AchmadNurHidayat.ID — Di tengah gegap gempita perayaan kemenangan tim tuan rumah pada Piala Dunia, sebuah kafe di Mexico City memilih menempuh jalur berbeda: memberi ruang bagi para suporter yang kecewa setelah tim kesayangan mereka kalah atau tersingkir.
Losers Cafe, yang berlokasi di kawasan Condesa, membuka pintunya bagi pendukung tim yang kalah untuk berkumpul, berbagi kekecewaan, dan mendapat sedikit penghiburan dalam suasana yang ramah.
Usai Meksiko mengalahkan Ekuador pada Selasa (30/06/2026), jalanan ibu kota dipenuhi warna hijau para pendukung El Tri. Di kafe itu, panji Ekuador justru dikibarkan sebagai bentuk sambutan bagi pendukung tim lawan.
Setiap pagi pengelola memasang bendera kecil dari negara-negara yang baru saja tersingkir atau kalah, sebuah langkah yang dimaksudkan untuk membangun kebersamaan di antara suporter yang sedang sedih.
Pengunjung yang datang mengenakan jersey tim yang kalah mendapat minuman gratis. Di meja tersedia tisu bertuliskan “keringkan air matamu” sebagai sentuhan humor sekaligus penghiburan bagi para pencinta sepak bola.
Salah satu pengunjung, Monse Aguilar, fotografer berusia 24 tahun yang mendukung Afrika Selatan, datang ke Losers Cafe setelah timnya kalah 0-1 dari Kanada pada Minggu (28/06/2026) dan tersingkir dari turnamen.
“Rasanya seperti pelukan untuk hati setelah kalah,” kata Monse sambil menikmati minumannya.
Ide Losers Cafe berasal dari Oatly, merek alternatif produk susu asal Swedia, yang bekerja sama dengan Ian Infante, pemilik kedai yang sebelumnya bernama Compay Cafe.
Infante, 38 tahun, berkebangsaan Venezuela, mengatakan konsep itu dekat dengan pengalaman pribadinya. Ia memulai usaha dari lapak jalanan di kawasan Roma sebelum membuka kedai tetap di Mexico City.
Sebagai seorang imigran, Infante menyatakan ia memahami perasaan kehilangan dan kekosongan akibat kekalahan. Ia juga bilang tidak semua pelanggan langsung menerima konsep kafe saat diperkenalkan.
“Orang-orang berkata, ‘Saya bukan pecundang.’ Namun setelah kami menjelaskan cara kerjanya, mereka mulai memahami dan menikmatinya, merasa sedikit lebih terhubung dengan kekalahan,” ujar Infante.
Rocio de la Cuadra Diaz, market developer Oatly Mexico, mengatakan kampanye Losers Cafe sengaja diluncurkan di ibu kota Meksiko, bukan di kota-kota tuan rumah lain, karena pertumbuhan merek Oatly di Amerika Latin dan selera humor masyarakat Meksiko.
“Konsep membuat kafe untuk para pecundang di Meksiko terasa masuk akal karena kami hampir selalu kalah,” tambahnya.
Setelah Meksiko mencatat kemenangan pertama di fase gugur dalam 40 tahun, pandangan soal “kekalahan” bisa berubah. Suporter berharap El Tri mampu menciptakan kejutan saat menghadapi Inggris pada Minggu.
Namun jika harapan itu tak terpenuhi, Losers Cafe tetap siap menjadi tempat pelipur lara bagi para pendukung yang kembali merasakan pahitnya kekalahan.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
