— ESR bersama PT MC Urban Development Indonesia (MCUDI) memperluas kerja sama strategis di Indonesia dengan pengembangan dua fasilitas logistik dan industri modern di kawasan Jabodetabek. Nilai total aset kedua proyek dilaporkan lebih dari US$80 juta.

Proyek yang dikembangkan melalui perjanjian bersama itu mencakup Karawang Logistics and Industrial Hub dan Cikarang Logistics and Industrial Hub. Kedua fasilitas diklasifikasikan sebagai Grade A dan berada di subpasar industri yang berkembang, yakni Karawang dan Cikarang.

Jadwal dan Latar Pengembangan

Pembangunan kedua aset telah dimulai dan ditargetkan rampung pada kuartal III-2027. Tahap ini menjadi kelanjutan dari kerja sama kedua pihak setelah pengembangan tiga proyek sebelumnya: Karawang Logistics Park 1, Cikarang Logistics Park 1, dan Cikarang Logistics Park 2.

Head of ESR untuk kawasan Asia Tenggara, Jai Mirpuri, menyatakan pengembangan ini sejalan dengan strategi asset-light perusahaan yang menitikberatkan pada pasar Asia-Pasifik dengan visibilitas permintaan yang jelas. Menurut Jai, kebutuhan fasilitas logistik dan industri modern di Jabodetabek tetap kuat, terutama di lokasi strategis dengan pasokan terbatas.

“Investasi ini mencerminkan strategi asset-light ESR dan berfokus pada pasar Asia-Pasifik yang memiliki visibilitas permintaan yang jelas dan keselarasan mitra yang kuat. Menyusul keberhasilan kolaborasi kami sebelumnya, kami memperluas pengembangan aset logistik dan industri berstandar institusional di lokasi-lokasi strategis di Jabodetabek, di mana supply masih terbatas,”

Jai menambahkan fasilitas modern tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan pelanggan di sektor logistik, manufaktur, dan rantai pasok yang semakin kompleks.

Kolaborasi dan Spesifikasi Fasilitas

Presiden Direktur MCUDI, Hideaki Nakajima, menyebut perluasan kerja sama menggabungkan kapabilitas lokal, jaringan Mitsubishi Corporation di Jepang, serta pengalaman ESR dalam pengelolaan dana dan pengembangan aset.

“Kami telah menantikan untuk bisa memperluas kolaborasi dan investasi kami dengan ESR dalam proyek pergudangan logistik dan industri di Indonesia dengan menggabungkan kapabilitas lokal kami, pengetahuan yang terakumulasi dan jaringan kami di Jepang serta pengalaman kami yang digabungkan dengan keahlian ESR dalam mengelola dana dan pengembangan,”

Nakajima mengatakan kolaborasi diharapkan menghadirkan fasilitas berstandar institusional untuk memenuhi kebutuhan pelanggan global maupun domestik di Jabodetabek.

Kedua fasilitas didesain dan dibangun oleh kontraktor Jepang sesuai standar ESR dan MCUDI. Fitur yang disorot meliputi sistem keselamatan kebakaran modern, desain struktur berstandar ketahanan seismik, serta elemen keberlanjutan seperti pencahayaan LED, FRP skylight, dan kesiapan struktur untuk pemasangan panel listrik tenaga surya.

Rincian Proyek

Karawang Logistics and Industrial Hub dirancang sebagai fasilitas pergudangan Grade A satu lantai yang terdiri atas tiga blok di Kawasan Industri Suryacipta City of Industry. Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 100.000 meter persegi dengan luas lantai 63.000 meter persegi.

Fasilitas di Karawang ditargetkan memenuhi permintaan penyewa pergudangan modern dari sektor logistik dan manufaktur. Lokasinya memiliki akses langsung ke Jalan Tol Jakarta–Cikampek dan direncanakan terhubung dengan koridor Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan pada masa mendatang.

Cikarang Logistics and Industrial Hub merupakan fasilitas pergudangan Grade A satu lantai yang terdiri atas dua blok di Kawasan Industri Jababeka II. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 68.000 meter persegi dengan luas lantai 48.000 meter persegi.

Fasilitas di Cikarang menyasar pelanggan multinasional di sektor logistik, e-commerce, dan manufaktur. Lokasinya juga memiliki akses langsung ke Jalan Tol Jakarta–Cikampek, salah satu koridor utama kawasan industri di Jabodetabek.