Prabowo Proyeksikan Garuda Indonesia Raih Keuntungan pada 2027
Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dapat mencetak keuntungan mulai awal 2027 setelah sempat menderita kerugian bertahun-tahun. Hal tersebut disampaikan dalam Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), dilansir dari Investor Daily. Restrukturisasi besar-besaran terhadap perusahaan BUMN yang dijalankan pemerintah melalui Danantara Indonesia menjadi latar belakang sorotan Presiden terhadap maskapai penerbangan pelat merah tersebut. Sebelumnya, Garuda Indonesia berhadapan dengan ancaman kepailitan akibat puluhan unit armada pesawat yang tidak dapat beroperasi atau terhenti operasinya.
Pemerintah kemudian melakukan reaktivasi terhadap 20 armada, sehingga total pesawat Garuda Indonesia yang beroperasi mencapai 140 unit hingga Juni 2026.
Di luar dampak bentrokan militer regional, Prabowo mengindikasikan bahwa perbaikan kinerja finansial perusahaan sebenarnya telah menunjukkan tanda-tanda positif pada pertengahan tahun ini. "Kita sekarang berharap, di awal 2027 mereka (Garuda) sudah mulai untung," tegas Prabowo.
Selain perbaikan di sektor penerbangan, pemerintah juga mencatat lonjakan laba bersih pada sejumlah BUMN lain pada semester I-2026, seperti PT Timah Tbk sebesar 900 persen dan Semen Indonesia Group sebesar 409,9 persen. Pertumbuhan kinerja keuangan juga dicapai oleh PT Pupuk Indonesia dengan kenaikan laba bersih 252,8 persen, PT Pertamina (Persero) 86 persen, PT Pelindo 60,4 persen, serta PTPN sebesar 54,4 persen sepanjang paruh pertama 2026.
Atas capaian sektor korporasi negara tersebut, dividen BUMN pada periode 2026 diproyeksikan mencapai Rp200 triliun tanpa bantuan penyertaan modal negara, naik empat kali lipat dibandingkan dividen tahun 2024 yang berjumlah Rp53 triliun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow