— Pelatih Timnas Ghana, Carlos Queiroz, menyatakan pertemuan timnya melawan Kolombia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan berlangsung sengit dan menyajikan tontonan menarik. Pertandingan itu dijadwalkan digelar di Stadion Arrowhead, Kansas, Amerika Serikat, pada Sabtu (4/7/2026) pukul 08.30 WIB.

Queiroz menilai perbedaan gaya permainan antara kedua tim menjadi daya tarik utama dalam duel hidup-mati tersebut. Ia menegaskan kedua tim sama-sama bertekad meraih kemenangan, menyuguhkan hiburan, dan memperjuangkan hasil terbaik.

“Kedua tim sama-sama bertekad untuk memenangkan pertandingan, menyuguhkan hiburan, dan tentu saja berupaya membawa pulang hasil terbaik,”

Pelatih berkebangsaan Portugal itu juga mengingatkan pemain Ghana agar ekstra waspada. Menurut Queiroz, Kolombia tampil impresif sepanjang turnamen sehingga anak asuhnya harus berhati-hati namun tetap optimistis telah menemukan celah untuk mengunci tiket ke babak berikutnya.

“Mereka memiliki kelemahan dan kelebihan. Kami harus berhati-hati, tetap waspada, serta tampil sangat cermat sepanjang 90 menit pertandingan,”

Lolos Lewat Jalur Tim Peringkat Ketiga Terbaik

Ghana melaju ke babak gugur setelah lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, mengumpulkan empat poin dari tiga laga di Grup L. Di bawah komando Antoine Semenyo dan rekan-rekannya, The Black Stars membawa misi mengulang atau melampaui capaian mereka di Piala Dunia 2010 ketika menembus perempat final.

Kolombia Dan Gaya Permainan Khas Amerika Selatan

Kolombia, yang dikenal dengan julukan Los Cafeteros, datang sebagai lawan tangguh dengan permainan taktis dan fisik yang kuat. Tim ini mengombinasikan pemain muda berbakat dan pilar berpengalaman yang bermain di Eropa, sehingga melaju ke babak gugur dengan catatan impresif di fase grup.

Benturan dua gaya — kecepatan dan fisik Afrika melawan kreativitas dan teknik Amerika Selatan — membuat pertandingan di Stadion Arrowhead diprediksi menjadi salah satu duel paling dinantikan di babak 32 besar Piala Dunia 2026.