ASNA Academy Gandeng Klub Jepang Kembangkan Bisbol di Indonesia
Akademi olahraga milik legenda bulutangkis Susy Susanti dan Alan Budikusuma, ASNA Academy, resmi menggandeng klub profesional Jepang Kochi Fighting Dogs untuk mengembangkan kurikulum olahraga bisbol di kawasan Bekasi pada Jumat (7/8/2026), dilansir dari Detik Sport.
Langkah ekspansi cabang olahraga di akademi yang diluncurkan sejak Januari 2026 tersebut diambil guna melengkapi ekosistem pembinaan atlet muda, sekaligus mengenalkan olahraga bisbol yang dinilai memiliki potensi besar di Indonesia.
Pendiri ASNA Academy memilih bermitra dengan pihak asal Jepang karena rekam jejak dan kualitas kurikulum negara tersebut yang dinilai sangat berpengalaman di cabang olahraga bisbol.
"Kami memilih tim bisbol Jepang untuk diajak bekerja sama dalam kurikulum. Karena bisbol di Indonesia belum begitu populer. Sedangkan Jepang cukup bagus," ujar Pendiri ASNA Academy, Susy Susanti.
Pengembangan cabang olahraga baru ini disesuaikan dengan agenda ajang multi-event regional yang rutin mempertandingkan bisbol bagi kontingen nasional.
"Ini juga untuk melengkapi (cabor di akademi) semua ya, dan sekarang (bisbol) sudah mulai ramai di Indonesia dan di SEA Games dipertandingkan. Kebetulan kami punya afilisiasi ke Jepang, dan meka secara pengalaman dan kurikulum lebih bagus," kata Susy Susanti.
Kelas bisbol di ASNA Academy dirancang khusus untuk anak usia 2 hingga 12 tahun dengan fokus materi teknik dasar seperti memukul bola, menangkap bola, berlari, serta pembentukan stamina fisik dan mental. Tim pelatih serta mantan atlet Kochi Fighting Dogs juga telah mendatangi akademi untuk menyalurkan ilmu kepada para tenaga pendidik lokal.
Selain kelas pemula, akademi ini menyediakan program khusus bertajuk ASNA Star bagi anak-anak berbakat yang ingin meniti karier sebagai atlet profesional.
"Seumpama ada yang serius, kita bisa latihan di sana (Jepang). Ini seperti program pertukaran pelajar, summer camp. Kita bisa berlatih lebih intensif, dan mempelajari lebih banyak tentang dasar-dasarnya," ujar mantan atlet nasional berusia 55 tahun tersebut.
Melalui kemitraan lintas negara ini, ekosistem pembinaan diharapkan mampu mempopulerkan bisbol secara luas di tanah air.
"Saya pikir kolaborasi ini sangat baik, karena di ASNA Academy kami sedang mempersiapkan diri. Ada bulutangkis yang ada di Indonesia, tetapi kami juga harus belajar bisbol. Persahabatan ini akan terus berlanjut, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga di bidang olahraga," ujar Susy Susanti.
Dukungan terhadap langkah pengembangan olahraga ini juga disampaikan langsung oleh manajemen klub mitra asal Jepang tersebut.
"Saya sangat tersanjung dan mendukung keberadaan akademi ini, di mana Susy dan Alan menjadi pusatnya. Tentu kami berharap bahwa di masa depan, dengan akademi ini, Susy dan Alan dapat menjadi pendukung bagi calon atlet-atlet masa depan," kata CEO Kochi Fighting Dogs, Shinichi Satake.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow