FC Barcelona Uji Coba Lawan FC Basel di Swiss Usai Batal ke Maroko
Klub raksasa Spanyol FC Barcelona menggelar pertandingan uji coba pramusim menghadapi FC Basel di Stadion St. Jakob-Park, Swiss, pada Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 16.30 waktu setempat. Batalnya agenda persahabatan melawan Ittihad Tanger di Maroko akibat krisis migrasi di kawasan perbatasan Ceuta membuat manajemen Barcelona mengalihkan lokasi laga ke Swiss, yang berimbas pada kerugian finansial sebesar 4,5 juta euro atau sekitar Rp92,8 miliar.
Pelatih Barcelona Hansi Flick memberikan kesempatan debut kepada penyerang sayap baru Anthony Gordon yang tampil sejak menit awal dengan nomor punggung 17. Dalam susunan pemain yang diturunkan, Flick memplot Raphinha sebagai penyerang tengah serta menempatkan Eric Garcia di posisi bek kanan, sementara Karim Adeyemi dan Fermin Lopez mengisi lini serang bersama Gordon.
Sejumlah pemain kunci seperti Lamine Yamal, Dani Olmo, Jules Kounde, dan Pau Cubarsí memulai laga dari bangku cadangan lantaran baru kembali dari liburan pasca-Piala Dunia. Adapun Pedri dan Gavi absen untuk menjalani pemulihan kondisi, Frenkie de Jong masih menepi akibat cedera meniskus, sedangkan Robert Lewandowski serta Ferran Torres telah resmi meninggalkan klub.
Pertandingan ini juga membawa nilai historis bagi Barcelona karena Stadion St. Jakob-Park merupakan lokasi tempat mereka meraih gelar Piala Winners Eropa 1979. Momen kunjungan ke Swiss ini dimanfaatkan Wakil Presiden Barcelona Rafael Yuste untuk menggelar pertemuan dengan penya lokal serta jajaran direksi FC Basel yang dipimpin David Degen.
Mantan pemain kedua klub, Ivan Rakitic, membagikan pandangannya mengenai pertemuan kedua tim legendaris tersebut.
"Saya sangat bangga dan bahagia laga persahabatan ini bisa terwujud. Sayangnya ini hanya laga persahabatan dan bukan final Liga Champions. Tentu saja, FCB Swiss adalah klub kesayangan saya, sedangkan FCB Spanyol adalah klub dalam karier saya.
Saya berharap semua orang di St. Jakob-Park bisa menikmatinya," kata Ivan Rakitic, mantan pemain FC Basel dan FC Barcelona.
Rakitic juga memberikan tanggapan terkait perkembangan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal.
"Dia bisa berkembang di semua area, usianya baru 19 tahun. Saya berharap dia akan terus melakukannya. Hal terbaik menurut saya adalah dia hanya melakukan apa yang ingin dia lakukan. Apa yang telah dia capai hampir seperti di PlayStation," ujar Ivan Rakitic, mantan gelandang FC Barcelona.
Di sisi lain, pelatih FC Basel Stephan Lichtsteiner menegaskan fokus timnya tetap terbagi usai bertanding di ajang Piala Swiss sehari sebelumnya.
"Saya sangat menghormati kompetisi ini dan lawan kami, mereka memiliki kualitas dan akan bertarung dengan penuh semangat. Fokus kami sangat jelas pada hari Sabtu, karena saat itu ada gelar yang ingin kami menangkan," kata Stephan Lichtsteiner, pelatih FC Basel.
Lichtsteiner menambahkan bahwa laga kontra Barcelona menjadi kesempatan berharga bagi para pemain mudanya.
"Kami berkomunikasi dengan departemen pemuda mengenai manajemen beban untuk dua pertandingan di akhir pekan ini. Pertandingan pada hari Minggu adalah panggung yang bagus untuk para pemain muda dan mungkin menjadi motivasi bagi mereka untuk memberikan segalanya demi mencapai level tinggi," ujar Stephan Lichtsteiner, pelatih FC Basel.
Setelah melakoni pertandingan di Swiss, skuad Barcelona dijadwalkan kembali ke Spanyol untuk menghadapi Al Ahly pada ajang Trofeu Joan Gamper di Stadion Spotify Camp Nou pada Rabu, 19 Agustus 2026. Skuad asuhan Hansi Flick selanjutnya bakal memulai laga pembuka kompetisi resmi La Liga musim 2026/2027 dengan bertandang ke markas Elche pada Minggu, 23 Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow