AchmadNurHidayat.ID — Di tengah percepatan transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan, banyak perusahaan menghadapi tantangan menjaga infrastruktur TI tetap andal, efisien, dan aman. Kompleksitas sistem lama, biaya operasional tinggi, dan kesulitan pengembangan menjadi hambatan yang kerap ditemui organisasi.
Meningkatnya ancaman siber dan tuntutan ketersediaan layanan membuat modernisasi infrastruktur menjadi prioritas. Untuk merespons kebutuhan tersebut, PT Multipolar Technology Tbk menggelar seminar “Winning the Data Battle: High-Performance Infrastructure & Cyber-Resilient Backup” di Jakarta pada Selasa (23/6/2026).
Kolaborasi Tiga Solusi
Pada acara itu, Multipolar Technology memperkenalkan kombinasi Sangfor Hyperconverged Infrastructure (HCI), xFusion FusionServer V8, dan Veeam Backup & Replication sebagai fondasi untuk infrastruktur modern. Integrasi ketiga solusi ditujukan untuk menyederhanakan pengelolaan infrastruktur serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya TI.
Sangfor HCI disebut mampu menggabungkan manajemen komputasi, jaringan, dan penyimpanan menjadi satu platform terintegrasi. xFusion FusionServer V8 berperan sebagai fondasi komputasi, sementara Veeam menyediakan kemampuan perlindungan data dan pemulihan untuk menjaga keberlangsungan operasional saat gangguan terjadi.
Fleksibilitas dan Tahapan Modernisasi
Multipolar Technology menekankan pendekatan yang memungkinkan perusahaan melakukan modernisasi secara bertahap, tanpa perlu mengubah seluruh infrastruktur sekaligus. Model ini memberi fleksibilitas investasi TI sehingga adaptasi terhadap kebutuhan bisnis dapat dilakukan secara terukur.
Jeffry Tjiung Sendjaja, Division Head Server Multipolar Technology, menegaskan pentingnya pemilihan solusi dan perancangan arsitektur yang sesuai dengan kebutuhan tiap organisasi. “Perusahaan saat ini membutuhkan infrastruktur yang bukan hanya memiliki performa tinggi, tetapi juga mudah dikelola, mampu berkembang mengikuti kebutuhan bisnis, serta memiliki ketahanan terhadap gangguan maupun serangan siber. Pendekatan terintegrasi menjadi salah satu kunci untuk mencapai tujuan tersebut,” ujarnya.
Peran Integrator
Jeffry mengatakan keberhasilan modernisasi tidak semata bergantung pada teknologi, melainkan juga pada kemampuan integrator dalam merancang dan mengimplementasikan arsitektur yang tepat. Multipolar Technology memposisikan diri sebagai mitra yang membantu organisasi merancang, mengimplementasikan, dan mengelola infrastruktur TI untuk mendukung transformasi digital.
Seminar dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai sektor industri sebagai bagian dari upaya memperkenalkan strategi dan solusi yang disebut dapat memperkuat fondasi infrastruktur perusahaan dalam menghadapi tantangan digital dan serangan siber.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
