Portal Berita Indonesia Terkini, Terpercaya, dan Informatif & Sains https://achmadnurhidayat.id/sainsrss/category/sains Portal Berita Indonesia Terkini, Terpercaya, dan Informatif & Title: Sains id-ID Copyright 2026 Achmadnurhidayat.id & All Rights Reserved. Analisis Satelit Deteksi Tanda Longsor Gletser Sebelum Bencana Nepal&Tibet https://achmadnurhidayat.id/analisis-satelit-tanda-longsor-gletser https://achmadnurhidayat.id/analisis-satelit-tanda-longsor-gletser Bencana longsor es dan batuan yang memicu banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet menunjukkan tanda sebelum kejadian melalui analisis citra satelit, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Analisis oleh kelompok ilmuwan HiRISK mengungkap perubahan pada permukaan gletser terjadi beberapa hari sebelum longsoran es dan batuan runtuh. Citra satelit 24 Agustus menunjukkan air lelehan yang berubah warna menjadi kecokelatan dan retakan yang menyebar di lereng batuan sekitar gletser.

Geolog Jakob Steiner, salah satu penulis laporan HiRISK, menyatakan pemantauan dengan satelit dan kecerdasan buatan dapat membantu mendeteksi risiko di wilayah pegunungan luas seperti Himalaya.

]]>
Ilustrasi gletser Himalaya. Foto: Jitendra Raj Bajracharya/ICIMOD/REUTERS Wed, 02 Sep 2026 15:33:49 +0000 Alya Rahmawati bencana, gletser, satelit, longsor, nepal-tibet
Peneliti Ungkap Peran Narwhal Lacak Perubahan Suhu Laut Arktik https://achmadnurhidayat.id/peneliti-ungkap-peran-narwhal-lacak-suhu-laut https://achmadnurhidayat.id/peneliti-ungkap-peran-narwhal-lacak-suhu-laut Dampak pemanasan global makin mengancam ekosistem pesisir dan wilayah kutub, mulai dari banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet hingga mencairnya es Arktik. Perubahan suhu laut ini dapat memicu reaksi berantai yang merusak rantai makanan serta menaikkan volume air laut global.

Kondisi di Arktik kini terbantu oleh keberadaan narwhal atau paus bertanduk yang dijuluki 'Unicorn Laut'. Mamalia ini sanggup menyelam hingga kedalaman 1.500 meter di bawah permukaan laut, seperti dilansir dari Detikcom.

Para peneliti memanfaatkan kemampuan alami hewan tersebut dengan memasang sensor pada enam ekor narwhal di Scoresby Sound, sistem teluk gletser terbesar di pesisir timur Greenland. Studi bertajuk "Narwhals document atlantification of East Greenland" ini melibatkan tim dari University of Copenhagen dan Greenland Institute of Natural Resources.

]]>
Narwhal. Foto: Wikimedia Commons/Gazprom Neft Wed, 02 Sep 2026 14:13:55 +0000 Nadira Putri narwhal, unicorn laut, pemanasan global, perubahan iklim, arktik, greenland, detikcom
Sains Ungkap Ramalan Cuaca D&Day Penentu Kemenangan Sekutu pada 1944 https://achmadnurhidayat.id/sains-ungkap-ramalan-cuaca-dday-penentu-kemenangan-sekutu https://achmadnurhidayat.id/sains-ungkap-ramalan-cuaca-dday-penentu-kemenangan-sekutu Sekitar 160 ribu tentara Sekutu bersiap menyeberangi Selat Inggris menuju Normandia pada 5 Juni 1944. Namun, pergerakan badai dan sistem tekanan rendah dari Atlantik mengancam keselamatan operasi militer tersebut.

Gelombang tinggi, angin kencang, serta hujan deras berpotensi melumpuhkan armada kapal dan pesawat tempur. Kesalahan prediksi cuaca berisiko fatal bagi ribuan nyawa sebelum pasukan menyentuh daratan, seperti dilansir dari Detik iNET.

Para meteorolog kala itu harus bekerja tanpa bantuan satelit, radar modern, maupun simulasi komputer. Kapten J.M. Stagg, kepala meteorolog Sekutu, akhirnya merekomendasikan penundaan invasi yang semula dijadwalkan pada 5 Juni.

]]>
Foto: Getty Images/MikeMareen Wed, 02 Sep 2026 14:06:02 +0000 Irfandi Ramadhan ramalan cuaca d day, invasi normandia 1944, meteorologi d day, sejarah perang dunia 2, keputusan kapten stagg
Prof Marsetio Sarankan Tempe Diajukan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO https://achmadnurhidayat.id/prof-marsetio-tempe-warisan-budaya https://achmadnurhidayat.id/prof-marsetio-tempe-warisan-budaya Penasihat Khusus Mendiktisaintek, Laksamana TNI (Purn) Prof Dr Marsetio menyarankan tempe diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda asal Indonesia di UNESCO. Saran ini disampaikan usai acara Talkshow Ragi Nusantara di Antara Heritage Center, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurut Marsetio, Indonesia sudah diakui memiliki 16 Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO, namun belum ada makanan yang masuk daftar tersebut. Ia mencontohkan beberapa warisan budaya seperti Kolintang, Angklung, Kebaya, Keris, Reog Ponorogo, dan Tenun yang sudah diakui.

Saran ini menguatkan upaya pemerintah yang telah mengajukan tempe sebagai Warisan Budaya Takbenda dalam dua tahun terakhir, sebagai bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya pangan Indonesia.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/Kemdiktisaintek ingin tempe bisa jadi Warisan Budaya Takbenda yang diakui UNESCO. Wed, 02 Sep 2026 12:58:06 +0000 Daffa Nugroho tempe, warisan budaya takbenda, unesco, marsetio, fermentasi
Kementrian Diktisaintek Dorong Perguruan Tinggi Kembangkan Inovasi Tempe https://achmadnurhidayat.id/diktisaintek-dorong-perguruan-tinggi-kembangkan-tempe https://achmadnurhidayat.id/diktisaintek-dorong-perguruan-tinggi-kembangkan-tempe Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam mengembangkan inovasi tempe agar dapat menjadi komoditi global yang memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Dr Fauzan, M Pd, dalam acara Talkshow Ragi Nusantara di Antara Heritage Center, Jakarta, Rabu (2/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Fauzan menilai keberagaman hasil olahan pangan berbahan dasar tempe di dalam negeri saat ini masih sangat minim. Keterlibatan sektor akademik dan industri dinilai menjadi kunci utama untuk memperluas potensi hilirisasi produk superfood tersebut.

"Inovasi-inovasi di dalam dunia tempe ini memang masih relatif terbatas jenisnya, paling-paling kripik dan botok," kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Dr Fauzan, M Pd.

]]>
Foto: Devita Savitri/detikEdu/Wamendiktisaintek Prof Dr Fauzan, M Pd dalam acara Talkshow Ragi Nusantara di Antara Heritage Center, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Wed, 02 Sep 2026 11:34:19 +0000 Alya Rahmawati inovasi tempe, wamendiktisaintek, fauzan, universitas indonesia, ketahanan pangan
Cuaca Panas dan Risiko Badai Isolasi Landa Wilayah Chicago https://achmadnurhidayat.id/cuaca-panas-badai-chicago https://achmadnurhidayat.id/cuaca-panas-badai-chicago Wilayah Chicago mengalami gelombang panas dengan indeks panas yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 pada hari Selasa dan Rabu, disertai potensi badai isolasi yang dapat membawa angin kencang dan hujan es. Peringatan panas resmi dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Amerika Serikat (National Weather Service) untuk banyak wilayah termasuk Cook, Lake, DuPage, dan beberapa kabupaten sekitar mulai tengah hari hingga pukul 9 malam selama dua hari berturut-turut. Temperatur tinggi dan kelembapan yang menyengat menyebabkan risiko penyakit terkait panas yang serius. Indeks panas diperkirakan mencapai antara 100 hingga 110 derajat Fahrenheit di beberapa wilayah, seperti Dixon, Joliet, dan Kankakee.

Menurut meteorolog ABC7 Tracy Butler, "kelembapan tinggi akan terus melanda wilayah ini sepanjang hari, dengan indeks panas diperkirakan melebihi 100 mulai tengah hari."

Selasa juga membawa ancaman badai kuat hingga parah secara lokal, meskipun kemungkinan hujan badai cukup rendah, dengan peluang antara 10 hingga 20 persen. "Sebagian besar wilayah kemungkinan akan tetap kering sepanjang hari," kata Iisha Scott, meteorolog NBC Chicago.

]]>
Cuaca Panas dan Risiko Badai Isolasi Landa Wilayah Chicago Wed, 02 Sep 2026 11:28:38 +0000 Nadira Putri cuaca panas, indeks panas, badai isolasi, chicago, peringatan panas
Proses Geologi Terungkap Jadi Penyebab Antartika Membeku Jutaan Tahun Lalu https://achmadnurhidayat.id/proses-geologi-penyebab-antartika-membeku https://achmadnurhidayat.id/proses-geologi-penyebab-antartika-membeku Proses geologi yang berlangsung selama jutaan tahun di bawah lapisan es ternyata menyiapkan kondisi ideal bagi Antartika untuk membeku. Fenomena ini memicu terbentuknya Lapisan Es Antartika Timur sekitar 34 juta tahun lalu saat suhu Bumi masih 5 derajat Celsius lebih hangat, seperti dikutip dari Detik iNET.

Penurunan kadar karbon dioksida di atmosfer selama ini dianggap sebagai faktor utama pendinginan global. Namun, kondisi geologi lokal menjadi alasan mengapa Antartika membeku jauh lebih awal daripada Kutub Utara.

Studi yang terbit di jurnal Science pada Juli 2026 mengungkapkan bahwa pengangkatan wilayah Antartika Timur telah dimulai sejak lebih dari 100 juta tahun lalu. Perubahan bentuk daratan tersebut dipicu oleh pergerakan material lambat di mantel Bumi setelah pecahan superbenua Gondwana.

]]>
Foto: Mario Tama/Getty Images Wed, 02 Sep 2026 09:43:18 +0000 Nadira Putri antartika membeku, penelitian geologi antartika, lapisan es antartika timur, mantel waves bumi, pembentukan es antartika
Gelombang Panas dan Ancaman Badai Isolasi Melanda Wilayah DC https://achmadnurhidayat.id/gelombang-panas-ancaman-badai-dc https://achmadnurhidayat.id/gelombang-panas-ancaman-badai-dc Wilayah Washington, D.C., mengalami gelombang panas dengan suhu mencapai sekitar 95 derajat Fahrenheit dan indeks panas lebih dari 100, disertai potensi badai isolasi mulai Selasa hingga Kamis pekan ini, menurut laporan dari berbagai sumber cuaca resmi.

Potensi badai yang terjadi bersifat lokal dan dapat menjadi badai parah dengan risiko angin kencang dan hujan es.

Suhu tinggi tersebut diperkirakan turun sedikit pada hari Rabu dengan suhu tetap di kisaran 90-an, namun panas dan kelembapan tetap tinggi disertai peluang badai harian yang berlanjut hingga akhir pekan.

]]>
Seekor merpati di kabel listrik pada Minggu sore. (Fred Cochard/Flickr) Wed, 02 Sep 2026 09:25:40 +0000 Nadira Putri washington dc, gelombang panas, badai isolasi, suhu tinggi, indeks panas
PBB Akui Suhu Bumi Akan Lewati Ambang Aman 1,5 Derajat Celsius https://achmadnurhidayat.id/pbb-akui-suhu-bumi-lewati-ambang-aman https://achmadnurhidayat.id/pbb-akui-suhu-bumi-lewati-ambang-aman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui bahwa kenaikan suhu global akan melewati batas aman 1,5 derajat Celsius akibat pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak, dan gas, dalam beberapa tahun mendatang, dilansir dari Investor Daily. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memperingatkan bahwa umat manusia telah melaju terlalu cepat menuju batas pencegahan bencana iklim, dengan suhu rata-rata global kini mencapai 1,4 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri. PBB meluncurkan strategi baru bernama penanganan melampaui batas (overshoot) untuk mempersiapkan kebijakan menghadapi periode puncak kenaikan suhu sebelum menurunkannya kembali.

Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen menegaskan bahwa target 1,5 derajat Celsius tetap menjadi sasaran utama, namun harus dicapai melalui pemulihan dari suhu yang lebih tinggi.

]]>
PBB Akui Suhu Bumi Akan Lewati Ambang Aman 1,5 Derajat Celsius Wed, 02 Sep 2026 06:57:54 +0000 Daffa Nugroho pbb, pemanasan global, suhu bumi, bahan bakar fosil, perjanjian paris
Kementerian ESDM Beri Izin Pengembangan PLTP Gunung Ungaran Meski Ditolak Warga https://achmadnurhidayat.id/izin-pengembangan-pltp-gunung-ungaran https://achmadnurhidayat.id/izin-pengembangan-pltp-gunung-ungaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan izin pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Ungaran, Jawa Tengah, meskipun mendapat penolakan dari warga yang khawatir akan dampak lingkungan dan pelestarian situs budaya Candi Gedong Songo.

PLTP Gunung Ungaran direncanakan memiliki kapasitas sekitar 55 MW dengan target mulai beroperasi pada tahun 2031, menurut Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, dilansir dari Detik Finance.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyatakan pengembangan proyek dilakukan secara bertahap dengan dasar kajian teknis, keselamatan, perlindungan lingkungan, dan pelestarian kawasan cagar budaya, termasuk Candi Gedong Songo.

]]>
Foto: Heri Purnomo Wed, 02 Sep 2026 05:48:02 +0000 Yunan Yanuar pltp gunung ungaran, panas bumi, candi gedong songo, kementerian esdm, energi terbarukan
65 Soal Latihan OMI 2026 IPAS dan Biologi Hadir dengan Kunci Jawaban https://achmadnurhidayat.id/soal-omi-2026-ipas-biologi-kunci-jawaban https://achmadnurhidayat.id/soal-omi-2026-ipas-biologi-kunci-jawaban Menjelang pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026, siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan peserta lainnya diharapkan mempersiapkan diri dengan memahami materi-materi kunci yang berpotensi diujikan. Salah satu cara efektif adalah dengan berlatih mengerjakan soal-soal IPAS dan Biologi yang mencakup berbagai tingkat pemahaman dan konteks kehidupan sehari-hari.

Tersedia 65 soal latihan OMI 2026 untuk tingkat MI, yang menguji pengetahuan tentang makhluk hidup, tumbuhan, hewan, ekosistem, lingkungan, materi, gaya, energi, cahaya, bunyi, bumi, alam semesta, sumber daya alam, kegiatan ekonomi, hingga keragaman masyarakat. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban untuk evaluasi mandiri.

Contoh soal IPAS menanyakan tentang percobaan pertumbuhan tanaman kacang hijau di dua pot dengan kondisi berbeda. Pot A diletakkan di tempat terang dan disiram teratur, sementara Pot B ditempatkan di tempat gelap tanpa air. Setelah seminggu, tanaman di Pot A tumbuh subur, sedangkan Pot B layu dan mati. Kesimpulannya, cahaya matahari dan air merupakan kebutuhan penting bagi pertumbuhan tumbuhan.

]]>
Ilustrasi 65 Soal OMI Biologi 2026 dan Kunci Jawaban, Lengkap Materi Sel, Genetika, dan Ekologi (Ilustrasi dibuat menggunakan AI) Wed, 02 Sep 2026 03:38:56 +0000 Yunan Yanuar omi 2026, soal ipas, soal biologi, kunci jawaban, olimpiade madrasah indonesia
Studi Ungkap Otak Manusia Bisa Kenali Enam Jenis Teriakan https://achmadnurhidayat.id/studi-ungkap-otak-manusia-kenali-jenis-teriakan https://achmadnurhidayat.id/studi-ungkap-otak-manusia-kenali-jenis-teriakan Suara jeritan sering kali dianggap sebagai indikator bahaya bagi lingkungan sekitar. Namun, penelitian menunjukkan bahwa teriakan tidak selalu menandakan situasi darurat. Sebuah studi mengungkapkan bahwa sistem saraf manusia mampu mengidentifikasi hingga enam jenis teriakan emosional yang berbeda.

Penyelidikan ini diawali dengan menguji 12 sukrelawan awam di dalam ruang khusus kedap gema. Seperti dilansir dari Detikcom, para peneliti mengumpulkan 420 rekaman suara jeritan untuk dianalisis karakteristiknya. Tim peneliti memberikan skenario tertentu kepada peserta guna memicu emosi yang lebih mendalam.

Pengujian tersebut melibatkan kelompok terpisah berisi 23 pendengar untuk menilai tingkat kekhawatiran dari tiap suara. Enam respons emosional yang diuji meliputi rasa sakit, amarah, ketakutan, kesedihan, kegembiraan, serta kesenangan.

]]>
Ilustrasi teriak. Foto: Andrea Piacquadio/Pexels Wed, 02 Sep 2026 01:38:15 +0000 Alya Rahmawati jenis teriakan manusia, respons otak terhadap teriakan, studi neurosains, teriakan bahagia vs takut, emosi manusia
Gerhana Matahari Total Bakal Terjadi pada 2 Agustus 2027 https://achmadnurhidayat.id/gerhana-matahari-total-agustus-2027 https://achmadnurhidayat.id/gerhana-matahari-total-agustus-2027 Fenomena astronomi Gerhana Matahari Total (GMT) diproyeksikan bakal terjadi pada Senin, 2 Agustus 2027, dengan durasi totalitas mencapai 6 menit 23 detik di titik puncak wilayah Mesir. Peristiwa ini dipicu oleh posisi Bulan yang berada sejajar di antara Matahari dan Bumi sehingga menutupi seluruh piringan Matahari di sepanjang jalur bayangan umbra.

Rangkaian gerhana secara global diperkirakan dimulai pada pukul 14.30 WIB dan memasuki fase total pada pukul 15.23 WIB. Puncak gerhana akan berlangsung pada pukul 17.06 WIB, sebelum fase total berakhir pada pukul 18.49 WIB dan seluruh rangkaian selesai pada pukul 19.53 WIB.

Jalur totalitas gerhana sepanjang 258 kilometer tersebut melintasi sejumlah area di belahan Bumi utara, meliputi Spanyol, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, Yaman, hingga Somalia. Wilayah Indonesia tidak dilintasi jalur totalitas sehingga masyarakat di tanah air tidak dapat menyaksikan fase penutupan penuh tersebut secara langsung.

]]>
Ilustrasi Gerhana Matahari Total. Foto: Getty Images/iStockphoto/Pitris Wed, 02 Sep 2026 00:46:54 +0000 Alvin Wicaksono gerhana matahari total, fenomena astronomi 2027, durasi totalitas gerhana, orbit bulan menjauh, gerhana matahari paris
BMKG Peringatkan Potensi Kebakaran Tinggi di Maluku https://achmadnurhidayat.id/bmkg-peringatkan-kebakaran-maluku https://achmadnurhidayat.id/bmkg-peringatkan-kebakaran-maluku Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi penyebaran api kebakaran hutan dan lahan yang sangat tinggi di wilayah Maluku pada Selasa, 1 September 2026. Hal ini berdasarkan nilai Initial Spread Index (ISI) dalam Sistem Peringatan Kebakaran Hutan dan Lahan (SPARTAN) BMKG yang diperbarui hari tersebut. ISI adalah indikator yang mengukur kemudahan api menyebar jika terjadi kebakaran di hutan atau lahan.

BMKG menjelaskan bahwa nilai ISI meningkat secara eksponensial seiring dengan kecepatan angin. Setiap kenaikan kecepatan angin sebesar 13 kilometer per jam atau 3,6 meter per detik dapat menggandakan nilai ISI.

Kondisi ini sangat berpengaruh pada area padang rumput dan alang-alang, di mana angin kencang dapat mempercepat penyebaran api. Selain itu, BMKG mencatat intensitas api di Maluku berdasarkan Fire Weather Index (FWI) berada pada kategori sedang hingga sangat tinggi.

]]>
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Foto:AI) Tue, 01 Sep 2026 09:14:49 +0000 Alya Rahmawati bmkg, kebakaran hutan, maluku, isi, fwi
BRIN Tanggapi Potensi Fenomena Kembalinya Spesies Purba Akibat Gletser Mencair https://achmadnurhidayat.id/brin-tanggapi-potensi-spesies-purba-hidup-kembali https://achmadnurhidayat.id/brin-tanggapi-potensi-spesies-purba-hidup-kembali Peneliti utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Profesor Rosichon Ubaidillah mengonfirmasi fenomena mencairnya gletser secara masif berpotensi menghidupkan kembali spesies purba yang terawetkan di dalam es selama ratusan hingga jutaan tahun, Selasa (1/9/2026).

Pernyataan tersebut menanggapi pembahasan publik mengenai potensi kembalinya organisme purba akibat banjir gletser di Nepal, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Dampak pencairan es tersebut dinilai berisiko memicu kembalinya mikroba hingga patogen purba ke ekosistem modern.

Profesor Rosichon Ubaidillah membenarkan potensi kembalinya organisme yang terawetkan di dalam es.

]]>
Satelit China Jepret Lokasi Runtuhnya Gletser Nepal. Foto: via SCMP Tue, 01 Sep 2026 09:01:14 +0000 Daffa Nugroho gletser mencair, brin, spesies purba, mikroba, pencemaran ekosistem, fenomena alam, patogen
BMKG Perkuat Layanan MKG di NTB dan Peringatkan Kekeringan di Jawa Tengah https://achmadnurhidayat.id/bmkg-perkuat-layanan-mkg-ntb https://achmadnurhidayat.id/bmkg-perkuat-layanan-mkg-ntb Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (MKG) di Nusa Tenggara Barat (NTB) sekaligus mengeluarkan peringatan dini potensi kekeringan meteorologis di Jawa Tengah untuk periode 1-10 September 2026. Penguatan layanan MKG di NTB bertujuan mendukung keselamatan masyarakat dan pembangunan nasional, termasuk mitigasi bencana dan keberlangsungan sektor vital seperti pariwisata, terutama terkait Sirkuit Mandalika. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kehadiran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah sangat penting agar informasi cuaca dan gempa bumi dapat tersampaikan cepat dan mudah dipahami masyarakat.

"Informasi cuaca dan gempa bumi tidak hanya harus akurat, tetapi juga wajib sampai ke masyarakat secara cepat dan mudah dipahami," ujar Faisal.

Menurut Faisal, kecepatan peringatan dini terbukti saat gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores pertengahan Agustus 2026, membantu mengurangi risiko bencana dan mempermudah langkah tanggap darurat. Selain mitigasi bencana, layanan BMKG juga berperan dalam menjaga kelancaran event internasional di NTB, khususnya balapan di Sirkuit Mandalika yang dipengaruhi perubahan cuaca cepat di kawasan pesisir.

]]>
Ilustrasi. Petani menunjukkan kondisi sawah yang mengalami kekeringan (Sumber: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI) Tue, 01 Sep 2026 08:38:01 +0000 Daffa Nugroho bmkg, layanan mkg, nusa tenggara barat, kekeringan, jawa tengah
Presiden Prabowo Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan di Kalimantan https://achmadnurhidayat.id/presiden-prabowo-penanganan-kebakaran-kalimantan https://achmadnurhidayat.id/presiden-prabowo-penanganan-kebakaran-kalimantan Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah pada 22 Agustus untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang semakin parah akibat musim kemarau panjang. Upaya seperti water bombing, penambahan personel, dan modifikasi cuaca dijalankan untuk mengendalikan api yang mengancam lingkungan dan produksi pangan. BMKG mencatat anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3.4 pada pertengahan Agustus mencapai +2,99 derajat Celsius, menandai El Nino dengan intensitas sangat kuat.

Hampir 80% wilayah Indonesia mengalami musim kemarau dan 88,61% wilayah menerima curah hujan di bawah normal, berdampak pada kebakaran hutan, penyusutan waduk, dan pengeringan sawah.

Eko Sulistyo, Direktur Institute Climate Policy and Global Politics, mengatakan kunjungan Presiden Prabowo menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani ancaman musim kemarau ekstrem. "Kunjungan Presiden Prabowo menunjukkan keseriusan pemerintah menghadapi ancaman musim kemarau yang ekstrem," ujar Eko Sulistyo.

]]>
Presiden Prabowo Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan di Kalimantan Tue, 01 Sep 2026 06:14:44 +0000 Nadira Putri prabowo subianto, kebakaran hutan, kalimantan, el nino, bmkg, musim kemarau, pengendalian api
Ilmuwan Temukan Enam Zona Baru di Lapisan Mantel Bumi https://achmadnurhidayat.id/ilmuwan-temukan-enam-zona-baru-mantel-bumi https://achmadnurhidayat.id/ilmuwan-temukan-enam-zona-baru-mantel-bumi Peneliti menemukan enam zona baru yang belum pernah terdokumentasi di bagian bawah mantel Bumi. Lokasi tersebut berada hampir 3.000 kilometer di bawah permukaan planet.

Penemuan yang dilansir dari Detik iNET ini dinilai krusial. Struktur di kedalaman tersebut menyimpan rekam jejak material Bumi selama ratusan juta tahun.

Penelitian dipimpin oleh Yurui Guan dan dipublikasikan dalam Journal of Geophysical Research: Solid Earth. Tim peneliti menganalisis data gelombang seismik dari hampir 5.000 gempa bumi sepanjang 1990 hingga 2024.

]]>
Enam Struktur Misterius Ditemukan Jauh di Dalam Bumi Foto: Express.co.uk Tue, 01 Sep 2026 04:52:19 +0000 Mamat Sulaiman mantel bumi, zona baru bumi, gelombang seismik, geologi bumi, ilmuwan bumi
Tim Indonesia Raih Belasan Medali dalam IESO 2026 di Italia https://achmadnurhidayat.id/tim-indonesia-raih-medali-ieso-2026 https://achmadnurhidayat.id/tim-indonesia-raih-medali-ieso-2026 Tim siswa delegasi Indonesia berhasil meraih satu medali emas, empat medali perak, tujuh medali perunggu, serta tiga penghargaan Young Reporters Initiative (YoRI) dalam International Earth Science Olympiad (IESO) 2026 di Turin, Italia, pada 20-27 Agustus 2026.

Sebanyak 160 peserta dari 40 negara berpartisipasi dalam ajang sains internasional tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pembina tim Indonesia, Dr Ichsan Ibrahim dari STMIK Indonesia Mandiri, menjelaskan bahwa seluruh kontingen Indonesia mengikuti kategori karya ilmiah YoRI pada kompetisi tahun ini.

"Tahun ini kita ikut full untuk kompetisi namanya Young Reporters Initiative dan kita tahun ini dapat first prize. Jadi tingkat pertama untuk penulisan karya ilmiah dan tiga, jadi satu tingkat satu dan tiga seluruh peserta ya, jadi yang ikut seluruh peserta. Kita dapat peringkat satu dan tiga. Sedangkan satu lagi untuk geo reels video-video tentang geologi atau kebumian kita dapat tingkat dua ," kata Dr Ichsan Ibrahim.

]]>
Delegasi Indonesia dalam International Earth Science Olympiad (IESO) 2026. Foto: Instagram/Puspresnas Tue, 01 Sep 2026 03:35:16 +0000 Alvin Wicaksono ieso 2026, olimpiade kebumian, medali indonesia, siswa berprestasi, turin italia
Langit September 2026 Dihiasi Hujan Meteor Hingga Harvest Moon https://achmadnurhidayat.id/fenomena-astronomi-langit-september-2026 https://achmadnurhidayat.id/fenomena-astronomi-langit-september-2026 Rangkaian fenomena astronomi menarik mulai dari puncak hujan meteor Aurigid, konjungsi Bulan dengan sejumlah planet, ekuinoks September, hingga Bulan Purnama Harvest Moon dijadwalkan menghiasi langit malam sepanjang bulan September 2026.

Peristiwa astronomi ini diawali dengan puncak hujan meteor Aurigid pada 1 September 2026 yang berasal dari serpihan komet C/1911 N1 (Kiess) dengan perkiraan laju maksimum enam meteor per jam. Selanjutnya, hujan meteor September ε-Perseid menyusul mencapai puncaknya pada 9 September dengan titik radian di rasi Perseus.

Pengamatan astronomi September juga diwarnai dengan deretan konjungsi Bulan. Pada 6 hingga 7 September, Bulan sabit tua akan tampak berdekatan dengan Mars di langit timur menjelang fajar dengan jarak sekitar tiga derajat. Posisi tersebut disusul Jupiter yang terbit di belakang keduanya serta Saturnus di kawasan barat daya.

]]>
Ilustrasi gambar Galaksi Andromeda. (Foto: Pinterest) Tue, 01 Sep 2026 03:01:58 +0000 Irfandi Ramadhan fenomena astronomi, hujan meteor, ekuinoks september, harvest moon, fenomena langit 2026
Kemenag Terapkan Seleksi Berjenjang dan Sistem Komputer di OMI 2026 https://achmadnurhidayat.id/kemenag-terapkan-seleksi-berjenjang-omi-2026 https://achmadnurhidayat.id/kemenag-terapkan-seleksi-berjenjang-omi-2026 Kementerian Agama menetapkan mekanisme seleksi berjenjang berbasis komputer hingga eksperimen untuk pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan sederajat. Skema ujian disesuaikan berdasarkan tingkatan kompetisi mulai dari tingkat satuan pendidikan hingga nasional. Penyelenggaraan OMI 2026 terbagi dalam dua kategori utama, yakni OMI Sains dan OMI Riset.

Cabang Sains dibuka untuk tingkat MI, MTs, dan MA, sedangkan bidang Riset dikhususkan bagi siswa MTs dan MA melalui pengajuan proposal penelitian. Pelaksanaan OMI Bidang Sains di tingkat Kabupaten/Kota menguji para peserta menggunakan sistem komputer dengan total 25 soal pilihan ganda. Tahapan ini bertujuan menyaring siswa terbaik sebelum melangkah ke tingkat provinsi.

Pada tingkat Provinsi, peserta akan menghadapi variasi soal yang mencakup 20 butir pilihan ganda dan 5 soal pilihan ganda kompleks. Penyesuaian format soal dilakukan untuk mengukur kedalaman pemahaman sains peserta.

]]>
Ilustrasi Belajar di Rumah. foto/Freepik Tue, 01 Sep 2026 03:01:48 +0000 Nadira Putri omi 2026, olimpiade madrasah indonesia, kementerian agama, matematika mi, seleksi omi
BMKG Ungkap Kekeringan di Indonesia Tidak Hanya Dipicu El Nino https://achmadnurhidayat.id/bmkg-ungkap-faktor-kekeringan-indonesia https://achmadnurhidayat.id/bmkg-ungkap-faktor-kekeringan-indonesia Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena El Nino bukan menjadi satu-satunya pemicu terjadinya kekeringan di Indonesia. Kondisi cuaca nasional juga sangat dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global hingga lokal serta suhu perairan di sekitar wilayah Indonesia.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan keberadaan El Nino dengan intensitas kuat tidak secara otomatis menyebabkan suatu wilayah di Indonesia mengalami kekeringan dengan tingkat durasi tertentu.

"Tapi, satu hal yang perlu saya sampaikan bahwa kekeringan dan durasinya yang panjang di Indonesia semata-mata tidak tergantung dari indeks ENSO ini," kata Faisal dalam acara Insight with Desi Anwar pada Jumat (28/8/2026).

]]>
Lapangan Gasibu Kota Bandung (Foto: Tya Eka Yulianti) Tue, 01 Sep 2026 02:53:47 +0000 Alya Rahmawati bmkg, el nino, kekeringan indonesia, teuku faisal fathani, cuaca ekstrem
CAMS Memantau Peningkatan Kebakaran Hutan di Indonesia akibat El Nino https://achmadnurhidayat.id/cams-pantau-kebakaran-hutan-indonesia-el-nino https://achmadnurhidayat.id/cams-pantau-kebakaran-hutan-indonesia-el-nino Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS) memantau lonjakan emisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang berpotensi memburuk akibat fenomena El Nino, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Peningkatan intensitas kebakaran musiman tersebut terdeteksi makin signifikan di sejumlah wilayah dalam dua pekan terakhir.

Sistem pemantauan CAMS mencatat aktivitas kebakaran intens di Indonesia mulai terdeteksi sejak akhir Juli. Meski lonjakan awal ini dinilai relatif normal untuk siklus musiman, tingkat intensitasnya tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan catatan dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi iklim saat ini diperberat oleh status El Nino Southern Oscillation (ENSO) positif yang kuat di Pasifik ekuatorial. Fenomena tersebut memicu penurunan curah hujan di kawasan Indonesia dan berpotensi semakin kuat apabila dibarengi fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

]]>
Karhutla Indonesia Meningkat, El Nino Bikin Kebakaran Makin Parah Foto: REUTERS/Willy Kurniawan Tue, 01 Sep 2026 02:25:14 +0000 Daffa Nugroho karhutla, el nino, cams, kebakaran hutan, kabut asap, ecmwf
Pendaftaran Beasiswa Open Doors Rusia Dibuka Hingga 1 November 2026 https://achmadnurhidayat.id/pendaftaran-beasiswa-open-doors-rusia-2026 https://achmadnurhidayat.id/pendaftaran-beasiswa-open-doors-rusia-2026 Peluang melanjutkan studi ke Rusia kembali terbuka melalui skema Open Doors Russian Scholarship Project. Proses penerimaan berkas pendaftaran ini ditargetkan berakhir pada 1 November 2026 mendatang. Seperti dilansir dari Detikcom, program ini dikelola oleh Association of Global Universities yang bekerja sama dengan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia.

Calon mahasiswa dapat memilih 14 bidang ilmu yang diajarkan dalam pengantar bahasa Inggris maupun bahasa Rusia. Fasilitas yang ditawarkan untuk jenjang S1, S2, serta S3 mencakup pembebasan biaya kuliah sepenuhnya. Para penerima program ini juga memperoleh hak untuk mengikuti pelatihan bahasa Rusia secara gratis selama satu tahun.

Bagi pelamar tingkat pascadoktoral, bantuan diberikan dalam bentuk posisi riset post-doc di perguruan tinggi setempat. Seluruh proses pendaftaran jenjang S1 hingga post-doc menggunakan mekanisme satu pintu.

]]>
Ilustrasi Rusia. Foto: Kremlin, Moskow, Rusia (Haris Fadhil/detikcom) Tue, 01 Sep 2026 01:03:16 +0000 Alya Rahmawati beasiswa rusia, open doors russian scholarship, kuliah di rusia, beasiswa s1 s2 s3, association of global universities
Arkeolog Temukan Sumur Ritual Berusia 2.500 Tahun di Kainua Italia https://achmadnurhidayat.id/sumur-ritual-kainua-italia https://achmadnurhidayat.id/sumur-ritual-kainua-italia Sebuah sumur berusia sekitar 2.500 tahun ditemukan di situs kota kuno Kainua dekat Bologna, Italia. Penemuan ini menarik karena di dasar sumur ditemukan patung perempuan perunggu, piring perunggu langka, serta kerangka pria dan wanita yang diduga terkait ritual keagamaan.

Temuan berasal dari proyek penggalian ke-39 University of Bologna di Kainua, yang merupakan kawasan sakral kota kuno terkait Uni, dewi Etruria yang melambangkan perempuan, pernikahan, kelahiran, dan pertumbuhan, dilansir dari Detik iNET.

Sumur ini diperkirakan dibuat pada akhir abad ke-6 hingga awal abad ke-5 SM, saat Kainua berdiri sebagai kota Etruria. Patung dan piring perunggu dianggap sebagai persembahan nazar saat sumur pertama kali dibuat.

]]>
Foto: University of Bologna Mon, 31 Aug 2026 22:59:56 +0000 Yunan Yanuar sumur kuno, kainua, penemuan arkeologi, etruria, ritual keagamaan
Runtuhnya Gletser di Himalaya Memicu Banjir Bandang Mematikan https://achmadnurhidayat.id/runtuhnya-gletser-himalaya-memicu-banjir https://achmadnurhidayat.id/runtuhnya-gletser-himalaya-memicu-banjir Runtuhnya gletser di utara Pegunungan Langtang memicu banjir bandang dahsyat di kawasan perbatasan China dan Nepal, hingga berdampak serius bagi ribuan warga lokal sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Bongkahan es raksasa terlepas dan meluncur cepat menuruni lereng. Gesekan es memicu munculnya air bah berkecepatan tinggi yang membawa puing serta lumpur sejauh 20 kilometer ke arah hilir dalam kurun waktu 10 menit.

Peralatan seismologi mencatat getaran setara gempa bermagnitudo 4,4 saat material gletser jatuh meluncur. Peristiwa ini memicu aliran air dan endapan lumpur mematikan yang menekan lembah-lembah sempit Himalaya.

]]>
ilustrasi bencana banjir lumpur pegunungan (Foto: Pexels) Mon, 31 Aug 2026 15:19:47 +0000 Alvin Wicaksono banjir bandang, gletser runtuh, pegunungan himalaya, bencana nepal, geomorphology
NASA Meluncurkan Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman https://achmadnurhidayat.id/nasa-luncurkan-teleskop-luar-angkasa-nancy-grace-roman https://achmadnurhidayat.id/nasa-luncurkan-teleskop-luar-angkasa-nancy-grace-roman NASA resmi meluncurkan Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman menggunakan roket SpaceX Falcon Heavy dari Kennedy Space Center di Florida pada hari Minggu. Peluncuran observatorium raksasa ini bertujuan mengamati objek kosmis redup serta memetakan alam semesta, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Teleskop seukuran bus bernilai USD 4,3 miliar atau sekitar Rp 76 triliun ini membutuhkan waktu tiga bulan untuk mencapai lokasi orbitnya di Titik Lagrange 2, sejauh 1,6 juta kilometer dari Bumi. Setelah beroperasi penuh, instrumen ini bertugas mendeteksi materi gelap, energi gelap, galaksi baru, hingga eksoplanet dan planet pengembara.

Pengembangan observatorium ruang angkasa tersebut telah berjalan selama kurang lebih satu dekade. NASA merancang teleskop ini agar memiliki kecepatan pemetaan hingga 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan Teleskop Luar Angkasa Hubble.

]]>
Foto: NASA Mon, 31 Aug 2026 12:05:19 +0000 Mamat Sulaiman nasa, teleskop nancy grace roman, spacex falcon heavy, energi gelap, materi gelap
Proses Geologis Pembentukan dan Penyusutan Danau Bonneville Purba https://achmadnurhidayat.id/proses-geologis-pembentukan-danau-bonneville-purba https://achmadnurhidayat.id/proses-geologis-pembentukan-danau-bonneville-purba Aktivitas geologis masa lalu membentuk bentang alam yang berbeda dengan kondisi saat ini. Danau Bonneville purba tercatat pernah membentang dari wilayah Utah hingga Nevada dan Idaho dengan kedalaman melampaui 105 meter, seperti dilansir dari Detikcom. Kawasan tersebut kini telah berubah menjadi hamparan garam luas yang dikelilingi pegunungan terjal.

Perubahan fisik ini berlangsung dalam rentang waktu ribuan tahun sejak awal kemunculannya. Awal pembentukan danau terjadi sekitar 55.000 tahun lalu akibat aktivitas vulkanik di Idaho Tenggara. Erupsi gunung api saat itu mengalihkan aliran Sungai Bear menuju Lembah Gem dan Cekungan sekitarnya.

Volume air dalam jumlah besar kemudian tertampung pada bendungan alami di kawasan Red Rock Pass. Struktur penampung air ini yang kemudian dikenal sebagai Danau Bonneville.

]]>
Sisa-sisa dari Danau Bonneville di masa lampau. Foto: NASA Earth Observatory/Michala Garrison Mon, 31 Aug 2026 10:34:19 +0000 Nadira Putri danau bonneville, geologi purba, danau great salt, endapan garam, danau bonneville utah
Gelombang Panas Tinggi Melanda Carolina Utara Awal September https://achmadnurhidayat.id/gelombang-panas-carolina-utara https://achmadnurhidayat.id/gelombang-panas-carolina-utara Gelombang panas tinggi diperkirakan melanda wilayah Carolina Utara bagian barat dan timur mulai awal September, dengan suhu terasa hingga mencapai 90-an hingga 100-an derajat Fahrenheit.

Fenomena ini terjadi karena kubah panas tingkat atas yang bergerak dari barat membawa udara hangat dan lembap ke wilayah tersebut. Puncak panas diperkirakan terjadi dari Selasa, 1 September, hingga Jumat, 4 September.

Suhu terasa diperkirakan mencapai pertengahan 90-an di pegunungan dan lebih dari 100 derajat di daerah dataran rendah bagian utara. Kota Asheville bahkan berpotensi memecahkan atau menyamai rekor suhu tertinggi pada Selasa, Rabu, dan Kamis.

]]>
Gelombang Panas Tinggi Melanda Carolina Utara Awal September Mon, 31 Aug 2026 10:09:21 +0000 Yunan Yanuar gelombang panas, carolina utara, suhu tinggi, peringatan cuaca, september
Rusia Gunakan Drone AI Otonom Serang Warga Sipil di Zaporizhzhia Ukraina https://achmadnurhidayat.id/rusia-gunakan-drone-ai-otonom https://achmadnurhidayat.id/rusia-gunakan-drone-ai-otonom Drone otonom yang dikendalikan oleh sistem AI eksperimental Rusia dilaporkan menyerang warga sipil di Zaporizhzhia, sebuah kota di tenggara Ukraina, menurut laporan dari Detik iNET. Salah satu drone tersebut mampu memilih dan menyerang target presisi berupa tangki propana di dekat sebuah pom bensin tanpa campur tangan manusia. Komandan pertahanan udara Zaporizhzhia, Serhiy Minaiev, menyatakan bahwa penggunaan mesin yang membuat keputusan untuk menyerang menimbulkan risiko besar bagi dunia.

"Ini adalah risiko bagi seluruh dunia. Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan hidup layaknya di film 'Terminator'. Ini bukan lelucon. Mesin yang membuat keputusan untuk menyerang," ujar Minaiev kepada New York Times.

Pakar forensik menemukan komputer mini Jetson Orin dari produsen chip AI Nvidia di dalam drone, yang memungkinkan identifikasi target secara mandiri. Chip ini awalnya ditujukan untuk mahasiswa robotika dan aplikasi luar angkasa. Para pejabat militer mengonfirmasi drone tersebut tidak memiliki antena maupun memancarkan frekuensi radio, menepis kemungkinan kendali jarak jauh manusia.

]]>
Ilustrasi drone Rusia. Foto: dok. Sergei Supinsky/AFP Mon, 31 Aug 2026 07:44:27 +0000 Yunan Yanuar drone ai, rusia, ukraina, zaporizhzhia, senjata otonom
Gunung Sinabung Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter https://achmadnurhidayat.id/gunung-sinabung-erupsi-abu https://achmadnurhidayat.id/gunung-sinabung-erupsi-abu Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi pada Senin pagi, 31 Agustus 2026, pukul 10.17 WIB dengan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 3.500 meter di atas puncak.

Kolom abu berwarna hitam dan tebal tersebut condong ke arah timur serta tenggara, dan erupsi masih berlangsung hingga laporan terakhir dibuat, menurut laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sekitar 1 jam 1 menit 48 detik, menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan sejak pagi hari.

]]>
Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo erupsi. Mon, 31 Aug 2026 06:41:21 +0000 Mamat Sulaiman gunung sinabung, erupsi, abu vulkanik, danau lau kawar, kabupaten karo
Jepang Kirim Wahana MMX ke Mars Oktober 2026 https://achmadnurhidayat.id/jepang-kirim-wahana-mmx-mars-2026 https://achmadnurhidayat.id/jepang-kirim-wahana-mmx-mars-2026 Jepang bersiap mengirim wahana antariksa Martian Moons eXploration (MMX) menuju Mars pada Oktober 2026. Dilansir dari Detik iNET, misi ini bukan sekadar memotret Planet Merah, melainkan mencoba mengambil sampel dari Phobos. Phobos merupakan salah satu bulan Mars yang akan menjadi target pendaratan utama wahana tersebut.

Sampel material dari permukaan Phobos akan diambil untuk dibawa kembali ke Bumi guna diteliti lebih lanjut. Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA) menetapkan peluncuran MMX menggunakan roket H3 dari Tanegashima Space Center. Jadwal peluncuran utama dijadwalkan pada 20 Oktober 2026 pukul 04.41 waktu Jepang dengan jendela cadangan hingga 7 November.

Sesampainya di sistem Mars sekitar satu tahun setelah peluncuran, wahana akan mengamati Phobos dari orbit. Wahana tersebut kemudian mencoba mendarat dan mengambil minimal 10 gram material permukaan.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/Martin Holverda Mon, 31 Aug 2026 06:23:17 +0000 Irfandi Ramadhan misi mmx jepang, wahana antariksa mars, jaxa mars phobos, roket h3 tanegashima, sampel phobos mwx
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar AICIS+ 2026 Bahas Isu Kontemporer Islam https://achmadnurhidayat.id/uin-siber-syekh-nurjati-gelar-aicis-2026 https://achmadnurhidayat.id/uin-siber-syekh-nurjati-gelar-aicis-2026 Konferensi Internasional Tahunan ke-25 tentang Islam, Sains, dan Masyarakat (AICIS+) kembali diselenggarakan pada tahun 2026 dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai tuan rumah.

Forum ini menjadi wadah bagi para sarjana dan peneliti untuk membahas berbagai isu kontemporer yang berkaitan dengan studi Islam, termasuk perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia, seperti dikutip dari laman resmi penyelenggara.

Awalnya AICIS hanya melibatkan Direktur Pascasarjana perguruan tinggi keagamaan Islam, namun kini telah berkembang menjadi konferensi dengan banyak pembicara nasional dan internasional.

]]>
gedung kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon acara konferensi internasional Islam (Foto: Info) Mon, 31 Aug 2026 05:14:20 +0000 Nadira Putri aicis 2026, konferensi islam, uin siber syekh nurjati, isu kontemporer islam, akademisi islam
Hujan tiga hari Madinah mengaliri gurun dengan limpasan air https://achmadnurhidayat.id/hujan-tiga-hari-madinah-limpasan-air https://achmadnurhidayat.id/hujan-tiga-hari-madinah-limpasan-air Gurun Madinah mendadak dialiri air setelah hujan deras berlangsung selama tiga hari, dengan intensitas tertinggi terjadi pada Jumat (28/8), dan beberapa lokasi mengalami banjir, menurut laporan Detik iNET. Fenomena ini kemudian dijelaskan melalui proses hidrologi dan potensi badai petir.

Dilansir dari Detik iNET, sejumlah wilayah Madinah diguyur hujan sekitar tiga hari, sementara intensitas paling tinggi terjadi pada Jumat (28/8). Di beberapa lokasi, air mengalir di permukaan gurun hingga membentuk aliran menyerupai sungai.

Pengemudi kendaraan off-road Jawaher Shaheen menceritakan ia dan suami mendatangi sejumlah lokasi saat hujan turun di sekitar Madinah, termasuk Al-Furaish. Saat hujan paling deras, air banjir mulai mengalir.

]]>
Foto: Screenshot Arab News Mon, 31 Aug 2026 04:36:13 +0000 Daffa Nugroho madinah, hujan deras, limpasan permukaan, wadi, infiltrasi tanah, meteorologi arab saudi
Masa Tunggu Kerja Lulusan FTTM ITB Kurang dari 4 Bulan https://achmadnurhidayat.id/masa-tunggu-kerja-lulusan-fttm-itb https://achmadnurhidayat.id/masa-tunggu-kerja-lulusan-fttm-itb Persaingan masuk Institut Teknologi Bandung (ITB) berlangsung sangat ketat pada 2026. Data pendaftar seluruh jalur mencapai 139.399 siswa, sedangkan kuota mahasiswa baru yang diterima hanya 5.468 orang atau sekitar 3,9 persen, dilansir dari Detikcom.

Sekolah Bisnis Manajemen (SBM), Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), serta Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) menjadi tiga fakultas paling diminati. Khusus FTTM, jumlah peminat pada 2026 menembus 13.639 orang dengan calon mahasiswa yang diterima dan daftar ulang sebanyak 395 orang.

Direktorat Pengembangan Pendidikan ITB merilis laporan Tracer Study ITB 2025 yang memotret transisi alumni angkatan 2018 ke dunia kerja. Evaluasi ini melibatkan responden dari empat program studi di FTTM, yakni 88 alumni Teknik Perminyakan, 56 alumni Teknik Geofisika, 70 alumni Teknik Metalurgi, dan 84 alumni Teknik Pertambangan.

]]>
Ilustrasi pekerjaan di bidang pertambangan dan perminyakan Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Mon, 31 Aug 2026 03:41:20 +0000 Irfandi Ramadhan fttm itb, tracer study itb 2025, lulusan itb, prospek kerja teknik pertambangan, karir alumni itb
Penelitian Ungkap Dampak Jangka Panjang Karhutla pada Prestasi Akademik Anak https://achmadnurhidayat.id/dampak-karhutla-prestasi-akademik-anak https://achmadnurhidayat.id/dampak-karhutla-prestasi-akademik-anak Bencana kebakaran hutan (karhutla) tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga meninggalkan dampak jangka panjang pada pendidikan anak-anak. Studi di Australia mengungkap bahwa anak-anak yang tinggal di wilayah terdampak parah memiliki penurunan performa akademik dibandingkan dengan yang terkena dampak ringan, seperti yang dilaporkan oleh Detikcom.

Penelitian tersebut, berjudul "Delayed disaster impacts on academic performance of primary school children" dan dipublikasikan pada 2019 dalam jurnal Child Development, menganalisis data 24.642 siswa sekolah dasar di Victoria yang terdampak kebakaran Black Saturday pada 2009.

Para peneliti membandingkan nilai tes membaca, menulis, mengeja, berhitung, dan tata bahasa dua serta empat tahun setelah kejadian. Hasilnya menunjukkan peningkatan nilai membaca dan berhitung dari kelas 3 ke kelas 5 lebih rendah pada sekolah yang terdampak parah. Namun, tidak ada dampak signifikan pada nilai menulis, mengeja, dan tata bahasa.

]]>
Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas Mon, 31 Aug 2026 00:17:33 +0000 Alya Rahmawati karhutla, prestasi akademik anak, dampak bencana, kebakaran hutan, kesehatan anak
Kuda Laut Jantan Mengerami Telur dan Melahirkan Anaknya https://achmadnurhidayat.id/kuda-laut-jantan-mengerami-melahirkan https://achmadnurhidayat.id/kuda-laut-jantan-mengerami-melahirkan Peran mengandung dan melahirkan anak umumnya dipegang oleh mamalia atau satwa betina. Keunikan justru terjadi pada biota laut kuda laut, di mana individu jantan menjadi pihak yang membawa serta melahirkan keturunan.

Proses pengeraman tersebut berpusat pada bagian kantong pengeraman khusus yang terletak di area bawah tubuh satwa jantan. Komponen tubuh ini sama sekali tidak dimiliki oleh kuda laut betina, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Jantannya enggak bertelur, Pak. Yang punya telur tuh tetap yang betina. Jadi dia (jantan) melahirkan," kata Project Assistant dari Project Seahorse, Muthya Farah dalam lokakarya Penanganan Kuda Laut Hasil Sitaan di Gedung BJ Habibie BRIN pada Kamis (27/8/2026).

]]>
Foto: (iStock) Sun, 30 Aug 2026 23:18:17 +0000 Daffa Nugroho kuda laut jantan melahirkan, reproduksi kuda laut, kantong pengeraman kuda laut, fakta kuda laut, biologis kuda laut
Peneliti Temukan Mikroorganisme Bumi Berpotensi Bertahan Hidup di Bulan https://achmadnurhidayat.id/mikroorganisme-bumi-berpotensi-bertahan-di-bulan https://achmadnurhidayat.id/mikroorganisme-bumi-berpotensi-bertahan-di-bulan Sejumlah mikroorganisme dari Bumi berpotensi bertahan hidup dalam kondisi dorman pada area terlindung di permukaan Bulan, menurut penelitian ilmuwan NASA dan University of Maryland yang diterbitkan di jurnal Science Advances pada 19 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Para peneliti mengidentifikasi bahwa kawasan kutub selatan Bulan memiliki banyak cekungan yang berada dalam bayangan abadi. Kondisi tersebut terlindung dari sinar ultraviolet Matahari secara langsung serta memiliki suhu sangat rendah.

Lokasi yang memungkinkan mikroba bertahan hidup dapat berukuran sangat kecil, mulai dari dasar kawah luas hingga cekungan sebesar jejak sepatu astronaut atau bekas lintasan kendaraan rover. Lima kelompok mikroorganisme yang dianalisis mencakup Aspergillus niger, Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Deinococcus radiodurans, dan beberapa spesies Fusarium.

]]>
Foto: Instagram @cosmic_background Sun, 30 Aug 2026 15:07:22 +0000 Alya Rahmawati mikroorganisme bulan, sains nasa, kutub selatan bulan, penelitian mikrobiologi, eksplorasi antariksa
NASA Meluncurkan Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman https://achmadnurhidayat.id/nasa-luncurkan-teleskop-nancy-grace-roman https://achmadnurhidayat.id/nasa-luncurkan-teleskop-nancy-grace-roman Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meluncurkan teleskop generasi terbaru bernama Nancy Grace Roman Space Telescope dari Kennedy Space Center, Florida, pada Minggu (30/8/2026) pukul 07.26 pagi waktu setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Observatorium antariksa tersebut diterbangkan ke orbit menggunakan roket SpaceX Falcon Heavy. Peluncuran ini mengawali misi lima tahun untuk memetakan wilayah langit yang jauh lebih luas dibandingkan dengan cakupan observatorium antariksa sebelumnya.

Nama teleskop ini diambil dari nama kepala astronom perempuan pertama NASA yang juga dikenal sebagai figur penting di balik proyek Hubble. Misi ini dirancang untuk memetakan ratusan juta bintang serta miliaran galaksi di alam semesta.

]]>
Nancy Grace Roman Space Telescope. Foto: NASA Sun, 30 Aug 2026 13:09:20 +0000 Alya Rahmawati nasa, nancy grace roman, teleskop luar angkasa, astronomi, eksoplanet, spacex falcon heavy
BRIN Gunakan Teknologi Satelit untuk Pantau Kebakaran Hutan di Indonesia https://achmadnurhidayat.id/brin-teknologi-satelit-pantau-kebakaran https://achmadnurhidayat.id/brin-teknologi-satelit-pantau-kebakaran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memanfaatkan teknologi satelit untuk memantau kebakaran hutan dan lahan di wilayah Indonesia, seperti Kalimantan, Sumatera, dan Papua.

Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN, M. Rokhis Khomarudin, mengatakan teknologi ini mampu memprediksi potensi kekeringan dan mengidentifikasi titik panas secara real time melalui platform yang dapat diakses publik.

"Teknologi satelit kita mampu memprediksi potensi kekeringan sebagai peringatan dini risiko kebakaran hutan dan lahan serta mengidentifikasi lokasi titik panas (hotspot). Hasil pemantauannya disajikan secara real time dan dapat diakses melalui tautan hotspot.brin.go.id," ujar Rokhis, dilansir dari Detik iNET.

]]>
Foto: REUTERS/Willy Kurniawan Sun, 30 Aug 2026 11:10:36 +0000 Mamat Sulaiman brin, teknologi satelit, kebakaran hutan, geoinformatika, ndc
BMKG Sebut Kemarau Berlanjut Hingga September Dampak El Nino https://achmadnurhidayat.id/bmkg-kemarau-berlanjut-september-dampak-el-nino https://achmadnurhidayat.id/bmkg-kemarau-berlanjut-september-dampak-el-nino Dinamika atmosfer pada akhir Agustus hingga awal September menyebabkan kondisi kering masih melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena ini menandakan bahwa musim kemarau dipastikan tetap berlangsung sepanjang September 2026, dilansir dari Detikcom.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan berkategori rendah masih mendominasi mayoritas daerah. Wilayah yang terdampak meliputi Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, hingga sebagian Papua.

Kombinasi El Niño kategori sangat kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) positif menjadi pemicu utama yang mendukung kondisi kemarau tetap kering di tanah air.

]]>
Warga menggembala ternak di persawahan yang kering terdampak musim kemarau di Desa Wening Galih, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026). Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA Sun, 30 Aug 2026 10:06:25 +0000 Daffa Nugroho kemarau 2026, prakiraan cuaca bmkg, el nino indonesia, kemarau september, bmkg
Pemerintah dan BRIN Kaji Tepung Singkong untuk Pemadaman Karhutla https://achmadnurhidayat.id/pemerintah-brin-kaji-tepung-singkong-pemadaman-karhutla https://achmadnurhidayat.id/pemerintah-brin-kaji-tepung-singkong-pemadaman-karhutla Presiden Prabowo Subianto mendukung penggunaan tepung ubi atau singkong sebagai alternatif pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gagasan tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat koordinasi penanganan karhutla Sumatera di VVIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (24/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Listyo memaparkan bahwa bahan bertepung memiliki potensi tinggi untuk mencegah serta memadamkan kobaran api pada tahap awal kebakaran.

"Menarik sekali itu bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Wah coba diproduksi dalam skala besar ya. Ajukan biaya untuk produksinya ya, kita usahakan semua upaya," kata Prabowo, dikutip dari detiksumbagsel.

]]>
APAR dari kulit singkong buatan Aryanto Misel.Foto: Ony Syahroni/detikJabar Sun, 30 Aug 2026 08:05:22 +0000 Mamat Sulaiman karhutla, pemadaman api, tepung singkong, prabowo subianto, brin, aryanto misel
Bongkahan Gletser 1300 Meter Runtuh di Himalaya Nepal https://achmadnurhidayat.id/gletser-raksasa-himalaya-nepal-runtuh https://achmadnurhidayat.id/gletser-raksasa-himalaya-nepal-runtuh Sebuah gletser raksasa selebar 1.300 meter runtuh dari ketinggian 5.000 meter di atas permukaan laut di Pegunungan Himalaya, Nepal, hingga membendung aliran sungai dan memicu banjir bandang lumpur di wilayah hilir, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Material berupa hantaman es, batu, dan sedimen jatuh sejauh 1,2 kilometer serta membendung sungai hingga membendung danau alami. Bendungan tersebut kemudian jebol akibat lonjakan volume air dari gletser dan mengalir deras mengubur permukiman desa di kedua sisi perbatasan.

Ahli geosains dari Universitas Graz Austria, Jakob Steiner, menganalisis bahwa material longsoran gletser tersebut jatuh dari tebing gunung layaknya dipotong menggunakan pisau. Terbentuknya danau-danau tambahan pascabencana juga berpotensi jebol kembali dan memperburuk risiko korban jiwa.

]]>
Foto: DW (News) Sun, 30 Aug 2026 04:17:17 +0000 Yunan Yanuar gletser runtuh, bencana nepal, pegunungan himalaya, perubahan iklim, banjir gletser
Suhu Panas Musim Kemarau Memicu Nyamuk Berkembang di Rumah https://achmadnurhidayat.id/suhu-panas-nyamuk-rumah https://achmadnurhidayat.id/suhu-panas-nyamuk-rumah Suhu yang menghangat pada musim kemarau menyebabkan nyamuk lebih aktif keluar dari persembunyiannya dan bertelur di berbagai tempat, termasuk di rumah-rumah, meski tidak ada genangan air.

Menurut Rosalind Murray, Asisten Profesor dari Universitas Toronto Mississauga yang mempelajari serangga, suhu hangat mempercepat proses penetasan telur nyamuk dan perkembangan menuju dewasa. Pada suhu di atas 25 derajat, nyamuk dapat tumbuh dari telur hingga dewasa hanya dalam empat hari, jauh lebih cepat dibanding pada suhu 10 derajat yang butuh 40 hari.

"Begitu cuaca menghangat, mereka terbang keluar dari area hibernasi mereka dan bertelur di mana pun mereka bisa," ujar Murray, dikutip dari UTM Toronto.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/Jonathan Austin Daniels/Ilustrasi nyamuk. Sun, 30 Aug 2026 01:15:31 +0000 Alvin Wicaksono nyamuk, musim kemarau, suhu hangat, demam berdarah, telur nyamuk
BRIN dan BMKG Kembangkan Satelit Pemantau Karhutla Real Time https://achmadnurhidayat.id/brin-bmkg-kembangkan-satelit-karhutla https://achmadnurhidayat.id/brin-bmkg-kembangkan-satelit-karhutla Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoperasikan teknologi satelit pemantau titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara real time di Indonesia pada Sabtu (29/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Teknologi penginderaan jauh tersebut dikembangkan untuk mendeteksi dini potensi kekeringan serta mengidentifikasi titik panas (hotspot) di seluruh wilayah Indonesia. Selain memantau sebaran api, sistem ini berfungsi menghitung luas area terdampak dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data geospasial.

Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN, M Rokhis Khomarudin, menjelaskan operational teknologi satelit yang kini dijalankan oleh BMKG untuk penanggulangan karhutla.

]]>
Foto: BRIN Sat, 29 Aug 2026 23:06:21 +0000 Yunan Yanuar brin, bmkg, karhutla, satelit pemantau, titik panas, kebakaran hutan
Peneliti Swiss Gunakan Celana Dalam untuk Mengukur Aktivitas Mikroorganisme Tanah https://achmadnurhidayat.id/peneliti-swiss-celana-dalam-tanah https://achmadnurhidayat.id/peneliti-swiss-celana-dalam-tanah Hampir 1.000 orang dari 25 negara ambil bagian dalam eksperimen unik di Swiss dengan mengubur celana dalam katun di sekitar 1.000 lokasi untuk mempelajari aktivitas mikroorganisme tanah, dilansir dari Detik iNET.

Eksperimen ini melibatkan penguburan lebih dari 2.000 celana dalam katun dan sekitar 12.000 kantong teh, yang kemudian digali kembali setelah satu dan dua bulan untuk dianalisis tingkat penguraiannya.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Plants, People, Planet menunjukkan bahwa setelah satu bulan rata-rata 10% kain katun terurai, dan meningkat menjadi sekitar 50% setelah dua bulan, dengan variasi bergantung lokasi.

]]>
Setelah terkubur di dalam tanah selama dua bulan dan diuraikan oleh organisme tanah, sepasang pakaian dalam katun baru (kiri) menunjukkan tanda-tanda pembusukan yang jelas (kanan). Foto: Nicolas Zonvi. via Sciencedaily Sat, 29 Aug 2026 22:56:22 +0000 Alvin Wicaksono mikroorganisme tanah, eksperimen ilmiah, katun, aktivitas biologis, tanah
Prof Bambang Jelaskan Tantangan Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut https://achmadnurhidayat.id/tantangan-pemadaman-karhutla-gambut https://achmadnurhidayat.id/tantangan-pemadaman-karhutla-gambut Kebakaran hutan dan lahan gambut memiliki tantangan tersendiri karena bara api dapat tetap menyala di bawah permukaan walau api di atas tanah sudah padam, demikian dijelaskan oleh Prof Bambang Hero Saharjo dari IPB University.

Menurut Prof Bambang, kondisi gambut yang mudah mengering dan menyimpan bara api menyulitkan proses pemadaman karhutla. Bara yang tersisa di lapisan gambut dapat menyebabkan kebakaran kembali, terutama saat hujan belum turun dan lahan masih kering.

Gambut terbentuk dari akumulasi material organik dalam waktu lama dan menjadi bahan bakar efektif jika mengering, terutama saat terjadi kekeringan akibat fenomena El Nino yang menurunkan kelembapan dan meningkatkan risiko kebakaran.

]]>
Foto: ANTARA FOTO/Jessica Wuysang Sat, 29 Aug 2026 14:43:42 +0000 Mamat Sulaiman karhutla, lahan gambut, pemadaman api, prof bambang hero saharjo, ipb university
Penemuan Fosil Ankylosaurus Baru di Hokkaido Ungkap Pola Penyebaran Nodosaurid Asia https://achmadnurhidayat.id/penemuan-fosil-ankylosaurus-hokkaido https://achmadnurhidayat.id/penemuan-fosil-ankylosaurus-hokkaido Jepang memiliki ribuan fosil dinosaurus yang tersebar di 17 prefektur, dengan konsentrasi terbesar di Fukui. Selain itu, fosil juga ditemukan di Hokkaido, Iwate, Ishikawa, Gifu, Hyogo, dan Nagasaki, menurut data yang dikutip dari Detikcom. Salah satu penemuan signifikan terjadi di kota Yubari, Hokkaido, pada 2005, yaitu fosil dinosaurus berperisai dari kelompok ankylosaurus.

Fosil tersebut terdiri dari sebagian tengkorak, ruas tulang belakang, dan beberapa gigi. Awalnya, fosil ini diidentifikasi sebagai nodosaurid, namun status taksonominya belum jelas. Penelitian ulang oleh Shumpei Oyabu dari Universitas Hokkaido bersama tim dari Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat menggunakan teknologi pemindaian tiga dimensi untuk merekonstruksi bagian tengkorak yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Hasil penelitian mengklasifikasikan dinosaurus ini sebagai bagian dari subfamili nodosaurid dengan nama ilmiah Nipponopelta yezoensis. Analisis genetik menunjukkan bahwa spesies ini merupakan keturunan nodosaurid yang berasal dari Amerika Utara dan Eropa, berbeda dari nodosaurid yang sebelumnya ditemukan di Asia.

]]>
Nipponopelta yezoensis.Foto: TotalDino via Sci.News Sat, 29 Aug 2026 13:06:20 +0000 Daffa Nugroho fosil dinosaurus, ankylosaurus, nipponopelta yezoensis, hokkaido, nodosaurid, cretaceous, dinosaurus asia
Asap Karhutla Pengaruhi Warna Matahari Menjadi Merah di Kalimantan dan Sumatera https://achmadnurhidayat.id/asap-karhutla-warna-matahari-merah https://achmadnurhidayat.id/asap-karhutla-warna-matahari-merah Fenomena Matahari memerah terlihat di beberapa wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan, khususnya di Kalimantan dan Sumatera. Fenomena ini menarik perhatian masyarakat dan diyakini terkait dengan asap kebakaran.

Dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Dr Givo Alsepan, menjelaskan bahwa asap yang mengandung partikel aerosol dapat mengubah tampilan warna Matahari menjadi merah dan jingga. Hal ini terjadi karena asap bertindak sebagai filter optik alami yang menghamburkan dan menyerap sebagian cahaya Matahari.

"Sederhananya, asap bertindak seperti filter optik alami. Sebagian cahaya Matahari dihamburkan dan diserap oleh partikel asap, sehingga cahaya yang sampai ke mata kita relatif lebih kaya warna merah dan jingga," ujar Givo, dilansir dari laman IPB University pada Jumat (28/8/2026).

]]>
Asap karhutla di Kalimantan. Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan Sat, 29 Aug 2026 11:13:36 +0000 Irfandi Ramadhan karhutla, matahari merah, asap, kualitas udara, aerosol
Merapi meluncurkan awan panas guguran hingga 2.000 meter https://achmadnurhidayat.id/merapi-luncurkan-awan-panas-2000-meter https://achmadnurhidayat.id/merapi-luncurkan-awan-panas-2000-meter Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran (APG) sekitar 2.000 meter ke arah barat daya pada Sabtu pagi. Luncuran terjadi kurang dari 24 jam setelah kejadian serupa malam sebelumnya, tanpa hujan abu vulkanis, sementara semak lereng terbakar.

Dilansir dari Investor Daily, rekaman CCTV milik Badan Geologi melalui BPPTKG Yogyakarta menunjukkan guguran material dari kawasan puncak yang membentuk kepulan APG lalu bergerak menuruni lereng ke arah barat daya.

APG terjadi pukul 09.18 WIB dan mengarah ke hulu Kali Sat atau Kali Putih. Berdasarkan data pengamatan, APG memiliki amplitudo maksimum 31,9 milimeter dengan durasi 142,28 detik.

]]>
Merapi meluncurkan awan panas guguran hingga 2.000 meter Sat, 29 Aug 2026 10:17:12 +0000 Mamat Sulaiman gunung merapi, awan panas guguran, bpptkg, bpbd magelang, taman nasional gunung merapi, level iii siaga, kali sat
Trump mengusulkan perubahan nama samudra Atlantik dan Pasifik https://achmadnurhidayat.id/trump-usulkan-perubahan-nama-samudra https://achmadnurhidayat.id/trump-usulkan-perubahan-nama-samudra Presiden AS Donald Trump menyatakan ada kemungkinan mengubah nama samudra yang mengapit wilayah Amerika Serikat, yaitu Atlantik dan Pasifik, setelah ia membahas perlunya mengganti istilah perairan yang mengelilingi AS. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan CNN yang dilansir Detikcom pada Sabtu (29/8/2026).

Trump mengatakan AS telah memiliki “gulf” dan “lake”, sehingga diperlukan istilah “ocean” untuk kawasan samudra. Ia kemudian mengungkap kemungkinan penggantian nama Atlantik dan/atau Pasifik.

“Kita punya sebuah gulf (teluk, dari Teluk Meksiko ke Teluk Amerika-red) dan sekarang kita punya sebuah lake (danau, dari Danau Ontario ke Danau Amerika-red). Yang kita butuhkan sekarang hanyalah sebuah ocean (samudra),” ujar Trump dalam CNN yang dilansir Detikcom.

]]>
Potret Samudra Pasifik. (Foto: DW (News)) Sat, 29 Aug 2026 10:16:12 +0000 Daffa Nugroho trump, nama samudra, atlantik, pasifik, ungegn, iho, penamaan geografis, standardisasi internasional
Rusia Sukses Luncurkan Rudal Antarbenua Berkemampuan Nuklir dari Plesetsk https://achmadnurhidayat.id/rusia-luncurkan-rudal-antarbenua-plesetsk https://achmadnurhidayat.id/rusia-luncurkan-rudal-antarbenua-plesetsk Rusia mengumumkan keberhasilan peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat yang memiliki kemampuan nuklir dalam latihan militer pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Kosmodrom Plesetsk, wilayah Arkhangelsk, Rusia bagian barat laut.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa rudal tersebut berhasil mencapai target di area latihan Kura, Kamchatka, Rusia Timur Jauh. Peluncuran dilakukan dari sistem yang bersifat mobile, memungkinkan baterai peluncur berpindah ke lokasi terpencil sebelum peluncuran.

"Pasukan Rudal Strategis melatih prosedur pemindahan baterai peluncur rudal balistik antarbenua mobile ke lokasi terpencil, mempersiapkan dan melaksanakan peluncuran," kata Kementerian Pertahanan Rusia.

]]>
angka galeri Sat, 29 Aug 2026 05:09:49 +0000 Nadira Putri rudal antarbenua, rusia, kosmodrom plesetsk, latihan militer, kemampuan nuklir
Kebakaran Hutan Picu Lonjakan Arsenik Berbahaya di Sungai https://achmadnurhidayat.id/kebakaran-hutan-pemicu-lonjakan-arsenik-sungai https://achmadnurhidayat.id/kebakaran-hutan-pemicu-lonjakan-arsenik-sungai Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyimpan ancaman tersembunyi yang berdampak langsung pada kualitas air. Selain menyisakan kerusakan fisik lahan, abu, dan kabut asap, bencana tersebut memicu lonjakan kandungan arsenik beracun di aliran sungai.

Dampak tersembunyi karhutla ini terungkap lewat penelitian Jordan Willeford bersama timnya dari Departemen Environmental Sciences and Engineering University of North Carolina, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Tim riset menganalisis ratusan literatur hingga mengumpulkan 20 studi khusus yang mengukur tingkat konsentrasi arsenik di perairan Pasifik dan Eropa.

Bencana kebakaran menghancurkan vegetasi yang berfungsi menahan air dan menjaga stabilitas lereng. Kondisi tanah yang hangus menyebabkan penurunan daya serap air secara drastis, sehingga air hujan mengalir deras membawa endapan tanah serta abu menuju sungai.

]]>
Ilustrasi karhutla. Foto: Istimewa Sat, 29 Aug 2026 02:14:21 +0000 Daffa Nugroho kebakaran hutan, karhutla, pencemaran air, arsenik di sungai, dampal karhutla
Kemenag Gelar Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 dengan Fokus Riset dan Sains https://achmadnurhidayat.id/kemenag-olimpiade-madrasah-2026 https://achmadnurhidayat.id/kemenag-olimpiade-madrasah-2026 Kementerian Agama menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 mulai Agustus hingga November dengan dua bidang lomba, yaitu riset dan sains, yang melibatkan siswa madrasah tingkat MTs dan MA di seluruh Indonesia.

Bidang riset OMI menuntut peserta mengajukan proposal penelitian sesuai tiga ruang lingkup: Ekoteologi, Sustainable Development Goals (SDGs), dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional. Peserta bisa berlomba secara individu atau kelompok maksimal tiga orang.

Setiap madrasah maksimal mengirim lima proposal per ruang lingkup, dan setiap peserta atau kelompok hanya boleh mengajukan satu proposal. Proposal yang diajukan harus asli, belum pernah atau sedang diikutkan lomba lain, dan belum dalam proses penerbitan. Panitia melakukan pengecekan similarity maksimal 25 persen untuk menghindari plagiasi.

]]>
Ilustrasi OMI Kemenag 2026. Foto: Gemini AI Sat, 29 Aug 2026 01:33:50 +0000 Yunan Yanuar omi 2026, kemenag, olimpiade madrasah, riset, sains, madrasah, mts, ma
10 Negara Terkaya di Dunia Berdasarkan Nilai Sumber Daya Alam https://achmadnurhidayat.id/negara-terkaya-dunia-sumber-daya-alam https://achmadnurhidayat.id/negara-terkaya-dunia-sumber-daya-alam Banyak negara di dunia mengelola sumber daya alam bernilai tinggi seperti minyak bumi, batu bara, hingga emas. Berdasarkan perkiraan data dari sumber-sumber otoritatif seperti Bank Dunia, IMF, dan Administrasi Informasi Energi AS, terdapat 10 negara terkaya di dunia berdasarkan total nilai estimasi sumber daya alamnya.

  1. Rusia — Memiliki kekayaan sumber daya alam bernilai sekitar USD 75 triliun (Rp 1,5 juta triliun). Kekayaan utamanya mencakup batu bara, gas alam, minyak bumi, emas, kayu, dan mineral langka.
  2. Amerika Serikat — Berada di posisi kedua dengan estimasi nilai kekayaan sumber daya alam mencapai USD 45 triliun. Komoditas utamanya berasal dari batu bara, kayu, gas alam, emas, dan tembaga.
  3. Arab Saudi — Menempati peringkat ketiga dengan nilai sumber daya alam sebesar USD 34,4 triliun. Kekayaan utamanya bersumber dari cadangan gas dan minyak alam yang sangat melimpah.
  4. Kanada — Memiliki estimasi kekayaan sumber daya alam mencapai USD 33,2 triliun. Komoditas utama negara ini mencakup minyak bumi, uranium, kayu, gas alam, dan fosfat.
  5. Iran — Menempati urutan kelima dunia dengan nilai sumber daya alam sebesar USD 27,3 triliun. Kekayaan utamanya ditopang oleh sektor minyak dan gas alam.
  6. Republik Demokratik Kongo — Berada di posisi keenam dengan potensi nilai sumber daya alam sebesar USD 24 triliun. Kekayaannya ditopang komoditas berlian, emas, kobalt, dan tembaga.
  7. China — Berada di peringkat ketujuh dunia dengan estimasi nilai sumber daya alam mencapai USD 23 triliun. Komoditas utamanya meliputi batu bara, logam tanah langka, dan kayu.
  8. Brasil — Menduduki posisi kedelapan dengan kekayaan sumber daya alam sebesar USD 21,8 triliun. Komoditas utamanya terdiri dari emas, uranium, besi, dan minyak bumi.
  9. Australia — Memiliki potensi kekayaan sumber daya alam senilai USD 19,9 triliun. Kekayaan negara ini mencakup batu bara, kayu, tembaga, bijih besi, emas, dan uranium.
  10. Irak — Menutup daftar 10 besar dengan nilai sumber daya alam mencapai USD 15,9 triliun. Komoditas utamanya disokong oleh minyak bumi dan batuan fosfat.

Sebagai informasi tambahan, Indonesia masuk dalam top 20 negara terkaya di dunia dengan nilai sumber daya alam mencapai USD 6 triliun (sekitar Rp 106 ribu triliun) dari nikel, batu bara, emas, tembaga, minyak, dan gas bumi.

]]>
Foto: AFP/STR/Tambang Nikel di Halmahera. Sat, 29 Aug 2026 00:07:17 +0000 Irfandi Ramadhan negara terkaya, sumber daya alam, rusia, amerika serikat, iran, kekayaan tambang, minyak bumi
LandSpace Berhasil Mendaratkan Roket Zhuque 3 di Gansu China https://achmadnurhidayat.id/landspace-berhasil-mendaratkan-roket-zhuque-3-di-gansu-china https://achmadnurhidayat.id/landspace-berhasil-mendaratkan-roket-zhuque-3-di-gansu-china Perusahaan peluncuran roket asal China, LandSpace, berhasil mendaratkan kembali roket pendorong Zhuque-3 pada Rabu (19/8/2026). Pendaratan yang berlangsung di Provinsi Gansu tersebut menandai kemajuan signifikan China dalam mengembangkan teknologi roket pendorong kelas orbital yang dapat digunakan kembali, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Keberhasilan ini melengkapi uji coba sebelumnya pada Desember 2025 ketika LandSpace mencetak sejarah sebagai pihak pertama di China yang menguji roket yang dapat dipakai ulang. Meski pendorong tahap pertamanya sempat gagal melakukan pendaratan terkontrol saat itu, roket berhasil masuk ke orbit sesuai rencana.

China juga mencatat sejarah lewat uji coba roket pendorong Long March 12A pada Desember 2025 yang mengalami kegagalan pendaratan tahap pertama, serta pengujian sistem penangkap jaring pada platform laut mengapung untuk roket Long March 10B pada Juli 2026. Keberhasilan LandSpace kini membuktikan bahwa China menguasai dua metode pendaratan roket sekaligus, yaitu sistem landing legs berbasis darat dan jaring berbasis laut.

]]>
Roket Zhuque-3 Y2 meluncur dari zona percontohan inovasi antariksa komersial Dongfeng di China barat laut, 19 Agustus 2026. Foto: Wang Jiangbo/Xinhua) Fri, 28 Aug 2026 23:17:16 +0000 Irfandi Ramadhan landspace, zhuque-3, roket china, pendaratan roket, teknologi antariksa
Banjir Bandang di Nepal&Tibet Ungkap Risiko Pegunungan Tidak Stabil akibat Pemanasan Global https://achmadnurhidayat.id/banjir-bandang-nepal-tibet-pemanasan-global https://achmadnurhidayat.id/banjir-bandang-nepal-tibet-pemanasan-global Banjir bandang besar terjadi di perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu, 26 Agustus, akibat runtuhnya bagian gletser di Gunung Langtang Lirung, Himalaya, yang memicu longsoran es, batu, dan lumpur ke sungai hilir. Data satelit dan seismik mengindikasikan getaran setara magnitudo 5,2 berasal dari longsoran gletser, bukan gempa bumi, menurut US Geological Survey (USGS) yang dilansir dari Detik iNET. Para ilmuwan menilai pemanasan global melemahkan kestabilan pegunungan tinggi dengan mencairkan lapisan permafrost yang berfungsi merekatkan batuan di lereng gunung.

Dr Richard Waller, ahli geografi fisik dari Keele University, menggambarkan pegunungan tinggi sebagai batuan retak yang direkatkan oleh es.

"Ketika permafrost dan sambungan batuan yang dipenuhi es mencair, ada potensi terjadinya keruntuhan besar seperti ini," ujar Dr Richard Waller. Kondisi suhu tanah di sekitar lokasi mencapai titik tertinggi dalam dua tahun dua hari sebelum runtuhnya gletser, kata Dr Hamish Pritchard dari British Antarctic Survey.

]]>
Foto: Al Jazeera Fri, 28 Aug 2026 15:20:38 +0000 Yunan Yanuar banjir bandang, nepal, tibet, gletser, pemanasan global, himalaya, longsor, permafrost
Mahasiswa UMS Raih Medali Perak Ajang Inovasi Guangzhou China https://achmadnurhidayat.id/mahasiswa-ums-raih-perak-guangzhou https://achmadnurhidayat.id/mahasiswa-ums-raih-perak-guangzhou Dua mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta, Ariz Fantrio Larosa dan Muh Radjabani Umara Qalbian, meraih medali perak pada ajang 12th International Exhibition of Inventions di Guangzhou, China, pada 21-23 Agustus 2026, dilansir dari Detikcom.

Ariz dan Radjabani mengembangkan produk inovasi bernama Kercal, sebuah panel dinding prefebrikasi berbahan biomassa bulu ayam dan limbah cangkang telur. Material ini dirancang sebagai opsi konstruksi berkelanjutan yang mampu menyerap gelombang suara ruangan secara efektif.

Dosen pembimbing Suharyani ST MT menjelaskan bahwa gagasan pengolahan material bermula dari keprihatinan atas penumpukan limbah harian yang belum termanfaatkan secara maksimal di lingkungan sekitar.

]]>
Mahasiswa UMS raih prestasi di China lewat inovasi dinding ramah lingkungan dari bulu ayam dan cangkang telur. Foto: Universitas Muhammadiyah Surakarta Fri, 28 Aug 2026 13:37:18 +0000 Irfandi Ramadhan ums, inovasi dinding kercal, medali perak guangzhou, inovasi limbah bulu ayam, cangkang telur
BRIN Kaji Tepung Singkong Pemadam Karhutla https://achmadnurhidayat.id/brin-kaji-tepung-singkong-pemadam-karhutla https://achmadnurhidayat.id/brin-kaji-tepung-singkong-pemadam-karhutla Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang melakukan kajian mendalam terkait penggunaan tepung berbahan dasar singkong sebagai alternatif bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan hal tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (28/8/2026), dilansir dari Investor Daily. Arif Satria menjelaskan bahwa secara teori ilmiah, penggunaan tepung singkong untuk memadamkan api tergolong masuk akal.

Penilaian tersebut didapatkan setelah para ahli kimia molekuler di BRIN melakukan analisis awal terhadap inovasi yang sebelumnya dipraktikkan dalam skala kecil. "Secara saintifik sebenarnya itu hal yang masuk akal, sesuatu yang bisa. Nah sehingga sekarang begitu saya mendapat berita itu kemudian kita lakukan kajian secara teoritik, para ahli kimia molekuler yang ada di BRIN melakukan kajian dan langsung disampaikan bahwa memang itu secara teoritik betul," kata Arif Satria, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Meskipun dasar teorinya telah tervalidasi, penerapan teknologi ini belum bisa langsung digunakan untuk menangani kebakaran lahan dalam area yang luas. BRIN bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kini tengah menyiapkan serangkaian uji coba guna menguji formulasi serta efektivitasnya dalam berbagai tingkat skala kebakaran.

]]>
laboratorium kimia penelitian sains (Foto: Cdn0-production-images-kly) Fri, 28 Aug 2026 13:08:27 +0000 Alya Rahmawati brin, karhutla, tepung singkong, arif satria, polri, pemadam kebakaran
Muhammad Ihsan Raih Tiga Medali di International Earth Science Olympiad 2026 di Italia https://achmadnurhidayat.id/muhammad-ihsan-raih-medali-ieso https://achmadnurhidayat.id/muhammad-ihsan-raih-medali-ieso Siswa MAN Insan Cendekia Serpong, Muhammad Ihsan, berhasil meraih tiga medali pada International Earth Science Olympiad (IESO) 2026 yang diselenggarakan di Turin, Italia, pada 20-27 Agustus 2026, dilansir dari Detikcom.

Ihsan memperoleh Silver Medal di kategori International Team Field Investigation (ITFI) dan dua Bronze Medal di kategori Earth System Project (ESP) dan Individual Test.

Kepala MAN Insan Cendekia Serpong, Hilal Najmi, menyampaikan bahwa Ihsan merupakan bagian dari tim Indonesia yang bersaing dengan 34 tim dari negara lain.

]]>
Ihsan, siswa MAN IC Serpong peraih medali di IESO 2026. Foto: Kemenag Fri, 28 Aug 2026 12:47:52 +0000 Mamat Sulaiman muhammad ihsan, man insan cendekia serpong, international earth science olympiad, ieso 2026, medali sains
Ilmuwan Pertahankan Otak Mini Manusia Hidup Lebih dari 5 Tahun di Laboratorium https://achmadnurhidayat.id/ilmuwan-otak-mini-hidup-lima-tahun https://achmadnurhidayat.id/ilmuwan-otak-mini-hidup-lima-tahun Peneliti dari Universitas Harvard dan Broad Institute di Massachusetts berhasil menjaga sebuah otak mini manusia tetap hidup selama lebih dari lima tahun di laboratorium, mencatatkan rekor masa hidup terpanjang untuk organoid otak manusia. Organoid otak adalah kumpulan sel saraf tiga dimensi yang direkayasa untuk meniru fungsi otak asli, biasanya hanya mampu bertahan beberapa minggu hingga bulan. Meskipun berukuran sangat kecil, organoid ini menunjukkan kesadaran dan memiliki ingatan tentang usianya sendiri, sebuah fenomena yang menandai kemajuan signifikan dalam penelitian otak.

Rekor sebelumnya bertahan selama 694 hari, namun beberapa organoid kini telah berusia hingga tujuh tahun di laboratorium tersebut. Hal ini membuka peluang baru untuk memahami perkembangan dan pematangan jaringan otak manusia di luar tubuh.

Proses penelitian menunjukkan bahwa neuron dalam organoid mengalami pematangan, diikuti dengan pembentukan glia yang melindungi neuron. Peneliti juga melakukan transplantasi neuron dari organoid tua ke organoid muda untuk mengamati perkembangan dan interaksi jaringan saraf secara lebih rinci.

]]>
Ilustrasi otak. Foto: Mayapada Hospital Fri, 28 Aug 2026 10:37:16 +0000 Alya Rahmawati otak mini, organoid otak, penelitian harvard, neuron, perkembangan otak
Pemicu Bencana Banjir Bandang di Nepal Terkuak dari Himalaya https://achmadnurhidayat.id/pemicu-bencana-banjir-bandang-nepal-terkuak https://achmadnurhidayat.id/pemicu-bencana-banjir-bandang-nepal-terkuak Bencana banjir mematikan yang menerjang wilayah Nepal berawal dari peristiwa geofisika masif di kawasan Pegunungan Himalaya. Fenomena alam ini memicu reaksi berantai yang menghancurkan area pemukiman di bawahnya, seperti dilansir dari Detik iNET. Pakar dari Lamont-Doherty Earth Observatory Columbia University, Goran Ekstrom, menjelaskan bahwa tanah longsor di celah pegunungan menyapu daratan beserta gletser es di atasnya pada siang hari.

Runtuhan batu tersebut menghasilkan energi dan panas tinggi yang mencairkan gletser secara mendadak. Dahsyatnya peristiwa ini memancarkan energi yang setara dengan gempa bumi bermagnitudo 5,2. Getaran getarannya bahkan terekam pada instrumen seismograf di berbagai penjuru dunia.

Material gabungan berupa air, es, serta puing reruntuhan meluncur cepat menuju lembah. Ekstrom memperkirakan ketinggian banjir mencapai 40 hingga 49 meter dengan kecepatan luncuran mendekati 70 kilometer per jam.

]]>
Bencana banjir bandang di Nepal. Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar Fri, 28 Aug 2026 10:08:25 +0000 Alvin Wicaksono banjir nepal, bencana himalaya, longsor gletser, perubahan iklim, dampak danau gletser
Memahami Karhutla Lewat Kearifan Api Masyarakat Dayak Iban https://achmadnurhidayat.id/memahami-karhutla-kearifan-api-dayak-iban https://achmadnurhidayat.id/memahami-karhutla-kearifan-api-dayak-iban Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia terus menjadi isu lingkungan yang menyita perhatian publik. Namun, sudut pandang berbeda ditawarkan oleh Prof Endah Sulistyawati, guru besar dari kelompok keahlian Teknologi Kehutanan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB). Menurutnya, pemahaman terhadap fenomena api tidak boleh hanya terbatas pada ada atau tidaknya area lahan yang terbakar.

Konteks penggunaan, tujuan, skala pengelolaan, teknik pengendalian, hingga kondisi lanskap di sekitar area pembakaran menjadi variabel krusial yang harus dicermati. Pelajaran berharga tersebut dipetik Prof Endah saat melakukan kunjungan lapangan dan berinteraksi langsung dengan komunitas Dayak Iban Menua Sungai Utik di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Tradisi Swidden Agriculture dan Pengendalian Ketat

Masyarakat adat Dayak Iban di Sungai Utik telah lama menjalankan praktik peladangan gulir balik atau swidden agriculture yang diwariskan secara turun-temurun lintas generasi. Bagi mereka, elemen api bukanlah sarana perusakan, melainkan bagian dari tahapan terencana untuk mempersiapkan lahan pertanian. Penggunaan api ini tidak berdiri sendiri, melainkan terikat kuat dalam sistem kelola lahan yang mencakup pengetahuan lokal, aturan sosial, teknik pengendalian, serta pemahaman mendalam terhadap kondisi lingkungan sekitar.

]]>
Gambaran sistem gulir balik komunitas Dayak Iban Sungai Utik. Foto: ITB Fri, 28 Aug 2026 08:11:21 +0000 Alvin Wicaksono karhutla, dayak iban, itb, endah sulistyawati, swidden agriculture, kearifan lokal, kapuas hulu
China Cegah Potensi Banjir Bandang Susulan di Perbatasan Nepal https://achmadnurhidayat.id/china-cegah-potensi-banjir-susulan-perbatasan-nepal https://achmadnurhidayat.id/china-cegah-potensi-banjir-susulan-perbatasan-nepal Ancaman banjir di kawasan perbatasan Tibet dan Nepal masih mengintai pascabencana banjir bandang akibat runtuhnya gletser. Dilansir dari Detik iNET, para ilmuwan dan tim penyelamat kini memfokuskan perhatian pada danau bendungan alami yang terbentuk dari tumpukan material es, batu, serta longsoran.

Pemerintah China mengerahkan tim teknik beranggotakan delapan orang untuk melakukan survei udara dan pemodelan tiga dimensi. Langkah cepat ini diambil guna mengurangi potensi jebolnya bendungan alami yang dapat memicu banjir susulan di hilir.

Material batu dan es dalam jumlah besar sebelumnya membendung aliran sungai hingga menciptakan danau alami tersebut. Berbeda dari bendungan buatan yang memiliki penampung dan pintu air terkontrol, bendungan alami sangat rentan terkikis atau runtuh saat tekanan air terus meningkat.

]]>
Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar Fri, 28 Aug 2026 08:03:21 +0000 Alya Rahmawati banjir perbatasan china nepal, danau bendungan alami, runtuhan gletser himalaya, bencana perbatasan tibet nepal, glacial lake outburst flood
Longsoran Es Besar Terjadi di Kawasan Langtang Lirung Nepal https://achmadnurhidayat.id/longsoran-es-besar-langtang-lirung https://achmadnurhidayat.id/longsoran-es-besar-langtang-lirung Sebuah rekaman yang diyakini memperlihatkan longsoran es dan salju di kawasan Langtang Lirung, Nepal, tersebar di media sosial setelah bencana besar terjadi pada 26 Agustus 2026 di perbatasan Nepal-China, dilansir dari Detik iNET.

Video tersebut diklaim direkam secara tidak sengaja oleh seorang fotografer asal China yang tengah melakukan pemotretan di pegunungan saat material es dan salju meluncur dalam jumlah besar. Namun, identitas fotografer, lokasi tepat pengambilan video, dan apakah ini fase awal bencana masih perlu diverifikasi.

Bencana ini berhubungan dengan keruntuhan material es dan batu di sekitar puncak Langtang Lirung yang tingginya sekitar 7.227 meter. Material longsor meluncur ke lembah dan berubah menjadi aliran debris yang membawa campuran air, lumpur, dan batu, sehingga menyebabkan kerusakan besar pada permukiman dan infrastruktur di bawahnya.

]]>
Ngeri! Fotografer Rekam Detik-detik Longsor Salju Nepal Foto: via REUTERS/CHINA DAILY Fri, 28 Aug 2026 07:15:38 +0000 Daffa Nugroho longsoran es, langtang lirung, nepal, bencana alam, gletser himalaya
MIT Geser Harvard dalam Peringkat Pendidikan Digital THE 2026 https://achmadnurhidayat.id/mit-geser-harvard-peringkat-pendidikan-digital-2026 https://achmadnurhidayat.id/mit-geser-harvard-peringkat-pendidikan-digital-2026 Kebutuhan industri teknologi global mendongkrak popularitas sektor pendidikan digital dalam beberapa tahun terakhir. Pergeseran ini memicu permintaan tinggi pada berbagai profesi, mulai dari web developer, user experience (UX) designer, hingga multimedia artist dan animator. Selain jalur teknis, posisi manajerial seperti social media manager dan Digital Marketing Specialist turut diburu perusahaan.

Times Higher Education (THE) merespons dinamika tersebut dengan merilis daftar kampus Bereputasi tinggi di bidang pendidikan digital, kewirausahaan, serta teknologi. Pemeringkatan tahunan yang berjalan sejak 2021 ini disusun oleh Emerging, lembaga konsultan asal Prancis mitra THE. Penilaian tahun ini melibatkan 2.000 responden dari kalangan profesional muda, pendiri startup, dan eksekutif korporat, dilansir dari Detikcom.

Para responden memilih maksimal 15 dari 1.000 perguruan tinggi yang dinilai paling unggul pada empat kategori utama. Kategori tersebut meliputi ilmu komputer, sains data, kewirausahaan digital, serta transformasi digital, dengan dukungan data tambahan dari Crunchbase.

]]>
Foto aerial kampus MIT, AS. Foto: Dok MIT Fri, 28 Aug 2026 06:04:30 +0000 Mamat Sulaiman pendidikan digital, universitas terbaik, mit, harvard, times higher education 2026
Gletser Himalaya Runtuh Pemicu Banjir Bandang Nepal https://achmadnurhidayat.id/gletser-himalaya-runtuh-pemicu-banjir-nepal https://achmadnurhidayat.id/gletser-himalaya-runtuh-pemicu-banjir-nepal Bencana banjir bandang yang menerjang Nepal dipastikan terpicu oleh runtuhnya gletser, seperti dilansir dari Detikcom. Klarifikasi resmi dari US Geological Survey (USGS) ini mematahkan dugaan awal yang menyebutkan guncangan gempa bumi di perbatasan Nepal-Tibet sebagai penyebab utama tanah longsor.

Fenomena runtuhnya es ini telah diprediksi oleh kalangan ilmuwan kawasan luar negeri. Pelepasan massa es besar tersebut berkaitan erat dengan fenomena pemanasan global yang melanda wilayah Himalaya.

Kawasan Hindu Kush Himalaya, termasuk wilayah Nepal, mengalami laju pemanasan suhu yang terbilang sangat cepat. Riset terbaru mencatat kecepatan pelelehan gletser di area tersebut meningkat dua kali lipat sejak tahun 2000. Kondisi ini mengancam keselamatan hampir 2 juta penduduk di wilayah hilir.

]]>
Foto Satelit Before-After Banjir Nepal. Foto: Vantor Fri, 28 Aug 2026 05:15:21 +0000 Alvin Wicaksono banjir bandang nepal, gletser himalaya runtuh, perubahan iklim, usgs nepal, pemanasan global
Kehidupan Unik Nelayan dan Kobra Hutan di Pulau Musambwa Uganda https://achmadnurhidayat.id/kehidupan-unik-nelayan-kobra-hutan-pulau-musambwa https://achmadnurhidayat.id/kehidupan-unik-nelayan-kobra-hutan-pulau-musambwa Penghuni Pulau Musambwa di Danau Victoria, Uganda, menjalani pola hidup yang sangat terisolasi sekaligus unik. Komunitas kecil nelayan ini mendiami daratan seluas tiga lapangan sepak bola bersama populasi ular kobra hutan yang sangat berbisa. Meskipun kobra hutan (Naja melanoleuca) berkeliaran bebas di sekitar permukiman, belum ada laporan gigitan berakibat fatal selama puluhan tahun.

Keterangan tersebut dikutip dari Detik iNET yang melansir liputan BBC. Sekitar 100 nelayan dari etnis Baganda menganggap kawanan reptil tersebut sebagai makhluk suci. Warga lokal memberlakukan aturan ketat yang melarang tindakan melukai atau membunuh ular di kawasan pulau.

Para nelayan setempat meyakini bahwa populasi kobra memahami keberadaan manusia bukan sebagai ancaman. Rasa saling menghormati ini menciptakan kondisi tanpa permusuhan di antara kedua pihak.

]]>
Ular kobra Afrika. Foto: BBC Fri, 28 Aug 2026 04:52:21 +0000 Daffa Nugroho pulau musambwa, kobra hutan uganda, pulau ular uganda, tradisi nelayan baganda, ekosistem danau victoria
Kemenag Buka Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 https://achmadnurhidayat.id/kemenag-buka-pendaftaran-olimpiade-madrasah-indonesia-2026 https://achmadnurhidayat.id/kemenag-buka-pendaftaran-olimpiade-madrasah-indonesia-2026 Kementerian Agama membuka pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat kabupaten/kota hingga 2 September mendatang. Dikutip dari Detikcom, ajang kompetisi pelajar ini menguji kemampuan siswa pada bidang sains dan riset.

Kompetisi OMI 2026 memfasilitasi pelajar dari jenjang MI/SD/sederajat, MTs/SMP/sederajat, hingga MA/SMA/sederajat. Seluruh tahapan pelaksanaan mengacu pada Petunjuk Teknis Pelaksanaan OMI Tahun 2026 yang diterbitkan penyelenggara.

Kompetisi terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni Bidang Sains dan Bidang Riset. Setiap kelompok jenjang pendidikan memiliki cabang kompetisi tersendiri.

]]>
Ilustrasi madrasah. Foto: A.Prasetia/detikcom Fri, 28 Aug 2026 04:48:24 +0000 Alya Rahmawati olimpiade madrasah indonesia 2026, omi kemenag 2026, pendaftaran omi 2026, syarat omi 2026, jadwal omi 2026
Link Pendaftaran OMI Kemenag 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Syarat Peserta https://achmadnurhidayat.id/link-pendaftaran-omi-kemenag-2026-lengkap-dengan-jadwal-dan-syarat-peserta https://achmadnurhidayat.id/link-pendaftaran-omi-kemenag-2026-lengkap-dengan-jadwal-dan-syarat-peserta Peserta yang ingin mengikuti kompetisi perlu memperhatikan jadwal OMI 2026, syarat peserta, bidang lomba, dokumen pendaftaran, serta mekanisme masing-masing jalur. Untuk memperoleh informasi terbaru, peserta dan madrasah disarankan terus memantau laman resmi OMI Kemenag.

]]>
Link Pendaftaran OMI Kemenag 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Syarat Peserta Fri, 28 Aug 2026 04:04:24 +0000 Yunan Yanuar omi kemenag 2026, pendaftaran omi 2026, olimpiade madrasah indonesia
Analisis Satelit Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Perbatasan Nepal Tibet https://achmadnurhidayat.id/analisis-satelit-penyebab-banjir-nepal-tibet https://achmadnurhidayat.id/analisis-satelit-penyebab-banjir-nepal-tibet Bencana banjir dahsyat melanda wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu waktu setempat hingga menewaskan ratusan orang serta menyebabkan ratusan warga dan peziarah hilang, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Hasil pengamatan citra satelit awal dari Nepal sempat terhalang awan dan debu material reruntuhan, namun memperlihatkan sebagian gletser di puncak Langtang Lirung dekat perbatasan Tibet telah patah dan runtuh. Pengamatan lanjutan pada citra satelit yang lebih jelas mengonfirmasi bahwa batuan dasar di bawah gletser mengalami keruntuhan masif yang menyeret bongkahan es raksasa serta melontarkan batu-batu besar ke dasar lembah.

Pakar geomorfologi dari University of Calgary memaparkan analisisnya mengenai temuan pada citra satelit di kawasan bencana tersebut.

"Citra tersebut memperlihatkan keseluruhan area secara gamblang dan kami bisa melihat bahwa tampaknya bukan gletser ini saja yang runtuh, melainkan bongkahan batuan dasar yang jauh lebih besar dari lereng gunung itu sendiri ikut longsor," ujar Shugar, profesor madya di University of Calgary. Pergeseran batuan dasar tersebut membawa dampak kehancuran yang sangat masif bagi pemukiman warga di sekitar lereng pegunungan.

]]>
Foto before after banjir dahsyat Nepal. Foto: CopernicusEU Fri, 28 Aug 2026 03:50:18 +0000 Mamat Sulaiman banjir nepal, gletser runtuh, citra satelit nepal, banjir tibet, perubahan iklim, sungai trishuli
Tim Komando Poltekba Raih Juara 1 Innovation Harvest 2026 https://achmadnurhidayat.id/tim-komando-poltekba-juara-innovation-harvest https://achmadnurhidayat.id/tim-komando-poltekba-juara-innovation-harvest Tim Komando dari Politeknik Negeri Balikpapan menyabet gelar Juara 1 kompetisi Innovation Harvest 2026 berkat gagasan SIGAP TAMBANG, sebuah sistem kecerdasan buatan dan Internet of Things (AI-IoT) untuk memitigasi risiko longsor pada tambang batubara terbuka, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Senin (24/8/2026).

Sistem mitigasi bencana longsor pada highwall tersebut berhasil mengungguli lebih dari 140 pendaftar perguruan tinggi se-Indonesia setelah melewati tahap seleksi proposal hingga menyisihkan enam tim finalis di babak akhir.

Ajang kompetisi yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ESDM Goes to Campus 2026 Subsektor Minerba ini mengusung tema "Building Future Mining Generation through Good Mining Practice" untuk menjawab tantangan operasional pertambangan di Kalimantan Selatan.

]]>
ilustrasi maket tambang batubara terbuka (Foto: Unsplash) Fri, 28 Aug 2026 03:34:13 +0000 Daffa Nugroho politeknik negeri balikpapan, innovation harvest 2026, sigap tambang, ai iot tambang, good mining practice, kementrian esdm
Kemenag Buka Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 https://achmadnurhidayat.id/kemenag-buka-pendaftaran-olimpiade-madrasah-2026 https://achmadnurhidayat.id/kemenag-buka-pendaftaran-olimpiade-madrasah-2026 Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Bidang Sains dan Riset secara daring secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan hingga nasional. Pendaftaran Bidang Riset dimulai pada 22 Agustus hingga 2 September 2026, sementara pendaftaran Bidang Sains dibuka pada 27 Agustus sampai 2 September 2026.

Penyelenggaraan ajang nasional yang mengabungkan kompetisi akademik dan penguatan integritas ini berlandaskan pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026. Ajang tersebut merupakan hasil penggabungan dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES).

Proses pendaftaran dilakukan secara daring oleh pihak sekolah melalui portal resmi OMI. Pihak sekolah bertugas membuat akun lembaga, mengisi formulir pendaftaran siswa, serta mengunggah dokumen persyaratannya. Khusus peserta Bidang Riset, pengunggahan proposal penelitian dilakukan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

]]>
ruang laboratorium sains madrasah (Foto: Man2kotamalang) Fri, 28 Aug 2026 02:32:14 +0000 Alya Rahmawati omi 2026, olimpiade madrasah indonesia, kemenag, pendaftaran omi, sains dan riset
Peneliti Temukan Benda Cair di Permukaan Pluto https://achmadnurhidayat.id/peneliti-temukan-benda-cair-pluto https://achmadnurhidayat.id/peneliti-temukan-benda-cair-pluto Pluto dikenal sebagai salah satu benda luar angkasa yang menyimpan jutaan misteri bagi para ahli astronomi. Permukaan planet katai tersebut sangatlah dingin, mencapai minus 236 derajat Celsius. Namun, di tengah suhu yang ekstrem tersebut, para peneliti justru menemukan adanya benda cair.

Dilansir dari Detikcom, indikasi keberadaan cairan ini terungkap berkat pengamatan guratan mirip jejak lelehan es di Greenland.

Fakta unik itu ditemukan oleh Alan Stern yang memimpin misi New Horizons milik NASA pada 2015 lalu. Foto jarak dekat yang diambilnya menjadi satu-satunya dokumentasi visual berharga dari Pluto.

]]>
Pluto. Foto: NASA Fri, 28 Aug 2026 01:08:28 +0000 Mamat Sulaiman pluto, benda cair pluto, nitrogen cair pluto, alan stern, new horizons
Jepang Kembangkan Alat Pemadam Api Ramah Lingkungan untuk Karhutla https://achmadnurhidayat.id/jepang-kembangkan-alat-pemadam-api https://achmadnurhidayat.id/jepang-kembangkan-alat-pemadam-api Jepang mengembangkan alat pemadam api ramah lingkungan untuk memerangi kebakaran hutan dan lahan yang parah, dengan penggunaan air yang lebih sedikit. Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana (FDMA) mencatat lebih dari 5.200 hektare lahan di Jepang utara terbakar pada awal 2025, kebakaran terbesar dalam tiga dekade terakhir, menurut BBC. Negara ini menghadapi keringnya cuaca dan banyaknya daun kering sebagai pemicu kebakaran, sehingga inovasi bahan pemadam ramah lingkungan sangat penting.

Pada 2007, produsen sabun di Kitakyushu, Prefektur Fukuoka, bekerja sama dengan peneliti dan pemerintah menghasilkan busa pemadam kebakaran berbasis sabun pertama di dunia, dilansir dari laman The Government of Japan.

Busa ini dibuat dari surfaktan alami berbahan nabati dan mikroorganisme yang cepat terurai secara hayati, sehingga dampak lingkungan sangat berkurang. Keunggulan busa ini adalah penggunaan air jauh lebih sedikit dibandingkan pemadaman dengan air biasa.

]]>
Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon/Kebakaran di Otsuchi, Perfektur Iwate, Jepang pada 25 April 2026. Fri, 28 Aug 2026 00:15:28 +0000 Yunan Yanuar jepang, pemadam api, kebakaran hutan, busa sabun, ramah lingkungan
Fenomena Gerhana Bulan Sebagian dan Aurora Hiasi Langit Agustus 2026 https://achmadnurhidayat.id/gerhana-bulan-sebagian-dan-aurora-agustus-2026 https://achmadnurhidayat.id/gerhana-bulan-sebagian-dan-aurora-agustus-2026 Langit Amerika Utara berpotensi menghadirkan dua fenomena astronomi langka secara bersamaan pada malam 27 hingga 28 Agustus 2026. Seperti dilansir dari Detik iNET, peristiwa gerhana Bulan sebagian yang sangat dalam akan berlangsung berdampingan dengan potensi kemunculan aurora akibat badai geomagnetik.

Dua peristiwa ini terjadi hampir serentak tanpa saling berhubungan secara langsung. Piringan Bulan akan memasuki bayangan Bumi, sementara aktivitas partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari meningkatkan kerapatan medan magnetosfer planet kita.

Peluang hadirnya aurora tersebut dipicu oleh lonjakan aktivitas Matahari dalam beberapa hari terakhir. Kehadiran lubang korona (coronal hole) yang mengarah ke Bumi memicu aliran angin Matahari berkecepatan tinggi. Selain itu, terjadi pula lontaran massa korona (CME) serta semburan dari bintik Matahari 4513, termasuk flare berkategori M6.89.

]]>
Ilustrasi aurora. Foto: TripAdvisor Thu, 27 Aug 2026 23:27:20 +0000 Alya Rahmawati gerhana bulan sebagian, badai geomagnetik, fenomena aurora, astronomi 2026, nasa
Ahli Geologi China Temukan Potensi Deposit Emas Raksasa di Hunan https://achmadnurhidayat.id/potensi-deposit-emas-raksasa-hunan-china https://achmadnurhidayat.id/potensi-deposit-emas-raksasa-hunan-china Potensi deposit emas raksasa teridentifikasi di bawah ladang emas Wangu, Kabupaten Pingjiang, Provinsi Hunan. Perkiraan terbaru menunjukkan kawasan tersebut dapat menyimpan cadangan lebih dari 1.000 ton emas, sebagaimana dikutip dari Detik iNET.

Kawasan eksplorasi di Wangu memetakan lebih dari 40 urat bijih emas hingga kedalaman 3.000 meter. Peneliti mengidentifikasi sekitar 300 ton cadangan emas pada kedalaman 2.000 meter, sebelum pemodelan geologi tiga dimensi memperkirakan volumenya melampaui 1.000 ton pada kedalaman yang lebih dalam.

Kadar emas pada sejumlah sampel batuan tergolong sangat tinggi. Pengujian pada salah satu inti pengeboran mencatatkan kandungan mencapai 138 gram emas per ton bijih.

]]>
Foto: via IFL Science Thu, 27 Aug 2026 22:52:19 +0000 Yunan Yanuar deposit emas raksasa, tambang emas china, geologi hunan, cadangan emas wangu, eksplorasi emas
BRIN Gandeng Industri Komersialisasikan Teknologi Air Bersih https://achmadnurhidayat.id/brin-gandeng-industri-komersialisasi-teknologi https://achmadnurhidayat.id/brin-gandeng-industri-komersialisasi-teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka peluang kerja sama bagi sektor industri untuk memproduksi dan memasarkannya secara massal berbagai hasil riset inovasi teknologi, khususnya di bidang pengelolaan air, Kamis (27/8/2026).

Langkah penawaran lisensi teknologi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BRIN Arif Satria dalam acara BRIN Goes To Industry 6 di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Sarwono Prawirohardjo BRIN, Jakarta, seperti dilansir dari Detikcom.

"Siapa saja (industri) yang tertarik, bisa mendapatkan lisensi dari BRIN untuk memproduksi (inovasi/teknologi) secara massal, karena BRIN tidak punya kewenangan untuk memproduksi secara massal," ungkap Arif Satria, Kepala BRIN.

]]>
Kepala BRIN, Arif Satria bersama para mitra industri BRIN. Foto: Devita Savitri/detikEdu Thu, 27 Aug 2026 12:47:20 +0000 Daffa Nugroho brin, arif satria, brin goes to industry, teknologi air, desalinasi air laut, air bersih
Aplikasi AI EASE Dongkrak Nilai Matematika Ribuan Siswa Hong Kong https://achmadnurhidayat.id/aplikasi-ai-ease-dongkrak-nilai-matematika-siswa https://achmadnurhidayat.id/aplikasi-ai-ease-dongkrak-nilai-matematika-siswa Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan menunjukkan hasil yang positif. Dilansir dari Detikcom, platform AI bernama EASE berhasil meningkatkan performa akademik serta kebiasaan belajar siswa di Hong Kong. Pengembangan EASE dilakukan oleh tim riset pimpinan Prof Yan Zi dari Education University of Hong Kong (EdUHK) pada 2024.

Aplikasi ini difokuskan untuk mengajar mata pelajaran matematika. EASE diposisikan sebagai asisten pendukung yang memberikan asesmen individual dan mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa. Layanan yang disediakan mencakup saran alur belajar personal, analisis eror, penilaian otomatis, real time feedback, hingga laporan belajar.

Hasil riset EdUHK yang melibatkan 2.200 siswa sekolah dasar dan menengah sejak Juni 2025 memperlihatkan dampak yang cukup signifikan.

]]>
Ilustrasi belajar matematika. Foto: Getty Images/travelism Thu, 27 Aug 2026 11:07:21 +0000 Mamat Sulaiman ai matematika, ease eduhk, teknologi pendidikan, kecerdasan buatan sekolah, matematika hong kong
BRIN dan Polri Kaji Pemanfaatan Tepung Ubi Singkong untuk Pemadaman Karhutla https://achmadnurhidayat.id/brin-polri-kaji-tepung-ubi https://achmadnurhidayat.id/brin-polri-kaji-tepung-ubi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sedang mengkaji penggunaan tepung ubi singkong sebagai bahan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada tahap awal kebakaran, seperti yang disampaikan dalam rapat koordinasi di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (24/8/2026), dilansir dari Detikcom.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyebut tepung ubi singkong berpotensi menjadi alternatif untuk pencegahan dan pemadaman api, dengan bukti nyata dari anggota Babinsa di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Kepala BRIN Arif Satria mengonfirmasi adanya praktik nyata tersebut dan menyatakan bahwa BRIN tengah melakukan kajian untuk memastikan efektivitas tepung singkong dalam pemadaman api.

]]>
Foto: ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI Thu, 27 Aug 2026 10:39:32 +0000 Irfandi Ramadhan brin, polri, tepung ubi singkong, pemadaman api, kebakaran hutan dan lahan
Banjir Bandang di Perbatasan Tibet&Nepal Sebabkan 157 Orang Tewas https://achmadnurhidayat.id/banjir-bandang-tibet-nepal-tewas https://achmadnurhidayat.id/banjir-bandang-tibet-nepal-tewas Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (26/8) di wilayah perbatasan Tibet-Nepal menyebabkan sebanyak 1.500 orang dinyatakan hilang dan 157 orang tewas hingga Kamis (27/8) pukul 12.01 waktu setempat, dilansir dari Detikcom.

Gelombang banjir awal berasal dari Sungai Lhende Khola di Tibet yang kemudian menyusuri Sungai Trishuli di Nepal. Ketinggian air naik hingga sembilan meter dalam 30 menit, menghantam wilayah distrik Nuwakot dan Dhading, merusak rumah, jalan, dan berbagai infrastruktur penting.

Banjir ini mengejutkan pejabat setempat karena tidak terjadi hujan pada hari kejadian. Diduga, bencana ini dipicu oleh runtuhan gletser di Pegunungan Himalaya yang menyebabkan air mengalir deras ke hilir, menurut laporan AlJazeera.

]]>
Lumpur Tutupi Permukiman Usai Banjir Bandang di Nepal Kamis (27/8). (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar) Thu, 27 Aug 2026 09:35:32 +0000 Irfandi Ramadhan banjir bandang, nepal, tibet, gletser, krisis iklim
BRIN Kaji Penggunaan Pati Singkong untuk Pemadam Karhutla https://achmadnurhidayat.id/brin-kaji-pati-singkong-pemadam-karhutla https://achmadnurhidayat.id/brin-kaji-pati-singkong-pemadam-karhutla Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah melakukan kajian mendalam terkait efektivitas penggunaan bahan berbasis pati singkong serta material kimia lainnya untuk membantu teknologi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dilansir dari Detikcom pada Kamis (27/8/2026).

Kepala BRIN Prof Arif Satria menyampaikan penegasan tersebut dalam acara BRIN Goes To Industry 6 di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Sarwono Prawirohardjo BRIN, Jakarta. Riset difokuskan pada uji efektivitas serta penentuan komponen pendukung untuk penggunaan skala besar.

"Ternyata BRIN sudah melakukan kajian bahwa singkong memungkinkan itu menjadi pemadam. Tapi bagaimana? Untuk skala besar, komponennya apa saja, ini sekarang sudah dilakukan riset, track rate hal ini," tutur Arif Satria, Kepala BRIN.

]]>
Foto: Devita Savitri/detikcom Thu, 27 Aug 2026 08:39:19 +0000 Daffa Nugroho brin, pati singkong, karhutla, pemadam kebakaran, riset brin
Longsoran Batu dan Es Pemicu Utama Banjir Bandang di Nepal https://achmadnurhidayat.id/longsoran-batu-es-pemicu-banjir-nepal https://achmadnurhidayat.id/longsoran-batu-es-pemicu-banjir-nepal Runtuhan batuan dan es dari lereng Pegunungan Himalaya teridentifikasi sebagai pemicu utama banjir bandang yang melanda wilayah Rasuwa, Nepal, pada Rabu (26/8), sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Temuan awal ini mematahkan dugaan awal yang menyebutkan gempa bumi sebagai penyebab langsung bencana tersebut.

Analisis awal yang dikutip ChosunBiz mengungkapkan material batu dan es jatuh ke aliran sungai hingga memicu gelombang air, lumpur, serta material longsor dalam jumlah besar. Temuan ini juga selaras dengan penilaian International Centre for Integrated Mountain Development (ICIMOD) yang menduga longsoran tersebut sempat membendung Sungai Lhende sebelum memicu banjir di hilir.

Sistem pemantauan seismik US Geological Survey (USGS) sempat mendeteksi getaran bermagnitudo 4,4 pada pukul 08.37 waktu setempat. Namun, setelah menganalisis ulang gelombang seismik, USGS mengoreksi data tersebut dan memastikan bahwa getaran tercipta akibat pergerakan massa batu dan es yang runtuh, bukan dari aktivitas gempa bumi.

]]>
Foto: Al Jazeera Thu, 27 Aug 2026 07:21:23 +0000 Daffa Nugroho banjir bandang nepal, longsoran batu es, bencana himalaya, icimod, usgs
BRIN Kembangkan Pati Singkong untuk Teknologi Pemadaman Karhutla https://achmadnurhidayat.id/brin-kembangkan-pati-singkong-pemadaman-karhutla https://achmadnurhidayat.id/brin-kembangkan-pati-singkong-pemadaman-karhutla Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menguji coba penggunaan pati singkong sebagai bahan pendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, Kamis (27/8/2026). Inovasi ini menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto yang menanggapi usul Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait potensi tepung ubi untuk pemadaman massal.

Gagasan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan karhutla Sumatera, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pemerintah kini menjajaki efektivitas metode penyiraman serbuk ubi berbasis udara maupun darat untuk memperluas cakupan area penanganan api.

"Menarik sekali itu bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Wah coba diproduksi dalam skala besar ya. Ajukan biaya untuk produksinya ya, kita usahakan semua upaya," kata Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

]]>
Lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026). Foto: ANTARA FOTO/Jessica Wuysang Thu, 27 Aug 2026 05:14:20 +0000 Daffa Nugroho brin, karhutla, pati singkong, pemadaman kebakaran, teknologi retardan
Lirik Lagu Selam Punya Kaitan Erat dengan Kecerdasan Pendengar https://achmadnurhidayat.id/lirik-lagu-selam-kaitan-kecerdasan-pendengar https://achmadnurhidayat.id/lirik-lagu-selam-kaitan-kecerdasan-pendengar Karakteristik lirik lagu memiliki keterkaitan lebih erat dengan tingkat kecerdasan seseorang dibandingkan dengan jenis musik yang didengarkan. Riset terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Intelligence mengungkapkan hal tersebut setelah menganalisis kebiasaan mendengarkan musik para responden. Studi bertajuk Deep Beats, Deep Thoughts?

Predicting General Cognitive Ability from Natural Music-Listening Behavior ini digarap oleh Larissa Sust bersama tim psikolog dari Jerman dan Swiss. Penelitian tersebut melibatkan sebanyak 185 partisipan untuk mengukur kemampuan kognitif umum mereka. Para peneliti mengamati berbagai parameter, mulai dari durasi mendengarkan, fitur audio seperti tempo dan mode, hingga muatan emosi dalam lirik.

Hasil analisis sebagaimana dikutip dari Detikcom menunjukkan bahwa preferensi lirik menjadi indikator yang lebih kuat.

]]>
Ilustrasi musik. Foto: Getty Images/iStockphoto/oatawa Thu, 27 Aug 2026 04:11:19 +0000 Daffa Nugroho selera musik, kecerdasan pendengar, karakteristik lirik, jenis musik, kognitif
Pemerintah Uji Efektivitas Tepung Ubi Pemadam Karhutla https://achmadnurhidayat.id/pemerintah-uji-efektivitas-tepung-ubi-pemadam-karhutla https://achmadnurhidayat.id/pemerintah-uji-efektivitas-tepung-ubi-pemadam-karhutla Presiden Prabowo Subianto mendorong riset dan pengembangan bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan berbasis tepung ubi atau singkong saat memimpin rapat penanganan karhutla di Sumatera Selatan pada 24 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Gagasan yang dijuluki ubi bombing tersebut ditujukan sebagai alternatif metode pengemboman air atau water bombing. Pemerintah meminta agar potensi bahan baku lokal ini diuji secara ilmiah dalam skala yang lebih besar.

"Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar," sebut Prabowo dirapat tersebut, mengutip dari laman Setneg.go.id.

]]>
Foto: ANTARA FOTO/Jessica Wuysang Thu, 27 Aug 2026 02:54:36 +0000 Irfandi Ramadhan karhutla, ubi bombing, prabowo subianto, pemadam kebakaran, ipb university
Kemenag Gelar Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Sains dan Riset https://achmadnurhidayat.id/kemenag-gelar-olimpiade-madrasah-indonesia-2026-sains-dan-riset https://achmadnurhidayat.id/kemenag-gelar-olimpiade-madrasah-indonesia-2026-sains-dan-riset Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyelenggarakan Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 bidang Sains dan Riset yang berlangsung sejak Agustus hingga November 2026. Ajang ini melibatkan peserta didik jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah secara berjenjang dari tingkat satuan pendidikan hingga nasional.

Pelaksanaan OMI 2026 diatur dalam edaran nomor B-152/-/Dt.I.I/HM.01/08/2026 mengenai petunjuk teknis. Kompetisi sains terbuka untuk jenjang MI, MTs, dan MA, sedangkan cabang riset difokuskan bagi siswa MTs dan MA dengan ruang lingkup Ekoteologi, SDGs, serta Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.

Tahapan OMI Sains diawali sosialisasi pada 21 Agustus 2026 dan seleksi tingkat satuan pendidikan pada 22-26 Agustus 2026. Seleksi tingkat Kabupaten dan Kota dijadwalkan pada awal September 2026, disusul tingkat Provinsi pada Oktober 2026, serta final nasional pada 10-11 November 2026.

]]>
Ilustrasi Proposal. foto/istockphoto Thu, 27 Aug 2026 01:49:19 +0000 Mamat Sulaiman olimpiade madrasah indonesia 2026, omi 2026, kemenag, proposal riset omi, petunjuk teknis omi
China Lanjutkan Proyek Great Green Wall untuk Kendalikan Perluasan Gurun https://achmadnurhidayat.id/china-lanjutkan-proyek-great-green-wall https://achmadnurhidayat.id/china-lanjutkan-proyek-great-green-wall China telah menjalankan proyek penghijauan besar-besaran bernama Great Green Wall sejak 1978 untuk membendung perluasan gurun di wilayah utaranya yang luas, sekitar 45 persen dari total wilayah negara tersebut.

Proyek ini bertujuan melindungi lahan pertanian, pemukiman, serta infrastruktur seperti jalan dan jalur kereta api dari ancaman gurun Gobi dan Taklamakan. Target penyelesaian proyek diperkirakan pada tahun 2050.

Meski masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang parah hingga Agustus 2026, dengan luas terdampak mencapai 2,26 juta hektare, pemerintah China tetap fokus mengembangkan hutan baru secara berkelanjutan.

]]>
Foto: VCG via Getty Images/VCG/Pembangkit Listrik Tenaga Surya Ubah Gurun Gobi Menjadi Lumbung Energi Hijau di Wuzhong. Thu, 27 Aug 2026 00:45:17 +0000 Daffa Nugroho china, great green wall, penghijauan gurun, karhutla, lingkungan
Studi Riset PAUD Berpengaruh pada Prestasi Akademik Anak Hingga SMA https://achmadnurhidayat.id/paud-berpengaruh-prestasi-akademik-anak-hingga-sma https://achmadnurhidayat.id/paud-berpengaruh-prestasi-akademik-anak-hingga-sma Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terbukti memberikan dampak panjang terhadap performa akademis siswa dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Dilansir dari Detikcom, temuan ini terungkap melalui penelitian selama dua dekade yang dipublikasikan dalam studi berjudul "The influence of elementary school quality on differential long-term effects of preschool programs in third grade" karya Kaitlyn Mumma pada jurnal Early Childhood Research Quarterly Volume 76.

Riset tersebut menganalisis data 400.000 siswa sekolah dasar publik di Miami-Dade County hingga jenjang SMA. Peneliti membandingkan tiga jenis lingkungan prasekolah anak, yaitu PAUD, pusat penitipan anak, serta penitipan anak berbasis rumah.

Hasil analisis menunjukkan bahwa lulusan PAUD mencatatkan prestasi akademis yang lebih unggul hingga jenjang SMA dibandingkan anak-anak yang hanya mendapatkan pengasuhan berbasis keluarga. Temuan ini sekaligus membantah pandangan skeptis terkait efektivitas lembaga prasekolah.

]]>
Ilustrasi PAUD. Foto: iStock Thu, 27 Aug 2026 00:22:23 +0000 Alya Rahmawati pendidikan paud, prestasi akademik, manfaat paud, kualitas guru paud, memilih prasekolah
Cuaca di São Paulo berubah: hujan dan angin kencang berkurang https://achmadnurhidayat.id/cuaca-sao-paulo-hujan-berkurang-berikut https://achmadnurhidayat.id/cuaca-sao-paulo-hujan-berkurang-berikut Hujan disertai potensi petir dan hembusan angin kencang kembali memengaruhi cuaca di São Paulo mulai Rabu, dipicu sistem tekanan rendah dan labilitas atmosfer. Di ibu kota, Defensa Civil memperkirakan hujan pada sore hingga malam dengan suhu 15°C hingga 21°C. Menurut Inmet, sistem tersebut mendukung pembentukan area instabilitas sehingga ada prakiraan hujan, trovoadas, serta kemungkinan badai setempat.

Perubahan berlangsung selama siang hingga malam saat cavado meteorológico melintas di kawasan Tenggara. Defesa Civil memproyeksikan pancadas hujan terutama di ibu kota pada Rabu sore dan malam. Temperatur di kota berada di kisaran 15°C sampai 21°C.

Inmet menyebut instabilitas tidak merata di seluruh negara bagian. Wilayah barat dan selatan São Paulo masuk area dengan peluang hujan deras.

]]>
Cuaca di São Paulo berubah: hujan dan angin kencang berkurang Thu, 27 Aug 2026 00:02:57 +0000 Alvin Wicaksono são paulo, hujan, petir, angin kencang, defensa civil, inmet, kelembapan rendah
ITB Kembangkan Seismometer IoT Geolini untuk Pemantauan Gempa https://achmadnurhidayat.id/itb-kembangkan-seismometer-iot-geolini https://achmadnurhidayat.id/itb-kembangkan-seismometer-iot-geolini Peneliti dari Kelompok Keahlian Geofisika Global Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung mengembangkan alat pemantau getaran tanah bernama Geolini. Perangkat ini merupakan inovasi seismometer digital berbasis teknologi Internet of Things yang mampu merekam gempa hingga ribuan kilometer, seperti dilansir dari Detikcom.

Nama Geolini diambil dari perpaduan bahasa Yunani kuno 'geo' yang berarti Bumi dan bahasa Sunda 'lini' yang bermakna gempa. Instrumen ini dirancang untuk mendeteksi gelombang seismik lokal maupun getaran mikroseismik, termasuk aktivitas tektonik, vulkanik, hingga kegempaan terinduksi.

Selain pemantauan alami, Geolini juga dapat diaplikasikan pada perekahan hidraulis serta pemantauan lain yang membutuhkan resolusi tinggi. Perangkat ini dikembangkan guna mendukung kebutuhan peneliti, lembaga pemantau bencana, dan sektor industri.

]]>
Seismometer Geolini GA01 (biru) dan Geoloni GA02 (merah). Foto: Dok ITB Wed, 26 Aug 2026 23:09:20 +0000 Alya Rahmawati seismometer itb, geolini, pemantauan gempa, iot seismometer, teknologi kegempaan
Oarfish Muncul di Lombok, Peneliti Tegaskan Tak Ada Kaitan Gempa https://achmadnurhidayat.id/oarfish-muncul-lombok-peneliti-bantah-gempa https://achmadnurhidayat.id/oarfish-muncul-lombok-peneliti-bantah-gempa Penemuan bangkai ikan oarfish sepanjang empat meter di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mendadak heboh di media sosial.

Fenomena ini menarik perhatian publik setelah video penemuannya diunggah oleh akun Facebook @Baiq Kolby, sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Ukuran bangkai hewan laut tersebut sangat besar. Warga bahkan membutuhkan lebih dari dua orang untuk menopang tubuh ikan raksasa tersebut saat diangkat.

]]>
Penemuan oarfish atau ikan kiamat di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, NTB, Selasa (25/8/2026). Foto: Dok. Istimewa/Facebook @Baiq Kolby Wed, 26 Aug 2026 12:33:36 +0000 Irfandi Ramadhan oarfish lombok, ikan oarfish, oarfish terdampar, mitos oarfish gempa, penemuan oarfish
Gerhana Bulan Sebagian Berlangsung 28 Agustus 2026 Tanpa Terlihat di Indonesia https://achmadnurhidayat.id/gerhana-bulan-sebagian-28-agustus-2026 https://achmadnurhidayat.id/gerhana-bulan-sebagian-28-agustus-2026 Fenomena astronomi gerhana bulan sebagian akan terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026, dengan tingkat penggelapan mencapai 96,2 persen. Namun, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dipastikan tidak dapat menyaksikan fenomena tersebut secara langsung karena berlangsung pada siang hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa posisi geografis Indonesia sedang berada di sisi Bumi yang mengalami siang hari dan Bulan berada di bawah horizon saat gerhana berlangsung. Fase penumbra gerhana dimulai pada pukul 01.23 UTC atau 11.13 WIB, 12.13 WITA, dan 13.13 WIT.

Berdasarkan data astronomi dari Time and Date serta Space, pergerakan umbra Bumi ke permukaan Bulan dimulai pada pukul 09.33 WIB. Puncak gerhana sebagian diproyeksikan terjadi pada pukul 11.12 WIB atau 04.12 UTC.

]]>
Ilustrasi gerhana bulan Agustus 2026. Foto: [Unsplash.com/Yu](https://Unsplash.com/Yu) Kato Wed, 26 Aug 2026 09:35:40 +0000 Nadira Putri gerhana bulan sebagian, fenomena astronomi, gerhana bulan agustus 2026, bmkg, umbra bumi
UKM ATLAS UMS Edukasi Mitigasi Longsor di Desa Ngaglik Boyolali https://achmadnurhidayat.id/ukm-atlas-ums-edukasi-mitigasi-longsor https://achmadnurhidayat.id/ukm-atlas-ums-edukasi-mitigasi-longsor Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ATLAS Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan program pengabdian masyarakat di Desa Ngaglik, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, pada Senin (24/8/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi tanah longsor melalui edukasi dan partisipasi bersama Pemerintah Desa Ngaglik serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali. Sebanyak 30 peserta yang mewakili berbagai unsur masyarakat seperti perangkat desa, kepala dusun, tenaga kesehatan, Linmas, Karang Taruna, serta ketua RT dan RW mengikuti kegiatan ini.

Ketua Pelaksana Penelitian dan Pengabdian Ormawa UKM ATLAS, Nizzamil Fikriyatus Syifa, menjelaskan bahwa program ini merupakan penerapan ilmu geografi sekaligus kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kapasitas masyarakat.

"Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi sosialisasi satu kali, tetapi dapat memberikan pengetahuan yang benar-benar bisa diterapkan masyarakat," ujar Nizzamil. Melalui edukasi, diskusi, dan simulasi, masyarakat dikenalkan dengan karakteristik tanah longsor, upaya mitigasi, kesiapsiagaan, serta tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

]]>
UKM ATLAS UMS Edukasi Mitigasi Longsor di Desa Ngaglik Boyolali Wed, 26 Aug 2026 09:01:01 +0000 Daffa Nugroho ukm atlas, mitigasi longsor, desa ngaglik, boyolali, konservasi lingkungan
Tingkat Kesuburan Global Turun di Bawah Tingkat Penggantian Pertama Kali https://achmadnurhidayat.id/tingkat-kesuburan-turun-penggantian https://achmadnurhidayat.id/tingkat-kesuburan-turun-penggantian Tingkat kesuburan global kini berada di bawah tingkat penggantian, yang menandai penurunan populasi dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, menurut studi terbaru yang diterbitkan pada Agustus 2026.

Studi yang berjudul Terra Incognita: The Economics of a Shrinking World ini disusun oleh profesor ekonomi Jesus Fernandez-Villaverde dari University of Pennsylvania dan peneliti Patrick Norrick dari Northwestern University.

Para peneliti memperkirakan bahwa tingkat kesuburan global saat ini berada di angka 2,19 anak per perempuan, di bawah ambang batas penggantian sekitar 2,2 yang diperlukan untuk menjaga populasi tetap stabil.

]]>
Tingkat Kesuburan Global Turun di Bawah Tingkat Penggantian Pertama Kali Wed, 26 Aug 2026 07:26:00 +0000 Irfandi Ramadhan tingkat kesuburan, populasi dunia, penurunan populasi, ekonomi, penuaan populasi
Kemenag Gelar Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Bidang Sains dan Riset https://achmadnurhidayat.id/kemenag-gelar-olimpiade-madrasah-2026 https://achmadnurhidayat.id/kemenag-gelar-olimpiade-madrasah-2026 Kementerian Agama menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 yang berlangsung dari Agustus hingga November 2026, melibatkan peserta didik jenjang MI, MTs, dan MA dalam bidang kompetisi Sains dan Riset. OMI 2026 diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional dengan jadwal seleksi dan pelaksanaan yang telah ditetapkan oleh Kemenag. Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Hamsir, menyampaikan bahwa keberhasilan dalam OMI merupakan hasil kerja sama seluruh unsur madrasah dan menekankan pentingnya pembina mata pelajaran melakukan pemetaan potensi siswa serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kesiapan mental.

"Keberhasilan mengikuti OMI bukan hanya tanggung jawab murid atau pembina secara individual, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur madrasah," ujar Hamsir.

Wakil Kepala Kurikulum MTs Miftahul Ulum 2 Bakid, Muhammad Ismail, yang mengikuti sosialisasi OMI secara daring oleh Kanwil Kemenag Jawa Timur, menyebutkan bahwa sosialisasi tersebut penting untuk memahami arah dan teknis pelaksanaan OMI 2026. "Sosialisasi ini sangat penting bagi kami untuk memahami arah dan teknis pelaksanaan OMI Tahun 2026. Setelah mendapatkan informasi secara utuh, kami akan melakukan pemetaan terhadap potensi siswa dan mempersiapkan mereka sesuai bidang yang akan diikuti," ujar Muhammad Ismail.

]]>
Kemenag Gelar Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Bidang Sains dan Riset Wed, 26 Aug 2026 04:23:54 +0000 Daffa Nugroho olimpiade madrasah indonesia, omi 2026, kementerian agama, kompetisi sains, riset madrasah
Studi Pertimbangkan Gagasan Venus Jadi Pilihan Tempat Tinggal Manusia https://achmadnurhidayat.id/studi-pertimbangkan-venus-tempat-tinggal-manusia https://achmadnurhidayat.id/studi-pertimbangkan-venus-tempat-tinggal-manusia Eksplorasi luar angkasa kini mulai melirik Venus sebagai kandidat alternatif tujuan manusia setelah Bulan, selain planet Mars. Gagasan ini dilansir dari Detik iNET berdasarkan penilaian Dr Alfredo Carpineti yang memiliki latar belakang astrofisika. Permukaan Venus memang ekstrem dengan suhu 465 derajat Celsius dan awan asam sulfat.

Namun, kondisi atmosfer pada ketinggian 50-60 kilometer di atas permukaannya justru jauh lebih bersahabat bagi manusia. Pada ketinggian tersebut, suhu dan tekanan atmosfer Venus sangat mirip dengan kondisi Bumi. Atmosfer yang didominasi karbon dioksida tersebut juga mampu memberikan perlindungan dari radiasi luar angkasa.

Manusia secara teoritis dapat membangun habitat terapung di atmosfer Venus. Konsep ini memanfaatkan gas di dalam habitat tertutup yang lebih ringan daripada atmosfer Venus untuk memberikan daya apung.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/buradaki Wed, 26 Aug 2026 03:21:18 +0000 Alvin Wicaksono eksplorasi venus, habitat terapung venus, atmosfer venus, kolonisasi ruang angkasa, planet venus
Memahami Proses Pembentukan dan Siklus Hidup Pulau Vulkanik https://achmadnurhidayat.id/proses-pembentukan-siklus-hidup-pulau-vulkanik https://achmadnurhidayat.id/proses-pembentukan-siklus-hidup-pulau-vulkanik Sebagian besar masyarakat mengenali pulau sebagai daratan permanen. Meski demikian, aktivitas gunung berapi di bawah permukaan laut mampu melahirkan daratan baru yang dikenal sebagai pulau vulkanik.

Dilansir dari Detikcom, terdapat lebih dari 100.000 gunung bawah laut di dunia. Masing-masing gunung ini memiliki ketinggian melebihi 1.000 meter dari dasar laut.

Siklus hidup daratan ini bermula dari kedalaman Samudera. Magma terdorong naik melewati titik panas mantel bumi hingga memicu erupsi yang membentuk gunung bawah laut.

]]>
Foto: Getty Images/iStockphoto/muchemistry/Mauna Kea di Hawaii. Wed, 26 Aug 2026 00:32:28 +0000 Irfandi Ramadhan pulau vulkanik, gunung bawah laut, erosi pantai, subsidence, dataran abisal
Studi Ungkap Bermain Jadi Metode Terbaik Belajar Anak Prasekolah https://achmadnurhidayat.id/bermain-metode-terbaik-belajar-anak-prasekolah https://achmadnurhidayat.id/bermain-metode-terbaik-belajar-anak-prasekolah Aktivitas bermain merupakan sarana paling efektif untuk proses belajar anak pada usia prasekolah. Metode ini membantu tumbuh kembang anak secara optimal daripada pemaksaan tugas sekolah, seperti dilansir dari Detikcom.

Pendekatan akademis langsung seperti pemberian pekerjaan rumah kerap diterapkan sebagian orang tua di kawasan perkotaan. Padahal, metode belajar berbasis permainan justru memberikan ruang bagi anak untuk berkembang melalui kegiatan yang menyenangkan.

Melalui bermain, anak-anak dapat mengasah berbagai keterampilan penting. Kemampuan yang terbangun mencakup linguistik, literasi dasar, numerasi, konsentrasi, hingga kecakapan emosional dan interaksi sosial.

]]>
Foto: iStockphoto/ilustrasi anak pre-school. Tue, 25 Aug 2026 23:40:21 +0000 Nadira Putri pembelajaran berbasis bermain, anak prasekolah, tumbuh kembang anak, pendidikan anak usia dini, universitas negeri ohio
Fosil Gigi Hiu Purba Berusia Jutaan Tahun Ditemukan di Gurun Mesir https://achmadnurhidayat.id/fosil-gigi-hiu-purba-ditemukan-gurun-mesir https://achmadnurhidayat.id/fosil-gigi-hiu-purba-ditemukan-gurun-mesir Kawasan gurun tandus di Dataran Tinggi Abu-Tartur, Mesir, ternyata menyimpan jejak ekosistem perairan purba yang amat kaya. Penelitian terbaru berhasil mendokumentasikan kumpulan fosil gigi hiu dari lapisan batuan berumur puluhan juta tahun.

Seperti dilansir dari Detik iNET, para paleontolog menemukan 14 gigi hiu tambahan di lapisan batuan fosfat Formasi Duwi. Tambahan fosil tersebut mewakili lima spesies hiu purba yang belum pernah tercatat di kawasan tersebut.

Secara keseluruhan, kini tercatat sedikitnya tujuh spesies hiu purba yang pernah menghuni wilayah Abu-Tartur. Riset yang dipimpin oleh Tarek Yassin dari Cairo University ini resmi dipublikasikan dalam jurnal Cretaceous Research pada 2026.

]]>
Foto: AFP/FRANCK FIFE Tue, 25 Aug 2026 22:55:39 +0000 Mamat Sulaiman fosil hiu purba, gurun mesir, formasi duwi, abu tartur, paleontologi