Anindya Bakrie Kenang Rachmat Gobel Sebagai Teladan Pengusaha
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyambangi rumah duka Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024, Rachmat Gobel, yang wafat pada Jumat (10/7/2026). Kedatangan tersebut ditujukan untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengenang rekam jejak mantan Menteri Perdagangan RI periode 2014-2015 tersebut, seperti dilansir dari Detik Finance.
Almarhum dinilai sebagai figur pebisnis yang senantiasa memastikan aktivitas usahanya membawa dampak positif bagi perekonomian nasional dan masyarakat luas, bukan sekadar mengejar keuntungan pribadi. Penghormatan ini disampaikan langsung saat Anindya berada di rumah duka yang berlokasi di Jalan Supomo No 55A, Jakarta Selatan.
"Saya menyampaikan bahwa untuk Kadin Indonesia, pengusaha Indonesia, pak Rachmat Gobel ini almarhum itu merupakan sosok yang benar-benar bukan hanya senior, tapi dijadikan sebuah contoh dan teladan," kata Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia.
Karakter kepemimpinan almarhum dalam dunia kerja dianggap memberikan contoh nyata mengenai konsep pertumbuhan ekonomi yang merata dan melibatkan berbagai pihak.
"Sosok pengusaha nasional yang peduli bukan saja dengan kemajuan bisnisnya, tapi bagaimana bisnisnya bisa maju inklusif bersama yang lain," sambung Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia.
Hubungan erat antara keduanya juga terbangun melalui jalur profesional di ranah korporasi, di mana almarhum pernah mengemban amanah sebagai Komisaris Utama PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) di bawah naungan Grup Bakrie sejak tahun 2012.
"Saya kebetulan, kalau sebagai grup kami, Rachmat Gobel itu pernah menjadi komisaris utama pengusahaan kami, dan ini juga menambah silaturahmi yang semakin kuat," ujar Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia.
Sebelum tokoh bangsa tersebut berpulang, keduanya sempat melangsungkan pertemuan tatap muka sekitar dua bulan lalu guna membahas dinamika serta tantangan yang dihadapi oleh sektor industri dan dunia usaha domestik.
"Yang paling penting, saya ingat waktu itu disampaikan 'Nin, yang penting industrinya', digarisbawahi. Jadi dalam segala macam usaha perdagangan, jangan lupa untuk membangun industri, apalagi industri dalam, itu saya selalu ingat," jelas Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia.
Pertemuan terakhir itu meninggalkan pesan mendalam bagi kepengurusan Kadin saat ini untuk terus memperkuat struktur manufaktur dan produksi di dalam negeri.
"Jadi kami semua mendoakan, kami semua sedih, tapi mudah-mudahan ajaran-ajaran beliau dan juga upaya beliau untuk memajukan ekonomi Indonesia, dunia usaha, terus bisa dilanjutkan, dan kepada keluarga yang telah ditinggalkan, mudah-mudahan bisa diberikan suatu ketabahan dan juga kekuatan," pungkas Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow