi bursa tetap terjaga selama pelaksanaan proses demutualisasi di Jakarta pada Rabu (12/8/2026). Langkah restrukturisasi ini dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), seperti dilansir dari Investor Daily.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa aturan detail teknis mengenai demutualisasi akan ditangani langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pihak manajemen meyakini regulasi dari regulator akan tetap mengedepankan asas independensi lembaga.

"Terkait dengan demutualisasi tentu sesuai dengan amanat undang-undang bahwa bursa efek harus tetap independen," tegas Jeffrey dalam konferensi pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Saat ini BEI masih menunggu penerbitan peraturan OJK resmi yang menjadi acuan mekanisme pelaksanaan demutualisasi tersebut.

"Ini juga adalah mandat dari Undang-Undang P2SK, bahwa pengaturan selanjutnya akan dilakukan oleh OJK. Kami yakin dan percaya OJK akan mengatur dan tetap menjaga independensi dari Bursa Efek Indonesia sesuai dengan mandat dari Undang-Undang tersebut," ujarnya.

Mengenai skema pelaksanaan, BEI mempertimbangkan opsi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (private placement) maupun penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Kendati demikian, mekanisme IPO dinilai belum memungkinkan untuk diterapkan pada tahap awal proses demutualisasi dalam waktu dekat.

"Kalau kita melihat secara realistis tentu tidak mungkin kita bisa melakukan IPO dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu mungkin di tahap awal demutualisasi ini belum melalui mekanisme IPO," jelasnya.

Opsi penawaran saham kepada publik tetap dibuka sebagai strategi jangka panjang demi meningkatkan nilai bagi seluruh pemegang saham BEI.

"Tetapi tentu ke depannya untuk mengoptimalkan value dari para pemegang saham, IPO adalah pilihan yang realistis untuk kita lakukan di masa yang akan datang," pungkasnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed