— Meksiko menghadapi Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Senin (6/7/2026) pukul 07.00 WIB, dengan misi besar: kembali ke perempat final setelah 40 tahun. Bermain di kandang sendiri, El Tri berharap dukungan penonton dan catatan kandang yang impresif membawa mereka memecah rentetan hasil buruk di fase gugur.

Laga ini dianggap momen krusial dalam sejarah sepak bola Meksiko karena bukan hanya menentukan tiket ke delapan besar, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mematahkan apa yang kerap disebut “kutukan” sejak Piala Dunia 1986. Bagi Inggris, duel ini juga penting untuk menjaga peluang meraih gelar yang telah lama dinantikan.

Rekor Di Azteca

Azteca dikenal sebagai salah satu stadion paling berpengaruh bagi timnas Meksiko. Sejak peresmian pada 1966, Meksiko hanya dua kali menelan kekalahan dalam pertandingan resmi di stadion tersebut. Statistik menunjukkan pada tiga edisi Piala Dunia yang digelar di Meksiko—1970, 1986, dan 2026—El Tri bermain 10 kali di Azteca dengan catatan delapan kemenangan dan dua imbang.

Pada edisi 2026, Meksiko tampil solid di kandang dengan sapuan tiga kemenangan tanpa kebobolan di Azteca: mengalahkan Afrika Selatan 2-0, Republik Ceko 3-0, dan Ekuador 2-0 pada babak 32 besar. Ditambah satu kemenangan 1-0 atas Korea Selatan di Guadalajara, ini menandai kali pertama Meksiko membuka Piala Dunia dengan empat kemenangan beruntun.

Suasana dan Ekspektasi

Mantan striker Meksiko, Hugo Sánchez, menyoroti atmosfir Azteca sebagai faktor tambahan bagi tim nasional. “Stadion ini sangat besar; itu menjelaskan banyaknya kemenangan dan hasil imbang, serta sedikitnya kekalahan—yang sebenarnya hanya kecelakaan,” ujarnya.

Pelatih Javier Aguirre menyebut pertandingan lawan Inggris sebagai salah satu laga terbesar dalam sejarah timnas Meksiko. “Ada beberapa pertandingan penting dalam sejarah dan besok tentu saja salah satunya,” kata Aguirre, mengingat pertemuan penting Meksiko pada Piala Dunia sebelumnya.

Misi Memutus Kutukan

Sejak mencapai perempat final pada 1986, Meksiko belum pernah kembali ke delapan besar. Tim ini sempat absen pada 1990, lalu berkali-kali tersingkir di babak 16 besar hingga gagal lolos dari fase grup pada 2022. Aguirre mengakui kekecewaan yang berulang; ia menyebut pengalaman itu sangat menyakitkan karena performa bagus di penyisihan grup berakhir tanpa keberlanjutan di babak gugur.

Menurut Aguirre, menghadapi Inggris bukan perkara mudah karena mereka punya sejarah dan deretan pemain berkualitas. “Untuk mengalahkan mereka, kita perlu memainkan pertandingan yang hampir sempurna dan tampil lebih baik dari yang telah kita lakukan selama ini,” tegasnya.

Persiapan Pemain

Gelandang Meksiko Álvaro Fidalgo menyatakan optimisme jelang laga. Ia menyebut dukungan puluhan ribu suporter di Azteca dan kondisi stadion yang berada di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut dapat menjadi keuntungan. “Kami dalam performa terbaik, Stadion Azteca adalah tempat yang menakutkan, dan pada akhirnya ini adalah pertandingan babak 16 besar Piala Dunia. Itu tidak pernah mudah bagi siapa pun,” ujarnya.

Fidalgo juga mengakui kekuatan Inggris sebagai tim dengan komposisi pemain luar biasa dan sejarah panjang. Meski demikian, para pemain Meksiko menantikan peluang untuk bersaing di laga besar seperti ini. “Kami semua sepakat bahwa kami menginginkan pertandingan seperti ini,” tutupnya.