Aymeric Laporte Catat Penampilan Ke-50 Bersama Timnas Spanyol

Smallest Font
Largest Font

Bek tengah Athletic Bilbao, Aymeric Laporte, resmi mencatatkan penampilan ke-50 bersama tim nasional Spanyol saat bertanding melawan Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pencapaian ini mengukuhkan posisinya dalam sejarah sepak bola Spanyol setelah memenangkan Nations League 2023 dan Euro 2024.

Dilansir dari saluran resmi Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) dan L'Equipe, pemain berusia 32 tahun kelahiran Agen, Prancis tersebut merefleksikan fokus utamanya selama pertandingan krusial menghadapi Portugal.

"Pada pertandingan terakhir, saya hanya memikiran kualifikasi ke babak berikutnya dan kemenangan. Saya sangat puas, saya ingin terus bermain dan yang terpenting, saya masih menginginkan tiga kemenangan lagi" ujar Aymeric Laporte, Bek Tengah Timnas Spanyol.

Laporte kemudian mengenang momen awal keputusannya berpindah kewarganegaraan dari Prancis ke Spanyol pada 4 Juni 2021 yang sempat memicu pro dan kontra di kalangan publik sepak bola.

"Pada awalnya, ketika saya mengubah kewarganegaraan dan segalanya, ada banyak komentar, cukup banyak kritik, yang bisa dimengerti. Namun saya sudah memikirkan semuanya dengan matang, keluarga saya juga, saya membicarakannya dengan mereka sebelum datang dan sejak saat itu, semuanya berjalan sangat baik. Saya sangat bahagia, saya diterima dengan sangat baik, dan dengan rekan satu tim serta pelatih yang saya miliki, semuanya berjalan sempurna sejak awal. Itulah mengapa saya senang dan ingin terus bermain" kata Aymeric Laporte, Bek Tengah Timnas Spanyol.

Pertandingan melawan Portugal memiliki makna ganda bagi Laporte karena negara tersebut juga menjadi lawan pertamanya dalam laga debut sebelum kompetisi Euro 2020.

"Saya ingat betul pertandingan pertama saya melawan Portugal, sebuah kebetulan ganda – yang pertama dan yang kelima puluh, angka yang bagus" tutur Aymeric Laporte, Bek Tengah Timnas Spanyol.

Selain pencapaian jumlah penampilan, Laporte menegaskan bahwa momen paling berharga dalam karier internasionalnya terjadi saat membela Spanyol di final kompetisi Eropa.

"Kejuaraan Eropa, pertandingan melawan Inggris, final, ketika wasit meniup peluit akhir dan kami menjadi juara. Sungguh luar biasa bagi seorang pesepak bola to menjalani momen-momen seperti itu dan memenangkannya, itu adalah sesuatu yang luar biasa yang tetap ada di hati, dalam ingatan, di rumah tempat trofi itu dipajang, dan saya sangat bahagia" ucap Aymeric Laporte, Bek Tengah Timnas Spanyol.

Mantan pemain junior Prancis ini optimistis bahwa penampilannya di masa mendatang akan membawa lebih banyak kesuksesan bersama skuad La Roja.

"Yang terbaik masih akan datang, semoga itu terjadi dalam waktu dekat" tambah Aymeric Laporte, Bek Tengah Timnas Spanyol.

Dalam wawancara terpisah mengenai tekanan publik Prancis setelah dirinya tidak pernah dipilih oleh pelatih Didier Deschamps, Laporte kembali menegaskan fokusnya pada hasil akhir pertandingan.

"Pertandingan ke-50 saya bersama Spanyol? Satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah kelolosan. Itu yang paling penting di tahap kompetisi ini.

Saya sangat bahagia. Saya ingin melanjutkan, dan saya berharap akan ada tiga pertandingan lagi. Pada awalnya, dengan perubahan kewarganegaraan saya, banyak orang mengkritik.

Hal yang bisa dimengerti. Namun saya telah berbicara dengan keluarga saya dan saya tidak ragu. Segalanya berjalan baik sejak saat itu, itu memenuhi saya dengan kebahagiaan.

Semua orang menyambut saya dengan baik. Sejak awal, saya menjalin hubungan baik dengan rekan satu tim dan pelatih. Itu menyenangkan, kami harus melanjutkan" jelas Aymeric Laporte, Bek Tengah Timnas Spanyol.

Laporte juga menceritakan bagaimana trofi kemenangan Euro 2024 kini disimpan dengan baik di kediaman pribadinya sebagai memori kesuksesan terbesar.

"Saya ingat betul pertandingan pertama, yang juga melawan Portugal. Lingkaran telah lengkap. Yang pertama dan yang kelima puluh.

Itu angka yang indah. Kenangan terbaik saya adalah Euro (2024). Final melawan Inggris, peluit akhir.

Ketika kami menjadi juara, itu luar biasa bagi seorang pemain. Menang dengan perjalanan hebat ini adalah hal yang unik. Itu akan tetap ada di hati saya, dalam ingatan saya.

Itu juga ada di rumah, trofi berada di ruang tamu saya. Saya sangat bahagia. Saya berharap yang terbaik masih akan datang.

Lebih cepat lebih baik" sebut Aymeric Laporte, Bek Tengah Timnas Spanyol.

Laporan dari MadeinFoot turut menyoroti keteguhan hati sang pemain dalam menghadapi masa-masa awal perpindahan tim nasionalnya.

"Pada awalnya, ada banyak kritik" ungkap Aymeric Laporte, Bek Tengah Timnas Spanyol.

Melalui pencapaian ini, Laporte resmi menjadi bek tengah kesepuluh dalam sejarah sepak bola Spanyol yang meraih 50 caps, bergabung dengan jajaran pemain legendaris seperti Sergio Ramos, Gerard Pique, Carles Puyol, dan Fernando Hierro. Spanyol dijadwalkan menghadapi Belgia di babak perempat final Piala Dunia 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed