Kontribusi Asuransi Syariah Turun 15,07 Persen per Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Penurunan kontribusi industri asuransi syariah sebesar 15,07 persen year on year dicatatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada Juni 2026. Nilai kontribusi merosot menjadi Rp11,73 triliun dari Rp13,81 triliun pada Juni 2025.

Pengamat Asuransi Syariah sekaligus anggota Komunitas Penulis Asuransi Indonesia, Wahju Rohmanti, menjelaskan bahwa selain tekanan daya beli masyarakat yang berlanjut, faktor internal perusahaan turut membayangi kinerja industri.

Sejumlah entitas asuransi saat ini sedang menjalani proses reorganisasi setelah melakukan penyesuaian permodalan serta pemisahan atau spin-off unit usaha syariah. Langkah adaptasi tersebut mencakup pembangunan tata kelola baru dan penyesuaian sumber daya manusia dalam merancang produk yang relevan.

"Mereka masih bangun sistem baru, SDM bahkan mungkin harus bikin produk baru sampai nanti settled baru bisa jualan dengan baik," jelas Wahju kepada Kontan, Kamis (6/8/2026).

Proses pembentukan sistem dan penyiapan produk baru ini berpotensi memicu perbaikan kinerja kontribusi seiring dengan penjualan yang membaik di masa mendatang.

Meskipun laju pertumbuhan industri masih tergolong lambat, optimisme terhadap prospek asuransi syariah tetap ada. Perusahaan yang baru melakukan pemisahan unit usaha diharapkan terus aktif mempromosikan produk mereka pada triwulan III 2026.

Kondisi industri asuransi syariah diperkirakan dapat mulai membaik pada triwulan IV 2026 setelah seluruh tahapan reorganisasi internal rampung dilaksanakan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed