Alex Marquez Gagal Finis di MotoGP Jerman 2026 Akibat Terjatuh

Smallest Font
Largest Font

Pembalap Gresini Racing Alex Marquez gagal menyelesaikan balapan utama MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring pada Minggu malam WIB, 12 Juli 2026, setelah mengalami kecelakaan pada putaran ke-10.

Kecelakaan low side di Tikungan 13 tersebut terjadi saat Alex Marquez sedang menempati posisi kedua tepat di belakang kakaknya, Marc Marquez, yang membela Ducati Lenovo Team dan akhirnya memenangi balapan.

Kegagalan finis ini membuat posisi Alex Marquez tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 87 poin, sementara posisi kedua diambil alih oleh duo Trackhouse Racing, Raul Fernandez dan Ai Ogura.

"Insiden yang cukup konyol. Tetapi pada akhirnya, tetap saja crash. Baik crash berat maupun ringan, atau crash konyol sekalipun, hasilnya sama, Zonk! Tetapi jika dibandingkan dengan crash yang lain, itu tidak terlalu terasa sakit." ujar Alex Marquez dilansir dari RiderTua.com.

Ia menambahkan bahwa kondisi fisiknya sudah jauh lebih baik setelah pulih dari cedera akibat kecelakaan di Barcelona yang sempat membuatnya absen dalam tiga seri.

"Menurutku kami menjalani akhir pekan yang sangat baik. Saya sangat senang bisa kembali menjalani akhir pekan normal pertama saya setelah Montmelo dan menunjukkan kecepatan yang luar biasa sepanjang akhir pekan," kata Alex Marquez.

Pembalap bernomor motor 73 tersebut mengakui bahwa dirinya masih membutuhkan penyesuaian ritme berkendara untuk dapat bersaing ketat dengan pembalap lain.

"Memang saya masih harus lebih menerima race pace, untuk bersaing, bertarung melawan pembalap lain, dan mempertahankan level tersebut. Itulah yang masih kurang dari saya," jelas Alex Marquez.

Ia menegaskan bahwa kecelakaan tersebut tidak dipengaruhi oleh kondisi fisiknya, melainkan karena kesalahan posisi berkendara yang terlalu kaku.

"Secara fisik, tidak terlalu berpengaruh. Di beberapa bagian saya terlalu kaku di atas motor dan di situlah saya memberi terlalu banyak tekanan pada bagian depan. Itu salah satu penyebab saya jatuh.

Saya tidak sedang mengambil risiko apa pun. Kalau balapan ini mengharuskan saya untuk mengambil risiko, maka saya akan mengambilnya mulai sekarang hingga akhir musim," jawab Alex Marquez.

Alex Marquez membantah jika dirinya dinilai terlalu bersemangat setelah meraih podium kedua pada sesi sprint hari Sabtu.

"Tidak, mungkin saya justru sebaliknya. Dengan intensitas yang lebih rendah atau sedikit lebih santai, saya terlalu percaya diri. Saya jatuh pada saat saya terlalu percaya diri, di mana saya merasa baik dan semuanya berjalan lancar. Menurutku itu lebih karena hal itu ketimbang hal lain," ujarnya.

Ia kemudian memaparkan situasi teknis sebelum kehilangan kendali pada motornya di lintasan balap.

"Itu adalah titik dalam balapan, di mana Marc dan saya sedang banyak mengatur segalanya, terutama ban belakang. Kami mencoba untuk mengerem lebih keras untuk mengejar waktu yang hilang saat berakselerasi, dan di situlah saya membuat kesalahan kecil itu," jelas Alex Marquez.

Upaya pengereman keras tersebut sengaja dilakukan untuk mengantisipasi keausan ban pada paruh kedua balapan.

"Tepat sekali, untuk sedikit menghemat ban belakang," jawab Alex Marquez.

Terkait pernyataan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia mengenai performa kecepatannya, Alex menganggap hal tersebut belum terbukti secara nyata.

"Kami belum sempat membuktikannya. Di atas kertas, kami sangat setara tetapi tidak lebih baik. Kami belum melihat hasil akhirnya. Jadi, hanya omong kosong kalau billing saya memiliki pace yang lebih baik atau saya akan menang, karena itu tidak benar," ujarnya sambil tertawa.

Ia berpendapat bahwa kakaknya masih menyimpan keunggulan kecepatan untuk mengamankan posisi terdepan.

"Ini salah satu tipe balapan, di mana saya rasa Marc bisa sedikit lebih agresif. Saat berada di bawah tekanan, kita hanya mendapatkan 0,1 atau 0,2 detik lebih cepat per lap. Ketika Marc unggul 2 detik dan melihat rivalnya tidak bisa mengejarnya, dia mulai mengatur kecepatannya dengan sangat baik. Pembalap selalu menyimpan ‘sesuatu’ untuk berjaga-jaga jika seseorang seperti Ogura mulai mengejar dan menekan kita," ungkap Alex Marquez.

Mengenai peluang Ai Ogura dalam perebutan takhta juara dunia, Alex menilai pembalap asal Jepang tersebut memiliki potensi besar setelah memenangi balapan terakhir.

"Setelah kemenangan terakhirnya, ya. Sebelum itu, saya rasa dia masih kurang satu langkah kecil. Tetapi ketika meraih kemenangan pertama, kita mulai merasakan bagaimana rasanya menang, lalu berkata ‘sekarang saya percaya diri’," jawab Alex Marquez.

Alex Marquez memperingatkan konsistensi performa Ogura yang telah teruji sejak berkompetisi di kelas Moto2.

"Menurutku dia adalah rival yang sangat berbahaya dan mampu bertarung sampai akhir. Dia sudah menunjukkannya di Moto2. Ketika dia menemukan ritme dan kepercayaan dirinya, dia tampil sangat bagus.

Kemudian kita harus melihat, apakah dia mengalami penurunan performa karena sepanjang karirnya dia pernah mengalami beberapa fase seperti itu. Tetapi ketika dia mampu mempertahankan konsistensi dan kepercayaan diri, dia adalah pembalap ‘paket komplet’." lanjut Alex Marquez.

Ketika ditanya mengenai peluang sang kakak untuk merebut gelar juara dunia musim ini, Alex merespons dengan candaan.

"Dia tidak dalam persaingan, dia tidak, dia sudah tamat," jawab Alex Marquez sambil ngakak.

Pembalap Gresini Racing ini juga memberikan keterangan resmi kepada media terkait kekecewaannya kehilangan poin berharga di Jerman melalui rilis pers tim.

"Saya membuat kesalahan kecil, tapi itu membuat saya harus membayar segalanya dan membuat saya tidak mendapatkan poin," ujar Alex Marquez seperti dikutip dari laman resmi Gresini Racing yang dilansir Medcom.id.

Meskipun gagal finis, ia tetap berusaha melihat hasil positif dari kecepatan motornya sepanjang akhir pekan.

"Saya berkendara dengan kepercayaan diri berlebih, dan seperti yang terjadi ini berakhir dengan kemungkinan terburuk. Tetapi, kami harus tetap tersenyum dan mengambil sisi positif," tambahnya.

Kini, Alex Marquez mengalihkan fokusnya untuk memulihkan kebugaran fisik menjelang seri balapan berikutnya di Inggris dan Spanyol.

"Saat ini saya akan fokus untuk persiapan balapan di Silverstone. Mencoba untuk meningkatkan kondisi fisik dan tubuh dalam kondisi fit 100 persen. Jika belum bisa di Silverstone, kami punya waktu 3 pekan sebelum balapan di MotorLand. Di sanalah kita harus mencoba mencapai potensi maksimal kita," ujarnya.

Pembalap yang akan berpindah ke tim pabrikan Red Bull KTM musim depan ini menutup dengan ambisi tampil tanpa beban di sisa musim.

"Itu adalah dua sirkuit yang saya sukai. Saya ingin mencoba untuk menjalani akhir pekan seperti disini. Kami tidak sedang memperebutkan sesuatu yang besar, jadi kami bisa gas pol, mengambil risiko, dan membangun konsistensi untuk kembali ke level yang hampir kami raih di sini. Tetapi masih ada satu langkah kecil lagi yang kami lakukan," pungkas Alex Marquez.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed