Enzo Maresca Tanggapi Tekanan Dibandingkan dengan Pep Guardiola
Manajer Manchester City Enzo Maresca menyatakan kesiapannya menghadapi perbandingan dengan Pep Guardiola seiring berjalannya waktu, terutama saat tim meraih hasil yang kurang memuaskan, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Pernyataan tersebut disampaikan Maresca di sela tur pramusim tim di Korea Selatan. Maresca, yang pernah menjadi asisten Guardiola saat Man City meraih tiga trofi pada musim 2022-2023, mengaku telah menemui Guardiola di Barcelona sebelum memulai tugasnya.
"Dia berada di sini selama 10 tahun, jadi itu bermanfaat bagi saya. Terkadang saya suka datang saat tempat itu kosong untuk melihat segala sesuatunya sendiri; karena dia sudah lama di sini, dia punya pendapatnya sendiri. Namun, Anda juga harus datang dan melihat sendiri situasinya, serta melihat gambaran keseluruhan," ujar Maresca, Manajer Manchester City.
Maresca menyadari bahwa setiap pencapaian yang ia peroleh pada awal masa jabatannya pasti akan langsung disandingkan dengan rekor pelatih terdahulu.
"Saya sadar betul—setelah 10 laga, entah kami meraih 10, 20, atau 30 poin, orang-orang pasti akan membandingkan pencapaian itu dengan catatan Pep setelah 10 laga. Tapi, begitulah kenyataannya," kata Maresca.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa ekspektasi publik tidak lantas membuatnya merasa terbebani dalam menjalankan tugas di klub.
"Hal itu tidak memberi tekanan pada saya. Sudah berkali-kali saya katakan, baik saat masih di Leicester maupun di Chelsea, bahwa dia adalah manajer terbaik di dunia dalam 15 atau 20 tahun terakhir," tutur Maresca.
Ia juga menyoroti bagaimana pengaruh gaya kepelatihan Guardiola mampu memengaruhi tren permainan sepak bola di Spanyol, Jerman, hingga Inggris.
"Saat dia memulai karier di Spanyol, semua orang ingin bermain seperti Barcelona. Dia pindah ke Jerman dan semua orang ingin bermain seperti Bayern. Dia datang ke Inggris dan semua orang ingin bermain seperti City," tambah Maresca.
Ia menganggap posisi untuk melanjutkan peran Guardiola di Man City merupakan sebuah tantangan sekaligus penghormatan besar.
"Ada yang bertanya apakah menggantikannya adalah tugas yang mustahil-mungkin saja, tapi di saat yang sama, itu adalah sebuah kehormatan," tegas Maresca.
Guardiola mencatatkan raihan 20 trofi selama 10 tahun menangani Man City, termasuk enam gelar Premier League dan satu Liga Champions. Maresca dijadwalkan melakoni debut kompetitifnya dalam laga Community Shield melawan Arsenal pada 16 Agustus mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow