AchmadNurHidayat.ID — Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut status PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA) efektif Rabu, 8 Juli 2026. Pencabutan itu mengikuti periode pemantauan yang dimulai sejak 29 Juni 2026 dengan kriteria penghentian sementara perdagangan efek lebih dari satu hari bursa akibat aktivitas perdagangan.
Saat berada di papan FCA, saham BAPA konsisten berada di zona hijau. Pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026, saham perusahaan properti ini tercatat naik 9,66% menjadi Rp 454 per saham.
Kenaikan Harga Dalam Tiga Bulan
Dalam kurun tiga bulan terakhir, harga saham BAPA melonjak 505% dari Rp 0,075 menjadi level terkini. Sebelumnya, saham emiten tersebut sempat mengalami suspensi oleh BEI sejak 30 April 2026 hingga 26 Juni 2026 terkait peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Kepemilikan dan Klarifikasi
Berdasarkan laporan registrasi pemegang saham BAPA per akhir Juni 2026, tercatat nama Belvin Tannadi memegang 76.384.700 saham atau setara 11,54% dari modal ditempatkan dan disetor.
BEI meminta penjelasan terkait kepemilikan besar tersebut kepada manajemen BAPA. Menanggapi permintaan itu, manajemen menyatakan perseroan tidak mengetahui dan tidak memiliki informasi mengenai latar belakang Belvin Tannadi sebagai pemegang saham.
BEI juga menanyakan langsung kepada Belvin Tannadi. Dalam jawaban yang diterima, Belvin menyebut alasan pembelian saham BAPA adalah “investasi”.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
