— Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada sesi I perdagangan Senin (6/7/2026), meski secara keseluruhan asing mencatatkan net sell di pasar saham Indonesia.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan asing mencatatkan transaksi jual bersih sebesar Rp 425,1 miliar pada sesi I. Namun di tengah tekanan tersebut, mereka mencatat net buy pada saham BBCA.

Detail Transaksi Dan Pergerakan Harga

Asing mencatatkan net buy saham BBCA senilai Rp 72,3 miliar berdasarkan harga rata-rata pada sesi I, dengan total volume pembelian mencapai 11,9 juta saham.

Pergerakan harga saham BBCA pada sesi I menguat 0,83% ke level Rp 6.100. Dalam sebulan terakhir, saham bank ini tercatat naik 20,2%, sedangkan sejak awal tahun (year to date) tercatat turun 24,4%.

Aktivitas Perdagangan

Data IDX mencatat sebanyak 89,3 juta saham BBCA diperdagangkan pada sesi I dengan frekuensi 19,9 ribu kali dan nilai transaksi mencapai Rp 543,4 miliar.

Pergerakan pembelian asing terhadap BBCA melanjutkan aksi pekan sebelumnya. Pada perdagangan Jumat (3/7/2026), asing juga tercatat melakukan net buy terhadap saham ini senilai Rp 193,7 miliar.

Pandangan Analis

CGS International Sekuritas Indonesia mencatat target terdekat untuk saham BBCA berada di kisaran Rp 6.167–Rp 6.283. Secara teknikal, rumah analis tersebut menyebut area support berada di rentang Rp 5.783–Rp 5.917.