— Portugal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia setelah menekuk Kroasia 2-1 pada pertandingan yang berlangsung dramatis di Toronto Stadium, Kamis (02/07/2026). Goncalo Ramos menjadi penentu kemenangan dengan sundulan pada masa injury time, menyudahi laga yang sempat memanas di menit-menit akhir.

Cristiano Ronaldo membuka harapan Portugal lebih dulu melalui penalti pada menit ke-68, menorehkan dirinya sebagai pemain tertua yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia pada usia 41 tahun. Sebelumnya Kroasia sempat unggul lewat Ivan Perisic di menit ke-53.

Gol Dianulir Usai VAR

Kroasia nyaris menyamakan kedudukan pada detik-detik akhir ketika Josko Gvardiol sempat merayakan gol pada menit ke-103. Namun setelah tinjauan video assistant referee (VAR), gol itu dianulir karena bola terlebih dahulu mengenai Igor Matanovic yang dinyatakan berada dalam posisi offside.

Keputusan tersebut memicu reaksi emosional di stadion. Beberapa pendukung Kroasia melemparkan benda ke lapangan setelah gol Gvardiol dibatalkan, sementara para pemain Portugal dan suporter merayakan kelolosan timnya.

Jalannya Pertandingan

Kroasia membuka peluang menjadi gol saat babak kedua berjalan dan berhasil memanfaatkan momen lewat Ivan Perisic yang menyambar umpan Josip Stanisic untuk menaklukkan kiper Portugal. Portugal membalas dengan penalti yang dieksekusi tenang oleh Ronaldo setelah Renato Veiga dijatuhkan Nikola Vlasic di kotak terlarang.

Roberto Martinez menarik Ronaldo pada menit ke-81, dan Goncalo Ramos—masuk sebagai pengganti—menjadi pahlawan pada menit keempat injury time dengan sundulan menawan yang memastikan kemenangan Portugal.

Sepanjang pertandingan, Portugal menguasai sebagian besar penguasaan bola pada babak pertama namun gagal membuka keunggulan lebih awal. Kroasia tampil lebih agresif setelah turun minum dan sempat melihat satu gol Nikola Vlasic dianulir karena offside.

Makna Emosional Bagi Portugal

Laga ini berlangsung sehari sebelum peringatan satu tahun meninggalnya Diogo Jota. Sebelum kick-off, layar besar menampilkan foto Jota dengan nomor punggung 21 dan pada menit ke-21 suporter Portugal memberikan tepuk tangan berdiri sebagai penghormatan.

Usai pertandingan, Ronaldo tampak emosional saat mengenakan jersey bernomor 21 milik Jota. “Kami menang untuk kami, Diogo, dan Portugal. Let’s Go,” tulis Ronaldo melalui akun Instagram resminya.

Pelatih Portugal Roberto Martinez mengatakan kemenangan itu sarat makna. “Ada beberapa simbol indah tentang kekuatan, energi, dan arti Jota bagi tim. Dia adalah sosok yang percaya, dan kami memiliki tanggung jawab untuk Diogo. Kami akan terus melakukan ini,” ujar Martinez.

Reaksi Kroasia

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic mengungkapkan kekecewaannya atas akhir pertandingan. “Kami tidak pantas mendapatkan akhir seperti ini. Tidak pernah mudah ketika kebobolan pada menit-menit terakhir pertandingan, tetapi kami seharusnya bisa menyelesaikan ini dengan cara berbeda,” kata Dalic.

Di sisi lapangan, Ronaldo sempat berbincang singkat dengan Luka Modric usai pertandingan. Ronaldo menyebut Modric sebagai “legenda sepak bola” dan berharap gelandang Kroasia itu melanjutkan karier internasionalnya.

Langkah Selanjutnya

Dengan kemenangan ini, Portugal akan menghadapi Spanyol pada Senin (06/07/2026) di Dallas. Pemenang laga tersebut akan melaju ke perempat final untuk menghadapi Belgia atau Amerika Serikat.