— Permintaan hunian di kawasan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, terus meningkat. Pengembang Permata Mutiara Maja menggelar prosesi akad kredit untuk 45 unit rumah pada Jumat (3/7), mencakup Cluster Beryl dan Cluster Montana.

Mayoritas konsumen memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari BCA, sementara sebagian menggunakan BNI dan BTN. Unit yang diakadkan meliputi rumah subsidi mulai Rp166 juta dan rumah komersial di kisaran Rp300 jutaan.

Penjualan Dan Target

Hingga pertengahan 2026, penjualan Permata Mutiara Maja telah mencapai sekitar 80% dari target tahun berjalan. Pengembang melihat angka penyerapan itu sebagai indikator pertumbuhan pasar properti di kawasan Maja.

“Akad kredit ini menjadi salah satu indikator positif bahwa pasar properti di kawasan Maja terus bertumbuh. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terhadap Permata Mutiara Maja terus meningkat, baik untuk rumah subsidi maupun rumah komersial,” kata Cornelius Widjaja, Marketing and Sales Director PT Bukitnusa Indahperkasa, dalam keterangan resmi.

Skala Pengembangan

Permata Mutiara Maja dikembangkan di atas lahan seluas 200 hektare. Saat ini sekitar 60 hektare telah dikembangkan dengan total sekitar 7.000 unit rumah yang terbangun. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.500 Kepala Keluarga telah menempati kawasan.

Cornelius menyatakan pengembang mulai memperluas pangsa pasar rumah komersial selain mempertahankan dominasi di segmen rumah subsidi.

Lokasi Dan Aksesibilitas

Salah satu keunggulan kawasan disebutkan adalah kedekatan dengan Stasiun Maja, sekitar 800 meter atau sekitar dua menit perjalanan. Posisi ini dianggap mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD) dan memudahkan mobilitas pengguna KRL serta pekerja ke Jakarta dan Tangerang.

Permata Mutiara Maja juga tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) dan disebut mendukung Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat.

Fasilitas Lingkungan

Pengembang menyoroti kenyamanan lingkungan sebagai daya tarik tambahan. Sistem keamanan one gate system, fasilitas lingkungan yang berkembang, dan terbentuknya komunitas warga disebut memberikan nilai lebih bagi penghuni.

“Testimoni dari para penghuni menunjukkan bahwa mereka merasa nyaman tinggal di Permata Mutiara Maja. Sistem keamanan one gate system memberikan rasa aman saat meninggalkan rumah, ditambah dengan banyaknya komunitas warga yang telah terbentuk sehingga menciptakan lingkungan yang semakin hidup,” tambah Cornelius.

Harga Dan Komitmen

Saat ini pengembang memasarkan rumah komersial mulai dari sekitar Rp300 jutaan, sementara rumah subsidi tersedia mulai Rp166 juta. Dengan ribuan unit yang telah terbangun dan puluhan ribu warga yang menempati, pengembang menyatakan komitmen menyediakan hunian berkualitas sesuai tagline “Enjoy Living.”