FIGC Dikritik Setelah Terbuka Dekati Pep Guardiola untuk Pelatih Timnas Italia
Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mendapat kritik tajam setelah secara terbuka mengungkapkan upaya mereka dalam mendekati Pep Guardiola untuk mengisi kursi pelatih tim nasional. Kursi kepelatihan Gli Azzurri saat ini sedang kosong setelah Gennaro Gattuso memilih mundur pada April lalu akibat kegagalan membawa tim lolos ke Piala Dunia 2026. Dilansir dari Detik Sport, Direktur Teknik Paolo Maldini membeberkan bahwa FIGC sempat melakukan pendekatan kepada Carlo Ancelotti serta Pep Guardiola.
Namun, Guardiola pada akhirnya menolak tawaran tersebut karena memutuskan untuk beristirahat setelah menyelesaikan masa bakti selama 10 tahun bersama Manchester City.
Langkah FIGC yang membongkar proses negosiasi tersebut ke publik disayangkan oleh Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, yang menilai hal itu seharusnya tetap dirahasiakan. "Saya tidak tahu apakah Guardiola sudah memikirkan hal ini secara matang. Saya percaya bahwa, ketika hendak mengkomunikasikan pilihan seperti ini secara terbuka, Anda harus punya tingkat kepercayaan diri yang cukup bahwa Anda akan mewujudkannya, atau lebih baik merahasiakannya," ujar Menteri Olahraga Italia Andrea Abodi kepada Sky TG24.
Menurut Andrea Abodi, opsi pengganti yang ada saat ini terlihat sangat kontras, sehingga mempublikasikan nama Guardiola tanpa kepastian jawaban terasa seperti sebuah spekulasi bebas. "Alternatifnya terlihat sangat berjauhan sehingga mengungkapkannya tanpa keyakinan mendapat jawaban ya itu terasa seperti perjudian."
Andrea Abodi juga menambahkan bahwa setiap spekulasi selalu membawa risiko tersendiri bagi masa depan tim nasional dalam jangka panjang. "Perjudian selalu berisiko, jadi kami butuh keputusan yang masuk akal, dan hanya lapangan yang akan menentukan apakah keputusan ini sudah melihat jauh ke depan mengingat bahwa kesepakatannya seharusnya untuk empat tahun." Setelah penolakan dari Guardiola, Italia kini dikabarkan beralih target dan bersiap untuk mengontrak Andrea Pirlo dengan durasi kontrak selama empat tahun.
Pirlo sendiri saat ini masih terikat komitmen dengan klub Uni Emirat Arab, United FC, setelah sebelumnya sempat menukangi Juventus, Sampdoria, serta klub Turki Karagumruk.
Terkait penunjukan Pirlo, Andrea Abodi memilih untuk tidak memberikan penilaian terlalu dalam dan menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran pengurus federasi. "Saya tidak akan mengeluarkan opini karena saya penggemar tim nasional dan saya harap pilihan oleh Presiden (FIGC) Malago, bersama dengan Maldini dan Leonardo, akan membawa hasil yang kami harapkan, tahu kalau ini adalah jalan jangka panjang," ucap Abodi. Menteri Olahraga Italia tersebut menutup pernyataannya dengan memberikan dukungan moral bagi mantan gelandang legendaris Italia itu jika nantinya resmi menjabat.
"Pirlo punya pengalamannya sendiri sebagai pelatih, membuktikan nilainya. Saya harap dia bisa menegaskannya lebih jauh."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow