Lamine Yamal Terlihat Murung Saat Barcelona Tekuk Elche

Smallest Font
Largest Font

Winger Barcelona Lamine Yamal menjadi sorotan usai terlihat murung di bangku cadangan saat timnya menang 5-0 atas Elche pada laga perdana LaLiga musim ini, seperti dilansir dari Detik Sport. Pemain berusia 19 tahun tersebut digantikan oleh Dani Olmo pada menit ke-65 tanpa mencetak gol maupun assist.

Sikap Yamal dilaporkan dipicu oleh situasi tiga rekan dekatnya, yakni Marc Casado, Hector Fort, dan Alejandro Balde, yang berpeluang meninggalkan klub. Casado dikabarkan masuk daftar jual target klub Premier League, Fort berpotensi pindah ke Real Sociedad, sementara Balde ingin pergi menyusul kedatangan Joao Cancelo.

Pengamat sepak bola Jota Jordi memberikan gambaran mengenai situasi psikologis sang pemain muda terkait kabar kepindahan ketiga sahabatnya dari skuad utama.

"Dia seorang pemuda berusia 19 tahun dan ketiga sahabat terbaiknya selama sepuluh tahun terakhir akan pergi, dan saya bisa meyakinkan Anda bahwa itulah alasannya. Jangan cari alasan lain," kata Jota Jordi, wartawan Elchiringuito.

Jordi menambahkan bahwa dinamika transfer pemain di internal tim berdampak langsung pada kondisi emosional Yamal di lapangan.

"Itu semata-mata dan sepenuhnya karena insiden Balde, yang terjadi 24 jam sebelumnya, Casado juga diam-diam pergi, dan kemudian ada masalah Héctor Fort," tambahnya.

Di sisi lain, pelatih Barcelona Hansi Flick menglarifikasi bahwa kondisi fisik menjadi faktor utama performa Yamal yang belum maksimal pada pertandingan tersebut.

"Dia mengalami masalah kecil, yaitu sakit kepala. Lamine itu jenius, jadi hal ini bisa dimengerti. Dia sudah libur selama tiga minggu dan baru berlatih beberapa hari. Wajar saja kalau dia belum berada di performa terbaiknya," katanya kepada para wartawan.

Flick menegaskan pihak manajemen dan tim pelatih tetap memberikan dorongan penuh agar Yamal dapat segera memulihkan kondisi fisik terbaiknya untuk laga-laga berikutnya.

"Kami perlu mencari solusi agar dia bisa kembali ke performa terbaiknya, tapi saya sangat menghargai penampilannya selama 60 menit itu. Dia melakukan tekanan yang sangat baik pada gol pertama dan pada gol kedua, dia mengoper bola ke Raphinha," kata Flick.

Pelatih asal Jerman tersebut menilai kontribusi taktis Yamal di lapangan tetap memberikan dampak besar bagi skema permainan tim secara keseluruhan.

"Dia memberi kami lebih banyak opsi. Dia banyak membantu kami dan dia tampil bagus. Kita lihat saja perkembangannya, tapi kami membutuhkannya karena dia luar biasa," kata pelatih asal Jerman itu memuji Lamine Yamal.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed